Tulisan kedua tentang Kenaikan Harga BBM tahun 2008
tulisan pertama : 5 Alasan yang Mempertanyakan Kenaikan Harga BBM
KEENAM
Sektor mana sih yang sangat berdampak ketika BBM naik? salah satunya transportasi massal. Ketika menaikkan harga BBM tentunya akan berdampak ke semua sektor apalagi yang menggunakan transportasi massal itu, terutama BUS dan mikrolet. Sehingga berujung kepada rakyat-rakyat kecil yang menggunakan transport itu. Kenaikan harga barang dan kebutuhan pokok menjadi-jadi, baru berita kenaikan BBM aja barang-barang sudah naik.
Berikutnya adalah solar bagi nelayan yang melaut, mau tidak mau jumlah pengeluaran mereka menjadi lebih banyak padahal untuk mendapatkan sejumlah ikan sudah sulit. Minyak tanah yang ternyata program pergantian ke Gas LPG tidak berlangsung normal, masih saja penjual-penjual jajanan kecil itu mengandalkan penggunaan minyak tanah.
Belum lagi yang memanfaatkan premium sebagai transport sehari-hari untuk berusaha, yah makin tinggilah harga kebutuhan pokok. Lagi-lagi mengorbankan rakyat kecil.
Saya dejavu dengan peristiwa kenaikan BBM tahun 2005 yang saya tulis di sini dan di sini, pemerintah selalu menggunakan alasan yang sama ketika menaikkan harga BBM. Apakah hal itu tidak dievaluasi pemerintah ketika terjadi kenaikan BBM tahun 2005 untuk kenaikan harga Minyak Bumi dunia periode selanjutnya?
Saya masih ingat sekali dengan janji Pemerintah waktu itu (2005 red) “Nanti kalau harga sudah normal, harga BBM akan diturunkan”. Ternyata apa yang terjadi? Tahun 2006 malah menurunkan harga minyak untuk industri sedangkan untuk masyarakat tetap dibiarkan naik! Saya takutkan kejadian ini berulang untuk kebijakan kenaikan BBM tahun ini.
apakah pernyataan 80 % BBM itu dipakai orang kaya masih berlaku, jika nyata-nyatanya sebenarnya kenaikan BBM ini untuk orang kaya??
Haruskan harga BBM naik?
KETUJUH
Berapa jumlah alat transportasi kita? Kita liat data berikut ini :
|
Year |
Passenger Car |
Buses |
Trucks |
Motor Cycles |
Total |
|
1987 |
1 170 103 |
303 378 |
953 694 |
5 554 305 |
7 981 480 |
|
1988 |
1 073 106 |
385 731 |
892 651 |
5 419 531 |
7 771 019 |
|
1989 |
1 182 253 |
434 903 |
952 391 |
5 722 291 |
8 291 838 |
|
1990 |
1 313 210 |
468 550 |
1 024 296 |
6 082 966 |
8 889 022 |
|
1991 |
1 494 607 |
504 720 |
1 087 940 |
6 494 871 |
9 582 138 |
|
1992 |
1 590 750 |
539 943 |
1 126 262 |
6 941 000 |
10 197 955 |
|
1993 |
1 700 454 |
568 490 |
1 160 539 |
7 355 114 |
10 784 597 |
|
1994 |
1 890 340 |
651 608 |
1 251 986 |
8 134 903 |
11 928 837 |
|
1995 |
2 107 299 |
688 525 |
1 336 177 |
9 076 831 |
13 208 832 |
|
1996 |
2 409 088 |
595 419 |
1 434 783 |
10 090 805 |
14 530 095 |
|
1997 |
2 639 523 |
611 402 |
1 548 397 |
11 735 797 |
16 535 119 |
|
1998 |
2 769 375 |
626 680 |
1 586 721 |
12 628 991 |
17 611 767 |
|
1999*) |
2 897 803 |
644 667 |
1 628 531 |
13 053 148 |
18 224 149 |
|
2000 |
3 038 913 |
666 280 |
1 707 134 |
13 563 017 |
18 975 344 |
|
2001 |
3 261 807 |
687 770 |
1 759 547 |
15 492 148 |
21 201 272 |
|
2002 |
3 403 433 |
714 222 |
1 865 398 |
17 002 140 |
22 985 193 |
|
2003 |
3 885 228 |
798 079 |
2 047 022 |
19 976 376 |
26 706 705 |
|
2004 |
4 464 281 |
933 199 |
2 315 779 |
23 055 834 |
30 769 093 |
|
2005 |
5 494 034 |
1 184 918 |
2 920 828 |
28 556 498 |
38 156 278 |
Source : State Police of Indonesia
dicopy dari : http://www.bps.go.id/sector/transpor/land/yearly/table3.shtml
Seandainya jumlah kendaraan yang ditekan laju pertumbuhannya, tentunya jumlah BBM yang sebagian besar ke sedot di transportasi itu, akan mengurangi tanggungan APBN dalam mengamankan pasokan BBM negara ini.
Jumlah passengger car 5.494.034 buah dan motor cycles 28.556.498 buah tahun 2005 menunjukan jumlah angka yang tinggi. Salah satu solusi untuk mengurangi penggunaan BBM di sektor transportasi dan juga sekalian menjaga lingkungan adalah peningkatan pajak kendaraan, terutama pajak kendaraan mewah, seharusnya lebih ditinggikan.
Ketika pajak kendaraan itu ditinggikan mau tidak mau pengunaan transportasi massal akan menjadi alternatif buat masyarakat kita untuk bepergian, sedang kendaraan bermotor yang dipakai pribadi akan berkurang. Namun apa yang harus dikata, sudah bereskan sistem transportasi massal kita? sudah nyamankah? ternyata belum sodara-sodara, kenapa fokus pemerintah tidak seperti itu yak?
Haruskan harga BBM naik? ketika seharusnya memprioritaskan penggunaan transportasi massal dan menekan jumlah kendaraan bermotor lainnya.
KEDELAPAN
Masih ingatkah kita dengan kasus penyelundupan Minyak kita? yang dijual mahal lebih 2 kali lipat di banding menjualnya di dalam negeri sendiri? Praktek kasus seperti ini yang sampai sekarang ini masih menjamur sehingga seakan-akan BBM kita hilang dipasaran, padahal pasokan BBM kita secara nasional tersedia.
Belum lagi kasus-kasus penjualan batubara buat PLN yang dihargai harga mahal, dan penyisaan batubara berkualitas rendah. Sehingga energi yang dibutuhkan untuk membangkitkan listrik juga tinggi.
Praktek-praktek illegal dalam penyaluran BBM maupun energi lainnya ini yang senantiasa kita harus awasi. dan Haruskah harga BBM naik? padahal kita memiliki pasokan energi yang mencukupi malah melebihi kebutuhan Nasional?
KESEMBILAN
Usulan penggunaan smart card yaitu setiap kendaraan bermotor diberikan kartu nantinya setiap hari ada batasan penggunaan BBM, sedangkan kalau lebih dalam menggunakan BBM akan diberi harga yang lebih mahal.
AKhirnya dimentahkan juga. yang sebenarnya lebih baik daripada kenaikan BBM secara keseluruhan, karena mengajarkan rakyat untuk berhemat.
Haruskah harga BBM naik jika sistem smart card ini sudah lebih baik? Namun saya belum mengatakan ini sebagai solusi terbaik untuk mensiasati kenaikan harga minyak dunia
KESEPULUH
Melanjutkan alasan KEEMPAT, BLT solutifkah? banyak hal yang sebenarnya pemerintah berkaca dari penerapan kebijakan penyaluran BLT ketika BBM tahun 2005 dinaikkan, antara lain :
- Sosialisasi kurang, sehingga banyak rakyat miskin tidak mendapatkannya.
- Tidak tepat sasaran sehingga dana yang sampaikan tidak sampai di tangan yang berhak, ada yang mendapatkan dobel, atau malah diselewengkan.
- Apakah ini hanya sekedar “Kenikmatan sesat sesaat” bagi rakyat kecil?
- Apakah ini dapat diistilahkan penyuapan ke rakyat kecil? Yang katanya untuk menekan jumlah penduduk miskin, tapi nyatanya akan menyengsarakan rakyat?
Penggunaan anggaran Rp 22,9 M untuk ongkos cetak dan Rp 105 M untuk distribusi Bantuan Langsung Tunai (BLT)yang beritanya di sini itu sudah terlalu tinggi untuk memberikan kompensasi. Sedangkan berita terakhir PNS dan TNI juga akan mendapatkan kompensasi berupa Beras BB. tapi apa mau dikata harga kebutuhan pokok lainnya juga meningkat. tidak sebanding dengan penghasilannya.
Anggota DPR aja masih banyak yang protes kenaikan BBM yang jelas-jelas paham tentang pengganggaran di negara ini, sehingga kalau dinyatakan bahwa kenaikan BBM untuk meringankan APBN, apakah itu tidak salah?
Sehingga kita harus juga mempertanyakan kenaikan harga BBM ini masih perlukah?
BERSAMBUNG DI POSTING SELANJUTNYA
Filed under: Ekonomi, Lingkungan, Perjalanan Hidup, Politik, Sains |
Tags: Bantuan Langsung Tunai, BBM, BLT, kenaikan harga BBM, Minyak Dunia, PLN, transportasi, transportasi massal
Analisis dari manusia biasa-biasa aja
maklum begitulah 
orang jepang aja banyak yg jalan kaki masa kita bangsa endonesa yg ttinggal jauh masi gengsi-gengsinya naik motor sih??

tul gak rul??
kalo ga mau jalan kaki yuk pake spedah aja..
BBM harus dinaikkan!!!
[kalo gak gitu, negara akan bangkrut je!]
[pemerintah mode ON]
eh rul, tulisanmu ini bagus, coba kirim ke Jawa Pos, siapa tahu dimuat kan lumayan dapat 500rb! hehehe…
Lha kenyataannya harga BBM kan emang ndak normal, boss….
Perbarrel nya ajah udah nembus 120 usd. Kalok BBM ndak naek, Indon siyap-siyap gulung tiker degh….
(udah denger belom, diperkirakeun harga minyak akan terus merambat sampe dengan 200 usd/ Barrel…..)
duh…kayaknya indonesia harus putar otak dan berusaha memperbanyak alat transportasi massal. setidaknya supaya membuat masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.
Sangat tidak setuju, sebelum sampai ke bawah, ditengah jalan sudah ‘merembes’ kemana-mana
masalahnya, transportasi massal tidak aman. dan law enforcement yang masih lemah menyebabkan praktek illegal itu masih banyak di sini.
kita rakyat manja yang terlena dengan subsidi,
males juga sih kalo suruh jalan kaki..
Benar Rul .. dulu seandainya tidak dibangun jalan tol di dalam kota Jakarta .. tapi membangun MRT seperti di negara2 tetangga, mungkin angkutan massal akan menjadi budaya yang menyenangkan.
Dimana pembayarannya menggunakan kartu prabayar. Kartu tersebut bisa digunakan dua sisi. Sisi pertama untuk digunakan membayar ongkos MRT, dan sisi kedua untuk digunakan membayar ongkos bis. Jaringan MRT menghubungkan gedung/bangunan penting .. sehingga begitu keluar dari MRT, bisa langsung berada dalam gedung.
Kalau pun harus membangun tol, hanya dibuat dilingkar kota (ring road) dan menghubungkan kota-kota .. padahal ketika Indonesia sedang sibuk-sibuk bikin tol dalam kota, Malaysia malah bikin monorail dan sekarang sudah beroperasi. Sementara kita, masih wacana mulu.
sekuel postingan yang kemaren ya kk.. mantap²
mau jalan kaki?
Jarang rumah ke kantor sekitar 15 km. Kalau jalan kaki atau naik sepeda bisa keringatan. Belum kalau tersambar metromini…
Kalau naik bis? Banyak copetnya. Satu bis bisa sampai 9 orang (1 komplotan). Contoh bis 213, 57, 45, dsb. Naik Mikrolet? Kalau perempuan dan tempatnya sepi, hati2 saja kalau ditodong. Dan aparat polisi tidak terlalu memperhatikan ini.
Seperti tulisan saya di http://www.infoindonesia.wordpress.com, sebetulnya subsidi BBM itu tidak ada.
Banyak yang harus dibenahi di negeri ini.
BLT rawan penyimpangan di semua lini, dan juga berpotensi memunculkan kekerasan. Pada saat peluncuran BLT sebelumnya kita mungkin masih ingat maraknya penganiayaan terhadap kepala desa oleh warga yang kecewa karena namanya tidak tercantum pada daftar penerima dana kompensasi tersebut.
sambil gelar tiker dan siapin teh manis nih.. bacaan panjang mas Arul.
@Indra KH,
saya sepakat. penyaluran BBM aja rawan dan terbukti banyak penyimpangan. apalagi dana BLT.
oiya, mas Arul ntaran ah komentar tulisannya..
yang ini numpang kenalan dulu,
salamhangat.
Berbagi Cerita...
masak gitu aja gk mw jalan kaki….
AYO LAH LIAT SITUS: Axxyc.com
(Komunitas Indo, ga perlu register)
BBM gak perlu naik. Asal korupsi di tingkatan birokrasi dan sampingannya gak ada, BBM gak perlu naik.. Ah.. saya cuma orang awam yang gak ngerti ekonomi…
Tapi setuju… tolak BBM naik !
Jadi inget tayangan todays dialog di tipi waktu lalu, semua pada bingung perihal kenaikan BBM dan haruskan kenaikan 30% itu jadi solusi buat penghematan APBN, yang nantinya juga “katanya” akan dialoksikan di sektor lain, alih2 menyelamtkan APBN dengan membuat rakyat “gopo”.
BLT, duhhh..ini lagi, ya tunggu aja berita, pembagian BLT kisruh, banyak yang pingsan, beras 15 kilo yg dijanjikan tidak sesuai stnadard dsb, atau malh distribusinya gk lancar, bnyak penyimpangan..*kok pesimis ya..saya*..
ada sektor yang terimbas tetapi nggak terlalu kelihatan…sektor listrik ( PLN ).
Konon pemakaian bahan bakare minyak / diesel untuk pembangkit listrik sangat besar.
Misalnya sebuah PLT Nuklir dibangun, ia akan memiliki kapasitas 3 kali kekuatan daya pembangkit listrik tenaga yang memakai BBM di seluruh Jawa & Bali.
Terlepas kontroversi atau tidak, pembangkit listrik tenaga alternatif ( Batubara yang suatu hari bisa habis juga ) angin, laut, nuklir sudah harus diperhatikan.
# 2 ndop : iyah sepakat banget, saatnya kita kampanye besar-besaran untuk mengurangi penggunaan BBM. misalnya di kampus ndak usah pake kendaraan tapi jalan kaki atau bersepeda.
# 3 Anang : situ naek sepeda ngak?
# 4 det : hahaha, yah memang sih alasan pemerintah untuk menaikkan BBM itu wajar, tapi alasan-alasan lain juga kita tidak boleh mengabaikannya
OK thx sarannya dicoba
# 5 Oom Senang, Hati Riyang… :
iyah bang, untuk harga minyak memang naik, tapi kan antisipasinya bukan hanya berupa kenaikan harga BBM, kalo kenaikan harga BBM imbasnya lebih banyak dan berat
makanya saya sajikan alasan-alasan untuk mempertanyakan kenaikan BBM bang
# 6 cK : kita kadang jarang mengevaluasi diri, mungkin suatu saat butuh revolusi transportasi dimana kita diwajibkan berkendaraan umum ketimbang pribadi
# 7 Jiewa : nah itu juga saya khawatirkan mas jie, masihkah bisa dipercaya dengan sistem yang sebelumnya tidak maksimal dalam pelayanan dan pemberian BLT buat rakyat.
*
# 8 itikkecil : penegasan aturan mungkin salah satunya. titik berat pemerintah lebih banyak memikirkan hal ekonomi makro ketimbang mikro *ah nyambung dimana nih
# 9 ulan : hehehehe, bukannya manja tapi emang perlu kalkulasi ada yg butuh subsidi ada yg ngak
nah bagi yang kaya perlu diperhitungkan kenaikan BBM buat mereka tidak berarti apa2 tapi rakyat kecil menjadi sasaran empuk dan bikin tepar
# 10 erander :
Benar Rul .. dulu seandainya tidak dibangun jalan tol di dalam kota Jakarta .. tapi membangun MRT seperti di negara2 tetangga, mungkin angkutan massal akan menjadi budaya yang menyenangkan.
benar bang, semoga kota-kota lain mestinya menyusul membuat MRT bukannya TOL.
ah kita selalu kelamaan wacananya, dan telat mikirnya bang, seperti inilah bangsa ini akhirnya terpuruk dewe
# 11 zoel chaniago : yupz. thx ya
# 12 nizaminz : yah seukuran itu mesti memang naik kendaraan. lagi-lagi masalah keamanan transportasi menjadi salah satu permasalahan. perbaikan sistem transportasi massal yang juga harus dikemukakan oleh pemerintah. Jangan asal naikkan harga Minyak
iyah sepakat banyak hal yang perlu dibenahi dan merubah fokus pembangunan kita.
# 13 indra kh : nah kekhawatiran seperti itu bakalan terjadi untuk pelaksanaan BLT selanjutnya. Sistem kita masih kurang mampu untuk melakukan itu.
sistem smart card yg dimentahkan yang katanya repot dalam penangannya yah sama aja dong dengan pelaksanaan BLT ini.
# 14 bangzenk : hhehehe sengaja panjang
salam kenal bang
# 15 Fikar : yah…. jalan kaki lah kita
# 16 andygoblin : ngiklan mulu
# 17 Gyl : iyah seperti itu juga harapan kita menghapuskan korupsi di tingkat pejabat dan pemerintah, serta korupsi dibidang perminyakan dan energi lainnya
hehehe
# 18 TheGoeh :
yah benar anggaran selalu menjadi alasan untuk menaikkan harga BBM padahal sisi urgenitas yg lain blum dilihat, selalu yang disinggung keterkaitan harga Minyak dengan subsidi minyak
yah saya juga pesimis dengan BLT, kalo pun nanti naik , dan BLT dilaksanakan kita mesti sama-sama menjadi kontrol sosial pelaksanaan program ini.
# 19 iman brotoseno : selain transportasi, listrik menjadi salah satu bagian penting dalam kenaikan BBM kali ini, bayangkan sebagian besar pembangkit listrik di luar Jawa masih membutuhkan BBM sungguh banyak walau daya listrik yang dihasilkan tidak sebanyak di JAMALI
kalo PLT Nuklir, menjadi pasokan yang besar jika nantinya dapat diwujudkan. Perancis aja sudah menggunakannya
tapi rakyat kita masih takut ketika mendengar kata nuklir dikaitkan dengan Chernobyl. Sedangkan alternatif lain juga masih selalu dalam status studi
pemerintah gak pernah mengambil pelajaran dari kasus2 sebelumnya. sama sekali gak kreatif. hanya bisa melimpahkan beban ke rakyat. kalo gitu buat apa ada pemerintah kere (kere dalam arti kreatifitas mencari solusi) seperti sekarang? kalo emamng tidak mampu mengatasi masasalah BBM ya mundur saja jadi pemerintah! saya kira ini tindakan yg sangat fair.
YUUP….
Tim Uber sudah memastikan masuk FINAL,
Mari kita dukung sampai jadi juara
TIM THOMAS…. Jangan Mau Ketinggalan!!!
saya sih…. setuju aja kalo harga BBM dinaikkan kalo memang untuk menutup APBN. TAPI………… 1. Harus dipersiapkan sebuah mekanisme agar menghindari ‘kelangkaan BBM’ ampe antri2 segala. 2. BLT HARUS bisa dengan BENAR disalurkan, bukan disunat2… dan tepat sasara.
tulisan ilmiah yang kereeeeeeennnn abissssssss…..
*vote arul for preseident or minister*
Saya memahami kesulitan pemerintah….tapi kasihan juga rakyat miskin…apalagi ada risiko terjadi penyimpangan pembagian BLT.
*menunggu bom waktu*
btw,,, bbm kapan resmi naiknya????
naik sepeda aja biar hemat bbm
naik sepeda hemat bbm tapi masuk rumah sakit.
orang jakarta kan pembalap semua.
Tidak setuju kenaikan BBM ya?? Berarti anda membela orang2 kaya dong… **satir mode**
Kalo masalah kenaikan itu saya cuman bisa pasrah… dari tahun ke tahun ribut2 protes ya akhirnya naik juga. Atau perlukah kita bentuk satu tim “penembak misterius” utk menghabisi koruptor2 keparat yg belum tobat di atas sana?? Di dunia ini kan hanya ada dua pilihan, kalau tak bisa dgn kelembutan ya dgn kekerasan.
kasian pemerintah, kalau harganya gak naik = Indonesia bisa bangkrut
kalau naik = Indonesia juga bangkrut! krisis diberbagai bidang dan juga yang kaya tambah kaya yang miskin tambah miskin akibatnya daya beli masyarakat makin rendah karena mereka lebih mikirin gimana cara bertahan hidup kalau daya beli masyarakat rendah maka Indonesia tidak mendapatkan penghasilan dan bangkrut!
cape” deh
Berharap pemerintah tidak jadi menaikan BBM. Berharap pemerintah punya alternatif lain sebagai pengganti kenaikan BBM. Berharap dan terus berharap, ya berharap yang baik-baik saja
alasan yg sesuai realitas. mudah-mudahan sby ikut baca dan mempertimbangkan kemungkinan buruk bila harga bbm naik
Arul, kamu heabt yach menulis analisa seperti ini begitu dalam dan tajam. SALUT dech. Saya yakin bukan tidak mungkin kamu nanti bsia jadi anggota DPR di makassar
Anyway, Aduh, saya miris melihat rakyat kecil yang justru belum2 udah kena dampaknya. Katanya supsidi BBM mo dialihkan ke pemberian dana bantuan tunai langsung pada rakyat yang membutuhkan??… hehehe… Saya kok skeptik banget ama keputusan pemerintah yg ini… KAYAK GAK PERNAH BELAJAR AJA DARI PENGALAMAN SEBELUMNYA… bahwa dana2 tunai itu tidak pernah benar2 nyampe ketangan rakyat kecil yg membutuhkan…
Kalaupun nyampe… pasti udah dikebiri oleh beberapa line diatas mereka sehingga yg nyampe kedalam genggaman tangan mereka benar2 hanya bisa dipakai untuk membeli sesuap nasi.
Hmmm… prihatinnnnn banget
silly
# chodirin : hehehe iyah seperti itulah yang terjadi, seandainya pemerintah sedikit berfikir dan belajar dari pengalaman hal seperti ini tidak dijadikan alasan lagi

untuk menyuruh turun, mmm kita tegur aja dulu… kita sampaikan kritik2 kita, sampai saat ini dukungan terhadap kita masih terus mengalir
# 22 indra1082 : akhhhh thomas kalah
# 23 zawawi : kalo menutupi APBN bukan hanya sektor migas yg perlu diperhatikan.




memang ih subsidi minyak selalu dipermasalahkan… tapi progam anggaran untuk sisi Supply nya ngak diperhatikan… di rakyat terus yang dirugikan
# 24 gempur :
cuman mahasiswa biasa aja melihat realitas kebijakan pemerintah tidak sesuai idealisme mahasiswa (betulkan pak gempur, kitakan berjuang atas nama idealisme mempertahankan dasar hukum dan keilmuan yg dimiliki)
terima kasih pak apresiasinya
# 25 edratna :
kalo saya melihat kesulitan sih iya dari pemerintah untuk tidak memberatkan APBN tapi sektor lain tidak diutak-atik sama sekali dalam hal penghematan karena harga minyak turun
nah lagi2 fokusnya malah ke beban rakyat yang dibebani
# 26 Abeeayang™ :
hati2 lho, ntar disangka teroris
# 27 zoel chaniago :
gosipnya akhir mei tanggal 25 gitu
yah mengikuti perkembangan dulu
yg lain menyusul balasannya soalnya ada urusan
# 28 hanggadamai :

iyapz.. saya ke kampus aja pake kaki koq
# 29 Andra :
anekdotnya lucu juga…
tapi kalo semua dikasih jalan khususkan ngak masalah
# 30 CY :
wah situ terpengaruh sama kata2 JK yakz
sayakan sudah bahas di atas
# 31 CY : gak usah sesadis itu mencarinya, saat ini penegak hukumnya udah lumayan bagus koq…


cuman bagaimana kita bisa memberikan kritikan2 ke pemerintah dan masukan tentunya moga2 didengar sih
misalnya masalah anggaran, yg berkutat hanya pada subsidi dan harga minyak APBN
padahal post2 lain di APBN ngak diperhitungkan, mana yg manfaat mana yg ngak
# 32 nicoustic : secara perhitungan ekonomi sepertinya rugi mas
tapi coba dihitung juga anggaran lain yang tidak sama sekali dipermasalahkan, mestinya masih untung kita 
seandainya pemerintah memperhatikan keinginan rakyat bukan keinginan pejabat tentunya hal ini tidak perlu terjadi
# 33 gajahkurus : amin. semoga harapan itu terwujud, namanya harapan kita selalu berdoa
# 34 Zulmasri : amin, saya ingin sekali pemerintah melihat ini, dan mencoba mencari-cari cara yang betul2 bisa mengakomodir semua pihak.
Ketika akhirnya BBM naik, pemerintah mestinya bijak.
# 35 Silly : Terima kasih mbak silly, wah saya hanya mendapat ilmu dan mensesuaikan dengan keadaan sekarang. walau dosen saya cenderung melihat harga BBM itu mesti naik, tapi dalam hati berkata blum saatnya
Amin mbak terima kasih loh doanya
Masalah BLT, itu saya juga sudah kemukakan di atas keluhan2 dan apa-apa aja yang menjadi permasalahan. proyek instant yg hanya memberikan pembodohan buat rakyat.
Kemana yah program bantuan presiden (banpres) inpres, dan program2 pemberdayaan masyarakat itu?
sudah tidak kelihatan lagi, yg hanya ada permasalahan2 ekonomi makro yang rakyat kecil buta dan hanya bisa manut sama pemerintah.
sudah lama sekali sepertinya sy tdk mengunjungi kawan saya ini.. ternyata aktivtas arul d dunia maya pun hampir sama dengan apa yg sy lakukan di lapangan.. luar biasa.. tetap berjuang kawan!
bung arul., kok analisisnya gk dilanjutin ampe 100 alasan..???
kan seru tuh..!!!
selain jadi “Analisis dari manusia yang gak biasa-biasa aja”
yang mbaca jadi “Pembaca analisis yang gak biasa-biasa aja”
Hahaha…aku termasuk orang yang beruntung…beruntung tdk punya mobil dan hidup di kota kecil nan strategis, jadi ke mana-mana jalan kaki.
Kenapa Indonesia tidak mulai mengunakan bis kota dgn bahan bakar bio gas (gas dari sampah organik). Tuh sampah sudah menggunung di Bantar Gebang atau dari gas WC ?
Sebagai ibu2, diriku mempertanyakan kenaikan BBM, karena semakin menyulitkan kehidupan
Ya kalau alasan digunakan untuk pembenaran, kan soal mudah saja tu. Benar-Benar … M
Nggak setuju BBM naik.
Barang-barang semua ikut naik.
Padahal gajiku nggak naik.
kadang bngung juga ya
dilematis
klo mbaca ulasan BBM naek kadang ku setuju
tp saat mbaca alasan BBM bikin rakyat sengsara jg JANGAN naek kadang ku juga sepakat
seandainya sang presiden suka ngeblog, mungkin beliau udah baca artikel ini yaaaah ?
bukanya apatis,
aLe nunggu hasilnya aja,
aLe yakin pasti akan ada solusi utk kasus ini,.
tulisan barunya mana ya kang ?
Meneurut aq sih emang keterlaluan sih,, setauku nilai kerugian yg dinyatakan pemerintah dasarnya sudah salah, karena membandingkan harga dlm negeri (yg di bilang murah) dengan harga minyak dunia (yg mahal ). Nah dari selisih keduanya dihitung sebagai kerugian yg ditanggung pemerintah,,keterlaluan kan… padahal dgn menjual BBM dgn harga seperti sekarang aja biaya produksinya sudah tertutupi.. bahkan sudah untung….
dah untung gede, masih juga kurang, dasar!!!…Hi, salam kenal ya..
Baru pertama kali singgah disini nih
saat ini JK dan kroni2nya sedang mengkampanyekan ttg alasan rasionalisasi kenaikan harga BBM yg seharusnya tidak rasional mjd rasional. Jadi mnrt sy kita sebagai warga indonesia yang masih menghargai sodaara sebangsa yg begitu kompleks kondisinya membuat pencerahaan2 seperti ini. sebenernya ada rasionalisasi yang harus kita wacanakan jg seperti dalam milis BEM SI ini:
“Menurut Kalla, jika kenaikan harga BBM batal, sama artinya dengan
membatalkan kebijakan pemerintah memberikan bantuan langsung tunai
kepada orang miskin. “Jadi, setiap ada demonstrasi menyatakan tak
setuju (kenaikan harga BBM), sama dengan mengurangi rezeki orang miskin”
(Kompas, 8 Mei 2008, hal. 18 – dikutip oleh Dita Indah Sari pada
Kompas, 12 Mei 2008, hal. 6)
kebodohan semacam ini harus dihentikan kawan!!
jangan biarkan semakin banyak lagi statement2 bodoh yang mencoba untuk
menanamkan kesesatan berpikir terhadap rakyat semakin banyak terjadi!
ini kacau sekali logika yang dipake “batara Kalla”:
jika ingin BLT, maka BBM harus naik.
mahasiswa demo tolak kenaikan BBM = menghalangi rezeki orang miskin.
logika sederhana yang betul seharusnya adalah:
kenaikan BBM = pemerintah yang tidak prorakyat = bangsa hancur
=>
mahasiswa menyelamatkan bangsa dari kehancuran dengan menyuarakan
TUGU RAKYAT
klo boleh saran bos, Arul nulis jg ttg Tugu Rakyat dunk..
bgus bgt tuh isinya, tpi sdh smestinya naik untuk sekarang, krna klo Qt trus di tkan mka akn trjdi pmbngkakan pada APBN krna msti subsidi tyuz. Mw hutang k IMF lge????
N ttp z d subsidi jga yg mkan ORANG KAYA juga yang punya MOBIL MEWAH.
Kita g bleh mnampkkn mka, cz hrga mnyk dnia naek bung, mstinya kita mnyikapi bkn mnghncrkan mral bngsa.
# 38 fauzansigma : hehehehe terima kasih kunjungannya, sebagai apresiasi diri terhadap kehidupan di Indonesia
# 39 inidanoe : rencananya, mau bantuin ngak?
# 40 juliach : wah bagus itu, tapi gimana kalo tinggal di perkotaan?
# 41 juliach : alasannya pemerintah bahwa teknologinya masih mahal
yah saya sependapat, tapi biasanya masih dalam bentuk proposal yg belum diwujudkan
# 42 indahjuli : iyah bu, kita juga prihatin, blum apa-apa barang sudah naik, padahal blum dinaikin harga BBMnya.
semoga kita bisa memberikan pencerahan kepada pemerintah untuk memikirkan kenaikan BBM itu.
# 43 Ersis Warmandyah Abbas : Karena pemerintah beralasan, rakyat juga punya alasan yang lebih kuat lagi pak
# 44 Edi Psw : pak jangan asal mikir gaji juga pak, yg lain juga berdampak
# 45 taufan : tapi kita harus melihat lebih dalam lagi analisis kenaikan apakah sudah benar? apakah tidak ada pembandingnya? nah selama ini alasan-alasan yang dikemukakan pemerintah bisa diberikan bantahannya.
sehingga alasan-alasan mempertanyakan muncul
# 46 fuad syamee : amin, semoga aja
# 47 aLe : amin, semoga solusinya baik untuk semua, dan memperhatikan kehendak rakyat yang selama ini dilontarkan
# 48 realylife : tulisan baru yg mana ya?
# 49 clusternic : yah namanya juga mencari keuntungan, dah kalo kita menyimak dalam lagi, orang kaya yg lebih diuntungkan atas kenaikan ini.
# 50 Nada taufik : salam kenal juga. terima kasih kunjungannya
# 51 fauzansigma : nah itu juga saya protes di beberapa komentar saya untuk menyanggah pendapat Wapres kita…
orang kaya diuntungkan rumus dari mana? lebih dari kasaran BBM naik, itu karena yg terlihat pemakaiannnya rata-rata oleh orang kaya.
tapi efeknya bukan untuk orang kaya aja, tapi lebih memberatkan orang miskin.
tapi sek mengatakan JK Batara Kalla *mmm* ntar deh… ngak sampai memojokkan nama orang deh, cukup tindakan mereka aja.
# 52 fauzansigma : terima kasih sarannya, setidaknya tulisan saya ini mendukung Tugu Rakyat, soalnya sy ndak menguasai persis yg ada di dalam Tugu Rakyat
# 53 Ichdal : IMF itu maunya kita menghapus subsidi lho… jangan berlandaskan pemikiran Pemerintah saja, coba diliat pendapat ahli dan anggota DPR juga

saya sepakat kita tidak menghancurkan moral bangsa tapi bagaimana kita menyikapinya seperti membuat tulisan-tulisan yang memberikan alasan rill
itu kan konsep sampeyan mas,, lha orang-orang di pemerintahan kan juga harus mikirin anak istri dan gengsi,,, jadi ya… susah.. rakyat? sapa seh rakyat,, gak penting banget gitu loh.. yang penting saya senang, istri senang, teman saya senang.. ya.. semoga idealisme seperti ini masih bertahan sampai nanti kita diuji dengan kekuasaan… amiin
Jika dibutuhkan saya siap membantu boz..!!
Ya gitu dech..
Harusnya pemerintah sekarang transparan yang kita liat ini kan pengeluaran dari BBM padahal pendapatan BBM itu sendiri juga besar..kenapa tidak pernah disajikan untuk dikaji…
Tapi andaikan harga minyak mencapai 200/barel apa yang kita lakukan??
ada yang punya saran??
ataukah kita kembali ke era 1900an tanpa listrik
mungkin lebih baik gitu tapi seluruh dunia yg mengalaminya
# 55 shiro : iyah gitu deh, kita sampekan kritik kita, buat didengarkan… toh kita akan selalu mengawasinya



semoga idealisme ini tetap tertanam di jiwa
# 56 inidanoe : ok, ayo ditulis di blognya aja
# 57 Adhiet : hehehe, iya sepakat transparan, kalo sampe menembus US $ 200/barel saya rasa kita harus melakukan penghematan besar2an bukannya menaikkan BBM doang
masyarakat kita ini sudah dianggap sebagai masyarakat konsumtif. *sayangnya anggapan ini malah jadi kebanggaan.
padahal pernyataan ini sangat ironis sekalii… hahahaha….
Tentu saja perlu, kenaikan harga bbm dengan mengurangi subsidi akan meningkatkan anggaran pemerintah yang mana bisa digunakan untuk memfasilitasi infrastruktur dan pembangunan negara
Hal ini tentunya dapat memicu iklim investasi Indonesia yg berdampak baik bagi perekonomian secara keseluruhan dalam jangka panjang
Rakyat harus rela berkorban demi tujuan yg besar, pemerintah pun harus mulai mengoreksi diri dan mengesampingkan kepentingan pribadi
bukankah kita semua ingin agar Indonesia menjadi negara maju?
Kok repot amat ….. !!! makanya kalo dah jadi presiden jangan mikirin tebar pesona aja …. beresin tuh pengangguran !!!!buka lapangan kerja , tingkatkan pendapatan masyarakat !!! trus kalo masyarakat dah sejahtera baru sesuaikan dengan harga minyak dunia maka kalo masyarakat sanggup maka mereka gak keberatan dinaikan harga minyak………tapi awasi juga dampaknya tekan kenaikan harga kebutuhan pokok jangan gaji PNS naik harga juga ikut naik !!! ya sama aja …. lama2 nilai uang tak ada harganya …… makanya jadi presiden jangan cuma jual tampang doang !!! Jadi tahun 2009 nanti pilih pemimpin yang berbuat bagi masyarakat !!! M E R D E K A
# 59 crystalist : Nah itu konsumtif masyarakat juga harus dihilangkan…
iklim investasi juga harus mikir bagaimana perkembangan sumber energinya jangan hanya menaikkan hrga BBM aja bisanya 

Merdeka juga 
# 60 tolol : Bukannya malah menambah proyek2 yang tidak berguna?
saya rasa tahun 2005 rakyat sudah berkorban, masa rakyat terus dikorbankan kapan pemerintahnya dong
# 61 ferri Pardede : iyah sepakat, pemerintah harus mikir rakyatnya
wah,,tulisanna bagus ney,,lengkap dan mengena,,
mau jadi apa jaman ini,,yang kaya makin kaya,, yang miskin makin tersiksa,,
jangan sampai ada kejadian ibu dan anak-anaknya meninggal gara2 ga punya uang buat beli makan yang makin mahal.
Sedihnya…
#63 Risdania
Sayang sekali udah ada kayanya. Cuma dibantah depkes setempat dengan alasan mati karena diare. Diare kok perutnya membesar? Itukan salah satu ciri busung lapar.
Jangan lupakan Porong…. Aburizal Bakrie mesti dituntut….
Salam dari Aceh…
Mustahil Kristen Bisa Menjawab
mustahil-kristen-bisa-menjawab.blogspot.com
ongkos transportasi umum yang mahal, akhirnya orang berbondong-bondong beli kendaraan pribadi ( gimana gak boros BBM jadinya? ) Rakyat sudah membayar pajak seumur hidupnya tapi tetap saja tidak ada perbaikan, ongkos hidup tambah mahal, jalanan rusak dan berlubang, para oknum yang mengalihkan dan menjual BBM ke LN. Weewwwhhh…. memang susah hidup di negeri ini…
Meskipun begitu harus tetap Optimis untuk melakukan Perubahan ke arah yang lebih baik..
salam kenal dari saya
BLT?? saya rasa ini konyol, kayak tukang obat yang nyebarin penyakit, lalu ngejual obat penawarnya (eh bukan ngejual ding, memberi… biar dikira pahlawan, oh kacau!!!).
Gini bro ….. bukan salah pemerintah 100 % ttg kenaikan BBM
coba kita liat , minyak dunia sdh meroket harganya ….
skrg siapa yang banyak menggunakan mobil2 mewah yang boros bensin???????
jawabnya ORANG KAYA ………..
skrg siapa yang banyak menstock / menimbun BBM yang harusnya bersubsidi utk rakyat dan digunakan untuk industri sehingga tidak tepat guna ??????????
jawabnya PENGUSAHA / ORANG KAYA ………..
skrg siapa yang banyak mempunyai Ranmor lebih dari 1 dengan pengeluaran BBM lebih dari kewajaran ??????????
jawabnya ORANG KAYA………
skrg siapa yang rumah dipenuhi dengan barang elektronik yang meminta daya listrik lebih besar yang nota bene operasional pembangkit listrik menggunakan BBM ???????????
jawabnya ORANG KAYA……….
jd kesimpulannya indonesia terlalu banyak dimemanjakan orang kaya dari pada mensejahterkan orang miskin , disini dpt kt lihat seandainya kebutuhan diatas dapat lebih ditekan maka import migas indonesia dpt ditekan sehingga tdk sampai mempengaruhi terhdp APBN yg sdh dianggarkan dan dpt menunda kenaikan BBM yg tdk bs dihindari ( di Amerika sendiri aja harga BBM mereka jg naik ) ……
sedangkan utk org miskin BLT saya rasa sdh tepat mengingat berartinya uang yg mereka trm terutama buat kaum manula yg sdh tdk produktif , kasihan mrk dnk …….
renungkan , masy menengah keatas terutama MAHASISWA terhormat yg suka demo dan selalu rusuh brp uang yg bisa sdr berikan utk membantu kaum miskin sdr salurkan utk membeli pulsa HP yg jls2 kt ditipu dgn pulsa phoncell termahal di dunia knp kalian tdk demo??????? berapa rupiah sdr habiskan utk membeli rokok yg meracuni sdr mengapa sdr tdk peduli !!!!! cb terapkan sistem rasullulah jika dlm 1 daerah terdapat org miskin alangkah baiknya kt pikirkan bersama utk membantu dengan bersama2 insyaallah kemiskinan dpt ditekan dan kehidupan indonesia antara si miskin dan si kaya dpt berjalan harmonis …….
dan yg terakhir benar2 terakhir langkah pemerintah sy rasa tepat daripada indonesia yg kit cintai ini semakin hancur karena defisit anggaran …..
saling cinta kasih dgn sesama , tetap senyum dan cinta rasulullah, wassalam .
# 63 risdania : terima kasih, yang saya takutnya seperti itu, walaupun ada kompensasi yang diberikan tetap tidak akan tepat sasaran dan akan menyebloskanrakyat ke dalam ruang kemiskinan g lebih dalam lagi.
prihatin!!
# 64 catrya : iyapz, sudah banyak kasus busung lapar yang mestinya diprioritaskan. Pemberdayaan masyarakat miskin lebih tepatnya, bukan sekedar memberikan kompensasi. tul ngak?
# 65 ginjoy666 : SPAM!!!
# 66 gunawanwe : gara-gara pemeliharaannya ngak benar sehingga mahal…
kenaikan BBM sama aja dengan menaikkan semuanya, tanpa batas. Orang kaya dengan leluasanya bisa menaikkan harga2 seenaknya, karena kenaikan harga BBM ni.
kita optimis semoga.
salam kenal balik
# 67 Bri : BLT membuat rakyat jadi bodoh tidak berusaha sebaik mungkin. Solusi instant sesaat
# 68 Fahri syauqi :
tapi persiapan pemerintah terhadap harga minyak global ngak ada dong, permasalahan inikan juga menjadi dasar kenaikan BBM ketika tahun 2005, berarti pemerintah ndak berfikir cepat.
kenaikan BBM ini juga memanjakan orang kaya koq…
mereka bisa menaikkan harga dengan alasan kenaikan harga BBM ini..
beberapa BBM bersubsidi (istilah pemerintah) masih dimanfaatkan oleh orang2 tidak mampu. Nah orang2 kaya tentunya menggunakan BBM kualitas di atas. Pengunaan BBM untuk orang kaya malah tidak dinaikkan! Heran!!!
Makanya juga kenaikan Pajak kendaraan bermotor lebih efektif untuk menurunkan penggunakan kendaran pribadi.
Penimbunan juga muncul gara-gara isu kenaikan.
Secara jelas BBM yang untuk orang kaya mestinya dinaikan.
masa yg tidak produktif yg diberikan saja? tuh buktinya PNS, tentra juga diberikan kompensasi… data dari mana mas?
BLT membuat rakyat makin dibodohi, cuman diberi ikan bukan kailnya!!
koq mahasiswa yang disalahkan? demo adalah salah satu cara untuk mengeritik pemerintah, kalo pemerintah tidak dikritik jalan terus dong. Bagi sya demo itu tetap penting, buktinya kenaikan BBM kali ini, pemerintah juga sudah antisipasi sesuai saran mahasiswa juga.
permasalahan lain, saya rasa tetap didengungkan…
kalo anda sendiri sudah berbuat apa?
defisit anggaran? bagi saya tidak, anggaran APBN di post2 lain seperti kementerian malah berlebih.
Sedangkan biaya produksi BBM menurut Kwik Kian Gie, tidak sampai Rp. 500,berarti keuntungan sekitar 4000 (waktu BBM blum naik) see… bisa diliat betapa beruntungnya sebenarnya Indonesia… tapi pengaturan APBNnya yg saya melihatna masih salah.
waalaikum salam.
terima kasih atas komentarnya