Ketika Smudama Berbagi

Buka Puasa Bersama Adik-adik Panti Asuhan Chairun Nissa Ada hal yang menarik yang kami laksanakan Sabtu lalu, tanggal 20 Agustus 2011. Kami para alumni SMA Negeri 2 Tinggimoncong yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sekitarnya atau yang akrab disebut IKA SMUDAMA Jabodetabek terdiri dari merekanya yang sudah bekerja, menetap ataupun yang masihLanjutkan membaca “Ketika Smudama Berbagi”

Beri peringkat:

Nasib si Miskin

Suatu sore saya berjalan di pinggir sungai entah itu sungai kecil atau hanya selokan besar, intinya ada aliran air di situ dari suatu tempat menuju tempat dia bermuara untuk selanjutnya sebut saja sebuah sungai. Saya tidak perlu menjelaskan detail tempatnya di mana, yang jelas ada kejadian di situ yang membuat saya berfikir dan merenung sejenak,Lanjutkan membaca “Nasib si Miskin”

Beri peringkat:

Makassar dari Jendela Pete-pete

Sebuah buku luar biasa berjudul Makassar dari Jendela Pete-pete, Catatan seorang pengguna jalan, ditulis oleh Winarni KS, seorang mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya di bidang perencanaan wilayah kota di kampus Universitas Hasanuddin, yang juga adik kelas saya di Smudama ini, juga seorang blogger yang suka mendaki bisa anda lihat sendiri di blognya http://www.inart.wordpress.com yang sebelumnyaLanjutkan membaca “Makassar dari Jendela Pete-pete”

Beri peringkat:

Sebuah Catatan Perjalanan di Rapih Dhoho

Beruntung rasanya mengalami sendiri menggunakan jasa transportasi massal, kereta api yang hanya ada di Jawa-Sumatera ini. Kereta api salah satu bukti kesenjangan antara Jawa dan Luar Jawa (kecuali Sumatera) pada umumnya, kesenjangan masalah transportasi yang rasanya sampai sekarang belum terselesaikan. Apalagi dengan kereta ekonomi yang bisa menemukan banyak pelajaran dan hikmah dalam perjalanan itu, apalagiLanjutkan membaca “Sebuah Catatan Perjalanan di Rapih Dhoho”

Beri peringkat: