Bahasa Gaul Orang Makassar-Bugis

Tulisan ini terispirasi ketika membaca Panyingkul salah satu Jurnalisme orang biasa atau bahasa kerennya Citizen Jurnalisme. Membaca salah satu bagiannya yaitu katakotakita, jadi teringat bahasa-bahasa yang sering saya pake dulu waktu sebelum kuliah di Surabaya ini.

Tertawa-tawa sendiri melihat tulisan-tulisan yang dibuat sama reporter/wartawan Panyingkul Jurnalisme Orang Biasa itu terkait dengan penggunaan kata-kata di daerah makassar pada khususnya dan Sulsel pada umumnya.

Semisal kandala-kandala’ka (wah kata-kata ini sudah lama tidak saya pake dalam kosa kata saya) artinya saya bersungguh-sungguh, atau arti harfiahnya itu saya kusta, atau diartikan kasar (berdasarkan artikel di Panyingkul itu) Saya kusta jika saya dusta, hehehe aneh-aneh bukan, kosa kata yang diciptakan dari pergaulan orang-orang makassar bugis. Ini biasa terlontarkan ketika bersumpah tidak melakukan sesuatu itu yang dituduhkan orang lain.

Seperti kata “Tojengka” artinya Beneran, saya masih mengingat Saat pelepasan Mrs Yamamoto (salah satu Silver expert yang pernah ngajar di Sekolahku dari Jepang yang dibiayai sama JICA) kalo tidak salah sih, ada pertunjukan dari Teman-teman dari Makassar, salah satunya itu adalah sumpah apa gitu (waduh lupa) kata-kata itu mengingatkan saya untuk belajar bahasa Makassar ni.. yaitu “Tojeng-tojengka Karaeng” artinya Saya bersungguh-sungguh wahai Rajaku.

Ada juga istilah “Talekang” bisa diartikan cari perhatian, atau bergaya.

Istilah lainnya adalah “Gayana jii” diartikan Cuman Bergaya, kalau anda tau ternyata istilah inilah yang menyebabkan Mahasiswa UNHAS Tahun 2002 itu bentrok, antara mahasiswa FMIPA dan Fakultas Teknik, katanya sih (kurang tau yang mana duluan mulai dan melontarkan kata-kata itu) mahasiswa baru dari salah satu fakultas itu lagi masa pengkaderan trus memberikan yel-yel eh disambut dengan kata-kata “Gayana ji” oleh kelompok mahasiswa baru fakultas lain tersebut akhirnya bentrok sampai-sampai ada pembakaran ruang siaran radio waktu itu, yang sampai juga 3 hari UNHAS diliburkan. (Penuturan dari teman-temanku yang ada di situ waktu itu).

Ungkapan “Porenu…” hampir sama dengan gayana ji…. tapi kalo diartikan dengan bahasa gaul makassar “gayamu”.

Kata-kata lain adalah “Rantasa”, atau kalo sekarang saya sering ngomong pake bahasa suroboyoannya “ngilani” arti bahasa Indonesianya menjijikkan. Yah saya kan harus menggunakan kata ngilani itu supaya orang lain mengerti, karena saya berada di jawa tentunya, mana mungkin saya menggunakan kata “Rantasa” kecuali lagi berkumpul sama anak-anak dari Sulsel tentunya.

Nah istilah “Okkots” ini istilah bagi orang yang sering salah menyebutkan kata. semisal Pisan (kekurangan vitamin G) untuk pisang atau ikang (kelebihan Vitamin G) untuk Ikan, dsb. hehehe 🙂

Namanya juga istilah-istilah, timbul dari pergaulan dan budaya masing-masing daerah sesuai dengan dinamika di tempatnya tersebut.

Tulisan ini terinspirasi oleh katakotakita Panyingkul jadi ada beberapa istilah berasal dari artikel-artikel di web site itu. Masih ada beberapa posting terkait ini, nanti akan menyusul

Diterbitkan oleh aRuL

blogger, netizen, engineer wanna be, sometimes as a trainer, and maybe a consultant for anything

44 tanggapan untuk “Bahasa Gaul Orang Makassar-Bugis

  1. haai.. yaa istilah itu sangat p enting dipelajari.. kadang2 mas kita bicara pada seseorang yang berasal dari daerah tertentu akan mengakrabkan jika kita sedikit tahu istilah… nice posting kawan..

    maaf jarang masuk ke mari telme terus komputer nih…

  2. keren juga punya mu. eh, kalo ada tulisan yang khas tentang linguistik atau kaitan kebahasaan dengan daerahmu kasih aku tulisannya ya, bos…

  3. Saya pernah ke Makassar (2 kali). Bahasanay agak aneh dan jauh dari rumpun bahasa Melayu. Oh ya, di Bandung ada coto Makassar, di stadion Persib. Kapam-kapan main ke Bandung. Di ITB juga ada unit kegiatan mahasiswa namanya UKSS (Unit Kesenian Sulawesi Selatan).

  4. hehehe,….. bahasanya Indonesia juga.. tapi campur2 daerah gitu.. kalo lama di makassar pasti terbiasah…
    hehehe…. coto makassar wah itu makanan kesukaanku.
    ok deh kalo ada waktu ke bandung…. 🙂

    iya rata2 teman2ku juga jadi pengurus UKSS tsb…:)

  5. Salam kenal Arul.
    Saya kerja di Surabaya, tapi sekarang sedang pulkam di Sungguminasa, Gowa. Membaca entry yang ini, kok pas ya. Soalnya, saya sedang membuka lahan laman blog baru yang rencananya ‘okko-okko’ ke soal bahasa dan budaya.
    Terima kasih sudah memperkenalkan saya dengan Panyingkul!

  6. Bagus mi ini ces…
    Cuma kayanya Porenu tidak sama dengan Gayana ji
    Porenu = Enak Aja
    Gayana Ji = Bisanya nampang doang, kemampuan 0
    Trus ada lagi yg paling keren istilah edededede…. atau cacacacacaca……
    kalau ga salah bisa diartikan Ruarrr… Biasa… hehehe….
    Salam dari PAPUA

  7. ajarin gw bahasa bugis Pinrang donk…..!!!!!
    Gw Pengen Banget BeLajar Bahasa Bugis Pinrang….
    ajarin gw ya….
    PLiiiiiiiissssss….PLiiiiiiisssss…
    Tulis kamus nya…..

  8. @ Ferina : thx banged 🙂
    okeh belajar lewat blog ini aja yakz 🙂
    @ aLya : wakz kalo bugis mah ngak seberapa tau, cuman kalo orang ngomong ngerti tapi kalo sy ngomong wah ngak ngerti, tapi secara umum bugis itu sama antar daerah.
    kamusnya? hmm… 😀

  9. hi bang slm knl, ak asli sunda, tp pengen banget belajar bhs bugis. kalo artinya ini apa yah: La nupatabaia? trus ama, Juraeje. Thx y kpn2 boleh tanya lg y…

  10. #16 cikalie : salam kenal, saya dari palopo.
    # 17 Gelandangan : iyapz… iyah harus disosialisasikan.. heheh supaya mereka juga paham 😀
    # 18 gita : hi juga, salam kenal 🙂 kalo itu bahasa makassar ndak tau persis artinya, kalo disini yg sy bahas yang sering dikeluarkan oleh orang2 di makassar 🙂

  11. sy org makassar, tapi sudah 2 thn ini tinggal di bandung.
    Lagi bikin ka’ tulisan… ada yang tau tentang arti kata Pallangga (desa di Kab. Gowa), trus bagaimana cerita aslinya desa tersebut dinamakan begitu?
    Terima kasih…saya tunggu nah…

  12. dari teman sy bernama aan :
    Pallangga: mungkin berarti penunjang agar kokoh,teratur,seimbang!
    Sejarahna, daerah tsb dahulu mungkin demikian adanya bagi kerajaan gowa.

  13. Nice posting buddy…I love to read it…I love your blog. Thanks for sharing..
    I would like to share good news also. Here you:
    LOWONGAN KERJA ENGLISH TUTORS. Konsultan Pendidikan Bahasa Inggris Nasional untuk cabang
    i. Pekanbaru (0761-7641321)
    ii. Balikpapan (0542-737537)
    iii. Samarinda (0541-273163)
    iv. Banjarmasin (0511-3362559)
    v. Palembang (0711-350788)
    vi. Makassar (0411-451510)
    vii. Surabaya (031-5324548)
    Kirim surat lamaran & CV anda ke easyspeak.recruitment@gmail.com atau hubungi Nomor Telepon yg tertera diatas. Contact Person: 081 24 111 111 (dodi)
    Kunjungi http://www.easyspeak.co.id untuk mengetahui profile perusahaan kami. Terima Kasih.

  14. senang juga sih rasanya jika kita masih bisa mendengar kata-kata yang sekarang bisa dibilang sangat asing bagi kita. Ya, seperti kakak. Mungkin karena faktor lingkungan. Kita memang harus bisa selalu beradaptasi dengan lingkungan yang ada di sekitar kita. Tapi, kalau ngomongin bahasa Makassar buat saya “not specially’ dalam artian tidak begitu sampai gimana gitu. Mungkin karena saya memang penutur bahasa Makassar Tulen.

    Nakke Tonji

  15. ~ ka’ arul slm knl nha adhy junci katsuro
    ~ aingkammajaki nakke tong tau bugis mkassar….. tpi lamaka tinggal di kendari………
    ~ ehh masukki di group ku nha,,, ~http://www.facebook.com/groups/289584211072266/

  16. hahaha bah … salama katte’ caradde maki bahasa mangkasara… terima kasi saribattang, punna le’ba maki appilajara bahasa mangkasara , sengka – senga ki ri mangkasara, ri pantai na mangkasara dii

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: