Sebuah Pertanda

14Mei11

Berbicara hidup dan mati tentunya akan berbicara dalam, menyentuh hati, sanubari dan kadang tersadar apa yang telah kita perbuat selama ini. Siapkah kita?

Sejatinya dalam beberapa kondisi yang dilalui, selalu berhadapan dengan tanda tanya besar apakah saya sudah siap menghadapi waktu yang menjemput. Di dalam pesawat yang sedang menukik, atau yang berada dalam keadaan turbulensi. Bermain wahana yang tinggi, menakutkan, siapa tau kekencangan baut, mor dan peralatan lainnya tidak sesuai prosedur, dan wahana itu terlepas jatuh mengikuti gaya gravitasi bumi.

Berkendaraan dengan laju tinggi, atau ketika bersama teman sedang ngantuk dan mengencangkan kecepatan kendaraannya. Dalam gedung tinggi, di lantai teratas melihat ke bawah, jikalau suatu saat gedung tersebut gempa atau runtuh. Bagaimana saya?

Saat pulang larut malam, entah dari kanan kiri, depan belakang saat berjalan di kegelapan, mungkin saja ada orang yang mabuk atau dalam kondisi tidak sadar diri tiba-tiba menerjang.

Ah terlalu banyak kekhawatiran yang ada, di setiap langkah-langkah kecil saja ketakutan akan mati itu selalu ada. Dalam tidurpun, Tuhan selalu punya kuasa untuk mencabut nyawa kita.

Tadi malam, saya diberitau bahwa seorang mahasiswa kampus tempat saya kuliah dulu yang jurusannya bertetangga dengan elektro meninggal dunia kecelakaan di Porong. Yang memberitahukan itu seniornya. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.

Kabar kecelakaan bagi sebagian orang mungkin hal biasa, namun saya juga ditunjukkan gambar hasil capture dari status facebook yang meninggal tersebut.

Akhirnya saya membuka facebook almarhum, membaca beberapa status terakhirnya.

“itu tadi suara apa ya??apa suara setan?hmmmm” – 1 hari sebelumnya.

Status berikutnya :

“Begitu sepinya kehidupan di malam hari,,tanpa mengusik ruang dan waktu yang ada didalamnya,,tak sebatas warna itu pula yang akan tampak selalu benderang,,semakin lelah dan semakin buatq untuk tenang beristirahat,,, Alhamdulillah =)” – 1 hari sebelumnya
Status beberapa hari yang lalu :
“ya Allah,,tanggal 13 terasa begitu lama,,,,menanti datangnya hari itu,,,semoga ga ada agenda blaz amin” – 9 hari lalu.
Dan dia meninggal tanggal 13 Mei 2011 dalam sebuah kecelakaan di Porong *merinding*.
Keniscayaan sebuah hubungan dan tanda yang diberiNya. Siap kah kita?
————————————————

UPDATE :

Dear pembaca blog ini, ada yang perlu saya jelaskan dan meluruskan tentang kisah di atas untuk lebih mendetailkan paragraf terakhir supaya tidak mengaburkan.

Bahwa kisah di atas bukan sebagai permakluman bahwa dengan adanya tanda-tanda (biasanya tanda seperti ini keluar setelah kejadian) atau lebih enak disebut prasangka itu selantasnya akan terjadi hal demikian. Takutnya malah mempercayai bahwa dengan adanya tanda itu otomatis akan terjadi sesuatu.
Saya menjelaskan kembali bahwa keniscayaan apapun di dunia ini, baik itu ada hubungan/pertanda dengan sebuah kejadian itu datang atau tidak dan tentu saja diberikan oleh Tuhan. Termasuk hal-hal gaib yang ada di sekitar kita, semua yg atur itu Tuhan. Entah tanggal dan status2 itu sebuah kebetulan sudah barang tentu sudah diaturNya.
Ketika saya berbicara kematian, atau boleh dikata saya sok berbicara tentang kematian ini, sekedar merenung dan kembali menyadarkan diri betapa dekat atau jauhnya kematian itu, Siapkah anda eh saya?
Kemisteriusan ajal itu tentu cuman ada satu yang tau, dan kejadian (kebetulan) di atas tak lepas dari Kemahakuasaan-Nya.


44 Responses to “Sebuah Pertanda”

  1. Saya percaya kok kalo orang yang mau dijemput biasanya dikasih tanda-tanda, tapi kok ya tetep merinding ya baca posting ini..😐

    • tapi bukan itu yang dipercayai kan?

  2. Innalillahi wainna ilaih rojiuun.

    *merinding juga*
    Dari status2 di atas memang mengacu pada pertanda “kepergian”nya.
    Tentang siap atau tidak, sepertinya belum. Tapi ya pada nantinya toh siap atau tidak, panggilanNYA tetap ada.

    • pertanda itu tentunya ada yg memberi Yang Maha Mengatur, Maha Kuasa ya. Semoga menjadi renungan bersama untuk saya pribadi dan teman-teman

  3. banyak dari kita nggak siap ketika waktunya tiba. Semoga arwah teman diterima di sisiNya.

    • berarti sekarang kita persiapkan diri ya. amiin

  4. Sebuah kepastian yang tak tahu kapan datangnya..

    • yang tentunya telah ditentukan oleh Yang Maha Penentu

  5. walau bagaimanapun keadaannya dan proses datangnya. kita harus selalu siap akan hal-hal tersebut karena kita tidak selamanya hidup didunia ini. hanya kepadanyalah seharusnya kita menggantungkan apa yang kita harapkan dihari nanti..

    • iyah benar sekali, semoga benar-benar dengan amalan kebaikan yg cukup untuk menghadapi hari yang tak ditentukan itu

  6. semua orang akan mati, dan memamg terkadang ada tanda-tandanya. namun baru kita sadari setelah orang yang bersangkutan meninggal

    • tanda itu karena KekuasaanNya, tapi blum tentu itu menjadi petunjuk hanya Dia yang Maha Tau…

  7. 13 Kurology

    speechless sekaligus merinding baca ini😐

    anw, saya nggak tau siap atau enggak. hanya berharap, semoga khusnul khotimah saja

    • amin khusnul khotimah itu harapan setiap manusia semoga..

  8. 15 zakkiy

    pertanyaannya adalah ‘siap untuk apa kah???’ “siap untuk merasakan maut? atau yang lebih dahsyat dari itu?” death and hereafter selalu atau seharusnya dikaitkan,,,,, mungkin sebagian kita ada yang merinding denger surah al-qiyaamah? di you tube sepertinya banyak juga,,,,,,,

    • siap dengan bekal tentunya zakkiy kan? setelahnya itu adalah dampak dari amalan-amalan kita ya… *sok menggurui masih mau belajar banyak ini*

  9. kematian itu adalah suatu kepastian..mengingatnya akan melembutkan hati..

    btw aku juga pernah liat yg kaya gt mas.. merinding bacanya

    • iya kepastian yang dipastikan oleh Maha Pemberi Kepastian. Semoga menjadi renungan bersama

  10. semoga arwahnya tenang disisiNya, diampuni segala dosanya dan diberi kemudahan jalannya…amien..

    • amiin doa yg sama selalu utk sesama

  11. kind a scary, kadang aku jadi takut juga mau nulis status2 gitu, ada temenku yang buat status “akhirnya bisa istirahat juga …” beberapa hari kemudian dia meninggal😦

    hmmm … I don’t know *speechless*

    • tapi kita tidak mempercayai status itu sebagai sebuah kepastian kejadian di belakangnya, karena yang menentukan dan mengatur tentunya ada.

  12. Saleum,
    semua yang hidup tentu akan mati, betul..?? sebelum kematian berlaku maka kita pasti akan melihat sesuatu yang “aneh” terjadi pada dia ataupun dengan perilakunya, dan sudah sejak dulu “keanehan” itu sering kita lihat. tapi kdg kita tdk mengetahuinya.
    saleum dmilano

    • tapi keanehan itu tidak untuk dipercayai, kalopun ada itu adalah telah diatur oleh Yang Maha Mengatur

  13. Hai Daeng.. apa kabar? heheee

    Sering sih gw denger setelah orang meninggal…. bahwa hari-hari menjelang meninggalnya itu dia seakan-akan kayak udah tau, kyk udah ada pertanda gitu tapi biasanya baru ketauan klo itu pertanda pas orang ybs dah almarhum.

    • Alhamdulillah kabar baek, kita belum ketemu ya🙂
      iyah kita menghubungkan dan keterhubungan itu dariNya

  14. allow kak…. mau liat2 diblogta… salam blogger makassar…
    dari rizved ( rizved.com ) seorang newbie gila blog…

    • halo juga terima kasih kunjungannya

  15. tanggal kematian itu memang hanya Sang Maha Pemilik yang tahu, tapi banyak cerita yang menyatakan bahwa tanda-tanda orang akan meninggal itu ada meskipun itu disadari setelah yang bersangkutan meninggal, contohnya waktu keponakanku beberapa hari menjelang ajalnya dia selalu untuk memaksa orangtuanya keliling rumah saudara, dan 1 hari sebelum meninggal dia bilang dia sudah dijemput kereta kuda putih didepan pintu, wallahualam, sekarang tinggal kita yang masih hidup apakah siap bila kita akhirnya dijemput oleh sang maut…?

    • pertanyaannya itu yang menjadi renungan bersama

  16. semua tanda2 yg kita rasakan, kita amati dan kita resapi itu semata-mata tdk lepas dr campur tangan TUHAN…:)

    salam kenal,

    Thanks ya…!🙂

    • betul banget…
      salam kenal balik..

  17. Antara kalimat dalam kutipan dengan kejadian yang dialami seolah ada garis benang yang menyambung. Namun bukankah kita wajib mengimani bahwasanya jodoh, rejeki, kematian ada yang mengatur.

    • seperti maksud saya di paragraf terakhir “Keniscayaan sebuah hubungan dan tanda yang diberiNya”

  18. sumpah deh mas Rusa merinding baca status2 itu
    terus terang Rusa percaya dengan tanda2 orang yg mau meninggal

    makanya kadang Rusa agak ogah dan takut kadang mau dadah-dadah ke orang, mau bilang selamat tinggal ke oramg, dan hal2 semacam itu

    • dear rusa, jangan takut, kalo memang bukan kehendakNya belum tentu lho. Pertanda itu tentunya diatur olehNya, seperti yang saya jelaskan di Update tulisan ini

  19. 37 pijarnet

    serem juga baca postingan ini
    tapi sebagai manusia sip kita semua pasti meninggal
    hanya kita tau apa nggak tanda-tanda tersebut

  20. 38 zakkiy

    siap untuk “apa” maksud saya kak,,,,,iye’ siap dengan bekal

  21. Rambut beruban itu pertanda. Sudah tua.

  22. Hmm. *angguk sekali*🙂
    Apapun itu, entah benar atau tidak pertanda kematian, saya tidak mau berspekulasi.🙂

  23. Masyaalloh…..
    Sedih ya rul, mendengar berita, orang-orang yg kita kenal, dipanggil oleh-NYA…

    Innalillahi wa innailaihirojiun….

  24. Artikel yang menarik..
    Makasih infonya..
    Salam…:)

  25. Waduh.. Kenyataan Yang Teragis…


  1. 1 Dia Telah Pergi « .:. Menoreh Tinta Emas Kehidupan .:.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: