Sop Kaki Kambing – Tebet, Mbeber Mili

16Mar11

Kedai Estu Rame, Keringat Mbeber Mili

Salah satu makanan favorit saya adalah olahan dari daging kambing, walaupun dianggap jahat bagi kesehatan terutama yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Gulai atau sop kambing juga meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Tapi untuk urusan kuliner, sesekali ngincip-ngincip boleh lah ya.

Beberapa waktu lalu diajak (plus ditraktir) Kak Mail sahabat eh juga kakak kelas waktu SMA bersama mas Isroni untuk merasakan kenikmatan Sop Kaki Kambing yang katanya enak dan sudah lama tidak ke tempat ini.

Sop Kaki Kambing Kedai Estu Rame berlokasi  di Jalan Tebet Barat Dalam, dekat pasar Tebet, kalau dari Tugu Pancoran belok setelah Gelael/KFC Tebet atau sebelum TIS (Tebet Indah Square).

Pertama melihat ruame poul dengan berbagai kendaraan parkir di sekitarnya. Pun di dalam tendanya juga banyak yang antri berdiri di belakang para penikmat Sop kambing. Saya jadi teringat Pallubasa Serigala (maksudnya Pallubasa bukan dengan daging serigala tapi berada di Jalan Serigala Makassar) hampir mirip orang-orang pada antri, sampai kadang tidak nyaman juga makan ditungguin orang-orang di belakang berdiri antri.

Nah pegawainya banyak, dan masing-masing terlihat punya tugas masing-masing jadi tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan Sop Kambing segar. Ada yang memilihkan daging yang diinginkan, ada yang mengiris, mengolah kuahnya, serta menyediakan minum.

Cara memesan adalah dengan cara memilih jenis dagingnya, apakah jeroan, daging saja, hati berada dalam baskom besar di meja sengaja biar pembeli melihat langsung termasuk proses pembuatannya. Setelah itu, dagingnya diiris-iris, kemudian diolah bersama kuahnya.

Sop Kaki Kambing Estu Rame TebetSop Kambingnya muantap banget, disajikan dengan semangkuk besar dengan sepiring nasi, ditaburi bawang goreng. Sopnya diberi taburan emping, irisan tomat, bawang goreng berwarna warni dengan kuah santannya yang putih mirip kuah soto betawi jadilah warna-warni mengundang mata untuk mencicipinya. Diproses dengan berbagai teknik masak yang menjadi ciri khas tempat makan ini seperti dagingnya sudah dimasak duluan. Tapi tidak dicampur dengan kuahnya, Bahkan dagingnya sesaat dimasukkan kuah kemudian dikeluarkan lagi.

Satu yang khas juga adalah sesendok kuning margarine/mentega dicelupkan langsung di kuah panasnya itu, dengan sendirinya meleleh. Entah apakah itu salah satu yang menjadikan makanan ini nikmat.

Rasanya kuahnya gurih walaupun mengundang kolesterol tinggi, dengan irisan daging kambing yang sangat enak dikunyah, belum pernah menemukan daging kambing yang gigitnya enak seperti ini walau masih terasa sedikit bau kambingnya tak jadi masalah. Oia plus sambel yang muantap membuat keringetan, tahu sendirikan kalau sampai keringetan berarti makan itu enak banget. Sampai  bikin air mata ikutan mbeber mili. Tissu pun banyak diulur untuk menyeka keringat yang keluar tiada henti, konsekuensinya sih makanan enak.

Kedai Estu Rame berada di halaman ruko, sebuah tenda saja, katanya temanku harganya 3 tahun yang lalu sama tidak berubah. Menikmati Sop Kaki Kambing dengan tampilan dan rasa eksotik tentunya bisa mencoba yang satu ini.

Anyone?

Harga : Sop Kaki Kambing : Rp. 30.000,- (di luar nasi and minum)

Alamat : Jl. Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan>> Venue Foursquare di sini

Sumber Gambar :



27 Responses to “Sop Kaki Kambing – Tebet, Mbeber Mili”

  1. posting makan tengah malam, jadi lapar sendiri hahaha😀 *terima kasih kak mail sudah ditraktir* hihihi

    *lagimenggilapostingkuliner*

  2. Laper nih, jauh dari kost jugaa..

    Etapi saya enggak boleh makan daging kambing takut kambuh lagi typhus-nya.😦

  3. Wah….. blog ini berubah jadi blog kuliner rupanya…. ^^

  4. mmm sepertinya enak, sayangnya saya ga sukak kambing :p

  5. Daging kambing emang kalo diolahnya salah ya berbahaya.😀

    Tapi ada lho makanan namanya “sop kambing obat”. Kuahnya bening, dan katanya sih sehat.🙂 Saya tahunya cuma di Surabaya.:mrgreen:

  6. btw di jakarta tinggal jauh dari bandara ndak bro? senin saya mau ke sana

  7. @budiono : kalo bandara jauh, emang om mau ke daerah mana? Bisa disusul sih asal di luar jam kerja…😀

  8. ih mahal ya sekarang… dulu perasaan cuma 15.000 se porsi😈

    • oh yah? hehehe itu harga perkiraanku dan teman2, soalnya cara ngitungnya juga cepat seperti rawon kalkulator di taman bungkul surabaya…
      saya bertiga itu sekitar 100ribuan gitu😀 hehe

  9. wah kayaknya asyik nich, sayang nya diJakarta doank yach ? entar dech kalo ke JAkarta aku kesana …

  10. mmm…kaya nya kuliner sejati……ya

  11. ikut…icip-icip dunk…

  12. ga suka kambing hahaha.. entah kenapa. padahal udah coba makan, tapi memang rasanya ga cocok di lidah dan tenggorokan😀

    • ooh perasaan sama ji daging kambing dg daging sapi dan daging2 lainnya😀 mungkin gara-gara pernah mendapatkan daging kambing yang lumayan baunya masih lengket jadi begitu di bu dokter😀

  13. Saya belum pernah mencoba…dan sekarang memang menghindari kambing karena usia.
    Btw, apa sekarang Arul ada di Jakarta? Lama tak kesini, kok tahu2 ceritanya tentang Jakarta.

    • hehe iya bu, ada kebetulan kerjaan di sini😀

  14. hi salam kenal,

    klo kebanyakan takut darah tinggi tapinya ya..^.^

    • sekali seminggu ngak apa2, kalo keseringan itu berbahaya…😀

  15. ngileerrrr….di bandung yang enaknya harganya 20rb mas…di dago…deket BCA dago🙂

    • wah ris kamu harus ajak diriku ke sana dong🙂

  16. dari gambarnya kayaknya enak banget. Tapi dengan bertambahnya umur udah enggak berani makan daging kambing apalagi ditambah dengan santan. Memang susah ya orang tambah umur memang harus tambah hati2🙂

    • hehehe iya juga sih, tapi kalo ngicip-ngicip sesekali rasanya tak masalah ya.

  17. 23 araya

    Margarine yang dimasukin ke sop kambing itu namanya Minyak Samin buat penyedap masakan..

    Lokasinya setelah Gelael jalan dikit terus dekat sama Alfa Express, bukan..
    Kalo gak salah juga nama sop kaki kambingnya dulu tuh namanya SOP KAMBING “NIK”.
    Dari jaman dulu emang udah terkenal banget enaknya..

    • wah minyak samin ya, baru tau namanya hehehe… terima kasih infonya…
      benar, stelah Gelael jalan dikit, kalo nama lamanya saya kurang tau juga.
      anyway terima kasih tambahan informasinya🙂

  18. wuaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh bikin ngiler

  19. Mak nyooooss. tambah lapeer nih lg puasa

  20. wew ah lihatnya bikin ngiller saja.

    apalagi bulan puasa gini.tambah laper


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: