Memancing Nasionalisme

20Des10

https://i1.wp.com/stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/12/19/2203314620X310.jpg
Selebrasi Christian Gonzales (Kompas Image : KRISTIANTO PURNOMO)

Akhir-akhir ini kita sedang dihebohkan oleh euforia bangsa Indonesia terhadap Tim Nasional sepakbola Indonesia atau lebih akrab kita sebut Timnas Indonesia di Piala AFF Suzuki 2010 ajang sepakbola bergengsi se-Asia Tenggara di mana fakta sepanjang pertandingan mulai dari penyisihan sampai dengan babak Semifinal tak terkalahkan oleh tim lawan dan akhirnya menuju final yang akan melawan Malaysia di dua leg kesempatan, tanggal 26 Desember 2010 di Malaysia dan 29 Desember 2010 di Jakarta.

Walaupun tak lepas dari peranan tim dan semua pemain di ajang pertandingan yang menguras emosi kecintaan kita kepada tim nasional ini, tentunya tak lepas peran sang Idola Irfan Bachdim yang memulai karir sepakbola di Belanda yang akhirnya ingin bergabung dengan sepakbola Indonesia.

Dan tentunya Sang Striker luar biasa El Loco atau Christian Gonzales, atau nama muslimnya Mustafa Habibie ini juga memiliki peran yang tak kalah pentingnya dalam barisan penyerang Timnas Indonesia. El Loco yang tentunya tak muda lagi dengan usia 34 tahun, namun kemampuan luar biasa, ketahanan, dan kecepatan main yang tak diragukan lagi untuk membela Timnas Indonesia.

El Loco sudah merumput di Indonesia sejak 2002 yang dibawa pertama kali oleh PSM Makassar, dan telah menikah wanita Indonesia sejak 1994 ini tentunya hal tersebut menyebabkan kedekatan emosional baik secara psikis dan fisik sudah menjadi bagian bangsa Indonesia. Walaupun melalui proses naturalisasi.

Pemain yang selalu berselebrasi mencium garuda di dadanya ketika menciptakan goal, sebagai bukti bahwa dia benar-benar memiliki kecintaan luar biasa bagi bangsa ini.

https://i0.wp.com/www.pollsb.com/photos/o/34009-barack_obama.jpg

Di luar konteks bola, ada satu dari sekian banyak orang luar Indonesia yang memiliki kedekatan fisik, moral, dan dengan berbagai bentuk kedekatan itu memberikan semangat luar biasa bangsa ini, sebutlah Barack Obama. Dengan pidatonya yang menggebu-gebu di Universitas Indonesia beberapa waktu lalu memberikan angin semangat bangsa Indonesia untuk bangga berbangsa dan bertanah air Indonesia.

Ternyata orang-orang tersebut yang notabene tak memiliki hubungan darah langsung dengan bangsa Indonesia, memiliki kemampuan untuk membangkitkan nasionalisme bangsa Indonesia yang akhir-akhir ini tergerus oleh pertikaian politik, sosial, dan budaya di negara ini.

Bagaimana mereka dengan cara dan metode yang mereka pakai bisa memberikan arti nasionalisme ke naluri dan hati masing-masing masyarakat Indonesia bagaimana mencintai bangsa ini.

Yah mungkin terlalu dini untuk menyandingkan orang-orang itu dengan Edward Douwes Dekker atau yang menggunakan nama pena Multa Tuli yang sangat berperan dalam era perjuangan bangsa Indonesia ketika menerbitkan buku Max Havelaar dalam membela bangsa Indonesia dari penjajah Belanda dalam penerapan Tanam Paksa. Dan tokoh-tokoh luar negeri lain yang mungkin tak memiliki darah sedikitpun di Indonesia, tapi memberikan dorongan semangat nasionalisme bangsa Indonesia.

Tanpa mengecilkan peran orang-orang yang berasal dari darah sendiri, namun mereka-mereka itu yang mampu bertindak dalam masing-masing perannya sehingga mereka menjadi trigger dalam memaknai semangat nasionalisme.

Namun semoga nasionalisme ini, bukan nasionalisme sesaat, nasionalisme yang terbentuk sesaat dan akhirnya terlupakan setelah momentumnya hilang. Dan atau semoga juga ini bukan nasionalisme sesat, hanya berlandaskan cinta pada personal atau keadaan, tapi melupakan makna dari nasionalisme seutuhnya.

————————-

Sumber foto Obama : pollsb.com

Tulisan Terkait :



47 Responses to “Memancing Nasionalisme”

  1. 1 rizkianto

    wah, padahal saya juga menyimpan draft tulisan bertema sama,ekekekekek😀

    • dipublish aja, walau tema sama, persektif berbeda🙂

  2. Mantap mas.. semoga muncul generasi-generasi penerus bangsa yang mampu memancing nasionalisme bangsa dengan cara dan kemampuannya masing-masing sehingga menjadi bangsa yang besar dan lebih baik..

    • nah yg saya bahaskan orang2 notabene orang2 “luar” darah Indonesia yg bisa memberikan semangat nasionalisme. iyah deh semoga dari internal darah bangsa Indonesia muncul generasi pembangkit semangat nasionalisme.

  3. “…Ternyata orang-orang tersebut yang notabene tak memiliki hubungan darah langsung dengan bangsa Indonesia, memiliki kemampuan untuk membangkitkan nasionalisme bangsa Indonesia yang akhir-akhir ini tergerus oleh pertikaian politik, sosial, dan budaya di negara ini…” like this post

    • tengkiu jal….

  4. Kalo soal timnas mau menang mau kalah nasionalisme tetep ada kayaknya ya. Ya minimal stadion rame…😛

    Eh, stadion rame belum tentu menggambarkan nasionalisme ya…:mrgreen:

    • yang dibangkitkan baru semangat, semoga juga direalisasikan sama tindakannya😀 hehe

  5. sama-sama euforia…hehhe….

    • semoga euforianya tak sebatas euforia ya

  6. Betul Mas, smoga bukan nasionalisme sesaat.
    Bukan nasionalisme hanya karena ada event sepak bola dan setelah itu nasionalismenya hilang.
    Tapi saya memuji apa yang dilakukan El Loco. Keputusan yang sangat berani pindah warga negara dengan meninggalkan orang tua & sanak sodara.

    • semoga tak sebatas euforia, ini bagus sebagai pancingan semangat. tak kayaknya kita seperti itu deh sebatas euforia, ah tapi semoga tidak deh:mrgreen:

      El Loco, iyah saya juga salut tapi semuanya juga karena dia udah lama nikah sama orang Indonesia sejak 1994 dan sudah merumput di Indonesia sejak 2002 jadi wajar sih utk menetap di Indonesia. Tapi utk naturalisasi selanjutnya ada baiknya tak usah lagi, cukup beberapa orang saja nantinya utk memberikan lecutan semangat dan motivasi utk pemain Indonesia asli… setidaknya memperbaiki sistem persepakbolaan di tanah air.

  7. Mungkin dari Bola Indonesia bisa disatukan

    • bisa jadi, semoga… tapi bukan hanya sesaat ya

  8. Mentab nih, Indonesia memang sedang dalam masa-masa berjaya dan ini mungkin menyebabkan tumbuhnya sikap-sikap peduli masyarakat pada negara. Mantab nih postinganya, salam kenal🙂

    • Jaya-jaya di sepakbola, kalo utk urusan dalam negeri sih, yah gimana ya, lagi labil😀
      terima kasih kunjungannya🙂

  9. harusnya nasionalisme tidak harus selalu ada di stadion.tapi harusnya selalu ada dalam tubuh kita…

    • iyah betul sekali, itu hanya pemicu koq

  10. 19 baguštejo

    salah satu pemanis tatkala bangsa dirundung duka.🙂

    • iya memberikan semangat utk mendukung negeri di antara masalah2 yang terjadi di negeri ini, tapi semoga bukan jadi alasan utk melupakan permasalahan negeri yang tak terselesai2kan

  11. asal ga tll berlebihan aja….

  12. Dengan sepakbola nasionalisme bangsa akan terlihat, Sepakbola sudah seperti agama bagi saya, hehe… apalagi Tim Nas, Indonesia… Mantap..

    • yah salah satunya ziz, wah kalo jadi agama, Tuhannya siapa dong? hehehe sekedar hiburan dan pemacu semangat boleh lah ya🙂

  13. dan menurut saya yang terpenting dari nasionalisme yang berawal dengan mendukung timnas: mendewasakan suporter sepakbola di Indonesia sekaligus mengajarkan caranya mendukung tim secara damai🙂

    • iyah benar banget ghan, nasionalisme bukan aroganisme ya sebagai supporter🙂

  14. ….Kita jangan mau kalah ama Gonzales…😀

    • ayo… pemain2 yang memiliki darah asli Indonesia tentunya punya kesempatan yang sama🙂 Gonzales sebagai pemicu utk yang lainnya🙂

  15. ya, mesti bangga dengan indonesia

    • harus itu

  16. Ketika tidak banyak prestasi yang bisa dibanggakan dari negeri ini, sepakbola timnas kita saat ini bisa memberikan kebanggaan. Semoga saja bisa juara.

    • amin, iyah mas semakin hari negeri ini sepertinya makin tak mencapai tujuannya, makin banyak saling sikut…. semoga sepakbola menyatukan semangat kebangsaan🙂

  17. Sepak bola permainan rakyat, dari rakyat kecil sampai Presiden suka….
    Akhir2 ini perhatian kita terarah ke Senayan, dan syukurlah menang…semoga nanti juga menang di final.

    Merupakan kebanggaan di tengah berita-berita lain yang melelahkan.

  18. tapi apakah karena timnas menang nasionalisme kita bangkit.. mari dilihat kalo timnas kalah apakah tetap ada, kalau tidak berarti hanya nasionalisme sesaat..

  19. termasuk perilaku ical yg ngundang timnas buat pesta, ngundang emosi….beban timnas lbh berat. beban yg diciptakan media dan pemerintah

  20. nasionalisme di negeri ini sempat tercabik-cabik akibat memikirkan kondisi bangsa dan negara yang amburadul. dan ternyata hal itu bisa dipulihkan melalui sepak bola. sungguh luar biasa.

  21. ayo bangkitkan rasa nasionalisme pada bangsa dan negara..

  22. Seringnya orang asing lebih Indonesia dari orang Indonesia sendiri

  23. 38 wandypopok

    Suka gerem kalo ada yang meragukan nasionalisme Gonzales rasanya😦

  24. kalau melihat dari fenomena yang dipaparkan di atas, saya kira Indonesia sekarang sedang kekurangan tokoh dari negeri sendiri yang mampu membangkitkan nasionalisme. makanya sebagai pelampiasan anak bangsa menjadikan sosok2 impor sebagai idola; irfan bachdim, gonzales, barrack obama, dan para pemain2 bola lain yang diharapkan bersedia dinaturalisasi.😦

    mudah-mudahan ini gak cuma sekedar spontaneus nationalism. lepas dari piala AFF ini hendaknya kita masih bangga berbangsa dan bertanah air Indonesia.😀

  25. Ada tidak ada gonzales dan irfah, kalau Indonesia bertanding pasti saya dukung. Dan kebetulan kali ini dua figur diatas menjadi Indonesia lebih “fight” dalam permainannya sehingga banyak sorotan ke tim nas. Semoga ini bukan euforia ataupun kecintaan sesaat.

  26. Yang penting Timnas Indonesia menang..😀

  27. Indonesia pasti menang…

  28. @bu edratna : betul sekali bu, permainan dimanapun bisa dimainkan, asal ngak mengganggu yg lain🙂 semoga memberikan angin sejuk bagi olahraga dan rasa nasionalisme di negara ini🙂

    @emfajar :
    iyah benar sekali, tulisan ini sebenarnya juga mengkhawatirkan hal tersebut, semoga bukan nasionalisme sesaat, tapi dengan adanya event ini gairah kita utk berbangga sebagai bangsa Indonesia terlecuti🙂

    @The Gombal’s : Iyah benar, perilaku bangsa kita yang terlalu memberikan beban kepada pemain sering terjadi, tapi itu mungkin ujian buat mereka, seberapa tahan mereka terhadap serangan media dan mental. Seperti artis saja yang selalu menjadi bahan berita infotaiment.

    @Sawali Tuhusetya : setidaknya menjadi angin segar untuk saat ini pak, semoga ini menjadi semangat tak berhenti. tapi gitu deh, manusia2 Indonesia sering labil😀

    @farus : ayok….

    @andinoeg : setidaknya menjadi pelajaran buat kita, kita harus lebih mengindonesia🙂

    @wandypopok : Gonzales terlepas dari naturalisasinya patut dicintai, karena dia adalah salah satu orang yang membangkitkan semangat keIndonesiaan😉

    @morishige : iyah tepat sekali mas morishige yang anda maksud sulit mencari orang2 yg bisa membakar semangat nasionalisme bangsa ini, semoga bukan aksi spontan tapi berkelanjutan.

    @ciput : Iya apapun itu, olahraga manapun, lomba apapun kita tentunya harus dukung. Mereka jadi bintang, yang lain juga menjadi bintang. Semoga bintang2 itu menyinari bangsa Indonesia.

    @gajah_pesing :
    hidup Indonesia🙂

  29. nasionalismen semakin memuncak di final nanti…
    hidup INA

  30. kalah nich di leg pertama. sedihhhh. hikzzz

  31. Blog yang sangat keren..!

  32. syukurlah indonesia lolos di babak selanjutnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: