Berbicara tentang Listrik Indonesia

30Sep09

Sudah lama ingin menulis lagi tentang kondisi kelistrikan dan tetek bengeknya, sudah gatal tangan ini untuk menuliskan apa yang ada di kepala dan diejawantahkan dalam sebuah tulisan, walaupun tulisan itu belum memiliki data yang valid dan lebih banyak berupa asumsi sekedarnya, namun hal ini dapat menjadi ide dan inspirasi bagi petinggi negeri ini atau yang memiliki keterkaitan dengan kebijakan tentang ketenagalistrikan.

Semakin bernafsu saja ketika mengetahui dan mengalami sendiri realita pemadaman listrik di beberapa tempat yang saya singgahi, dan juga teman saya alami. Sulawesi Tengah di daerah Tinombo sekitar 7 jam dari kota Palu kadang tidak mengetahui kapan akan terjadi pemadaman siap sedia aja akan kegelapan.

Di Makassar, ibukota Provinsi Sulawesi Selatan sendiri yang katanya salah satu kota terbesar di kawasan timur Indonesia ini, ternyata sudah ada regulasi terjadi pemadaman bergilir sehari 2 jam, dan waktunya ditentukan. Belum lagi pembangunan Trans Studio berserta isinya yang gosipnya membutuhkan listrik 3 MW sendiri, dan info yang saya dapat ternyata juga pasokan listrik di siang hari masih dipasok dari PLN, kalau malam sudah menggunakan generator sendiri. Bisa dibayangkan jika malam juga dipasok, sebagian besar kota Makassar akan gelap gulita.

Belum lagi Palopo juga mengalami hal yang sama, tidak terdeteksi kapan persisnya akan terjadi pemadaman. Belum lagi kampungku Wotu, sudah dialiri listrik, namun siap-siap akan terjadi pemadaman beberapa kali dalam sehari, termasuk di malam hari. Bahkan tanteku lebih memilih makan malam di sore hari ketimbang untuk dilaksanakan di malam hari, karena takut terjadi pemadaman.

Di malam lebaranpun, dimana takbir berkumandang, masih sempatnya pemadaman listrik terjadi, di saat orang sedang berbahagia menyambut Idul Fitri, sedang menyiapkan hidangan lebaran buat besok, memasak harus disertai dengan lilin atau palita sekedarnya untuk melanjutkan aktivitas kebahagiaan tersebut walaupun mengalami kejadian “mati lampu”.

Terakhir kasus kebakaran GIS di Gas Insulated Switchgear (GIS) PLN Cawang, terjadi pemadaman di beberapa tempat karena suplai listriknya tergantung dari gardu listrik tersebut, yang katanya 200.000 warga Jakarta bergantung padanya. Awalnya saya mengira hal ini gampang teratasi dengan manuver jaringan listrik di daerah terjadi gangguan termasuk di gardu induk tersebut, tapi ternyata komplek juga permasalahan (detailnya saya belum mengetahui seperti apa).  Sehingga dengan manuver jaringan saya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik ketika terjadi gangguan listrik.

Padahal kalau mau digadang-gadang sistem di Jawa-Madura-Bali sudah terinterkoneksi sehingga ketika terjadi gangguan di salah satu pembangkit akan di suplai dari pembangkit lainnya. Tapi untuk permasalahan penyaluran dan distribusi ternyata belum maksimal dalam hal interkoneksinya.

Berlanjut di tulisan selanjutnya

Iklan


19 Responses to “Berbicara tentang Listrik Indonesia”

  1. tiba2 terhenti menulis, baru pendahuluan nih ;D

  2. 2 wahyucahyohidayatshinichi96

    Bagaimana Indonesia mau maju kalau PLN aja begini terus 👿 . Walaupun di Lampung jarang mati lampu, tapi mati lampu tiga jam aja udah ngeselin 😦

  3. @arul : ini skripsi ya ?? hahahahaha

  4. @wahyu : PLN? hehehe yah semua stakeholder bangsa ini yg perlu diingatkan termasuk masyarakatnya, termasuk PLN juga sih utk peningkatan kualitas ketenagalistrikan, ntar sy coba bahas di tulisan selanjutnya… 🙂
    @fenty : bukan koq, sekedar menuliskan gejolak dalam kepala yang berbasis keilmuan yg saya dalami 😀

  5. H-1 lebaran di kampung saya juga mati lampu mas,.semua memang saatnya berbenah SDM, system pembangkitan dan distribusi, klo infrastrukturnya gmn mas? sudah mengakomodir kebutuhan listrik keseluruhan kah?
    Kesadaran masyarakat tentang pentingnya hemat listrik dan bertindak bijaksana dgn tidak melakukan pencurian listrik pun sangat mempengaruhi,..
    semoga semua bisa berubah ke arah yang lebih baik,.

  6. Huahahaha…. saya masih di Jakarta nih, baru beberapa jam lalu dapet giliran pemadaman listrik. Jakarta gitu loh…. masih ada pemadaman listrik! 😦

  7. gak ngerti deh sama pembagian listrik dll. tapi alhamdulillah saya gak kebagian pemadaman listrik ini. 😕

  8. hasil begadang di puskom kmarin maz???

  9. Moga ada petugas PLN yang membaca postingan ini dan mau meningkatkan pelayanan listriknya.

  10. iya nech. di tempat saya dulu juga sering di adakan pemadaman bergilir sampai sekarang. tapi alhamdulillah, sekarang nggak sesering dulu..

  11. @juventya : yah sebenarnya semua harus diperbaiki, insfrastruktur juga, utk peningkatan kualitas pelayanan 😀
    @Yari NK : berarti di tempat bapak, sudah bagus sistemnya pak 😀
    @cK : alhamdulillah 🙂
    @luxsman : lho ini tulisannya dari kemaren2, bukan yg di puskom itu ;P
    @Edi PSW : amin semoga didengarkan 🙂
    @tips SEO : alhamdulillah, sebenarnya ada perbaikan tapi tetap di beberapa daerah masih juga mengalami pemadaman bergilir 😉

  12. Malas banget,,6 jam sehari mati lampu…

  13. barusan mati lampu lagi, sekarang lampu sudah nyala tapi sudah mengantuk, pengerjaan skripsi ditunda besok saja. *mengeluh mode on*

  14. Daerah Luar jawa sering bener kena PLNDam 😦

  15. hmm.. gimaana cara ngeliatnya ya ?
    meskipun saya sendiri kesal kalo padam, tapi saya maklumi kok. lha wong namanya indonesia :))

  16. Oh gitu ya bro..? Kirain yang dapat pemadaman bergilir cuma di region jabodetabek aja.., nggak taunya sampai ke indonesi bagian timur segala. Benar-benar parah tuch PLN….

  17. I am very lucky to find your web site. This is very interesting. God bless you

  18. parah deh soal listrik, telpon…semua jaringan suka mati / rusak

  19. disinh ada lowongan kerja ga buat sayha sayah sedang mencari kerja listrik nih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: