Khutbah Idul Adha dan Statistika

08Des08

Khutbah Idul Adha yang saya ikut kali ini di Masjid Manarul Ilmi ITS untuk ke sekian kalinya, saya suka mendengarkan khutbah di ITS karena bisanya yang mengisi adalah dosen-dosen dan kadang menghubungkan antara agama dan segi ilmiahnya.

Kali ini yang membawakan adalah dosen ITS dari jurusan statistika (update DR. Muhammad Mashuri, MT), jadi dalam khotbahnya banyak hal statistik yang dikaitkan dengan agama Islam tentunya terkait ketaatan kita kepada sang Khalik. Saya coba mengambil beberapa point penting di dalamnya.

Khatib mengatakan bahwa dalam alquran terdapat beberapa ayat yang menyatakan syarat perlu untuk mencapai derajat taqwa. Syarat perlu adalah suatu terminologi untuk menyatakan suatu premis tatkala konklusinya sudah ditentukan. dan Konklusinya adalah taqwa.

Dijelaskan juga bahwa beberapa ayat tersebut (QS 1:21,63 179, 183 6:51,153) bisa dilihat bahwa : menyembah Allah, memegang teguh ajaran Allah, menyakini syariat Allah, berpuasa, berdakwah, mengikuti jalan lurus, semuanya baru merupakan syarat perlu atau metodologi untuk mencapai standar kualitas taqwa.

Khatib juga menyatakan bahwa walaupun sudah melaksanakan metodologi yang telah ditetapkan oleh Allah atau memenuhi syarat perlu tersebut, blum bisa masuk dalam derajat muttaqien. Masih perlu syarat cukup, syarat cukup itu adalah rahasia Allah, Beliaulah yang menentukannya.

Dalam bahasa statistika yang didalami oleh khatib, bahwa segala upaya dengan melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi laranganNya, pada dasarnya hanyalah upaya untuk meningkatkan probabilitas mencapai derajat muttaqien, sedang yang memastikan adalah Allah SWT. Seseorang yang telah melaksanakan ibadah dengan baik dan benar, tentu memiliki probabilitas yang lebih tinggi untuk mencapai derajat muttaqien daripada mereka yang sering melanggar perintah Allah.

Apabila kejadian atau perbuatan taat tersebut kita asumsikan merupakan equally likely event (kejadian yang memiliki probabilitas yang sama) untuk terjadi selama kurun waktu kehidupan kita, maka apabila kita menunda-nunda taat, menunda-nunda taubat itu artinya probabilitas kita mencapai derajat muttaqien akan menurun, seiring pendeknya sisa umur kita.

Dengan demikian , apabila kita segera bertaubat (QS 3:135 dan QS 24:31) dengna sesungguh-sungguhnya dan dilanjutkan taat kepada Allah, maka probabilitas mencapai derajat Muttaqien, bisa dikatakan mendekati 100%.

Pertanyaannya, sudah berapa probabilitas anda mendapatkan derajat muttaqien?

Masih ingat khutbah Prof. Muhammad Nuh, DEA di Masjid Istiqlal pagi tadi ngak? Bahwa Nabi Ismail jaman sekarang itu adalah harta, kekayaan, keluarga, dan barang yang kita cintai. Apakah kita mau berkorban demi sesuatu yang kita cintai itu sekarang demi Allah?

kambing

kambing selalu menjadi qurban di idul adha, kalo anda?


Iklan


67 Responses to “Khutbah Idul Adha dan Statistika”

  1. nama saya Muqtafin bukan Muttaqien ๐Ÿ˜›

  2. ini sebagai bukti bahwa saya ikut shalat Id di manarul Ilmi ITS walaupun semalaman ngak tidur, hehehe
    soalnya @mantan kyai (blog.ardyansah.com) nuduh saya di plurk ngak datang shalat karena menggunakan voucher.. huhuhu dasar saython

  3. 3 Novianto Puji Raharjo

    Kalo’ Saya menjadi pemakan daging qurban tiap taon

  4. ngomong2 soal kurban sy agak parno dengan daging sapi

  5. hehe itu komen pertamax protes aja ๐Ÿ˜†

  6. vocher rul

  7. Wedew..
    Aku pake p0cer..
    Emg stiap idul adha ada kambing seh..
    Mangkanya ada km.. Hehehe.. Tggl nambah jengg0t aj seh rull..wakakaka.. (dance)

  8. WOI… koq ngak ada yg bahasa isi postinganku…. huuu… ๐Ÿ˜›

  9. Salam …

    kalau kita berniat qurban …..yang penting Niatnya bukan karena di puji orla

    karena sebagian harta kita ada sebagian untuk orla yang tidak mampu ya to …?

  10. wew…
    ya udah,, aku “bahasa” isi postingannya mas aRul…

    *aku ndak suka makan daging kambing, huhehehe*

    *kabuuur dah*

  11. senangnya senpai bisa denger ceramah disana, itu dimana ya senpai?????

  12. yg pertamax,,sante aja,,nma nya cuma salah dikit koq,,,

    peace

    qurban ini,,manfaatnya bnyak bwat smua orang yah,,

  13. kambing selalu menjadi qurban di idul adha, kalo anda?
    =kalo sayah jadi pemakan daging kurban hohoho=

  14. Kalo aku mas Berkorban untuk selalu disiplin…. Coz untuk disiplin sulit banget… banyak hal yang harus di korbannin untuk mencapai kedisiplinan… Bukan begitu….. yang paling utama adalah bertahan untuk tidak males2an….. he..he…

  15. kalo saya sih setiap idul adha, yang paliiiing rajin..

    rajin makan :p

  16. Tadi kok mbisiki aku mo minjem voucher?
    *siyul siyul*

  17. Waduh, perlu perenungan mendalam dulu untuk memastikan jawabannya sesuai dengan kondisi nih,.
    Khawatirnya sekedar emosi sesaat belaka,. ๐Ÿ™‚

  18. waduh, Aq lg mikir untuk lebih konsisten melaksanakan perintahNya dan menjauhi lanranganNya, apa bisa ya tetap konsisten…?

  19. wah avatarq mucul pa ga ya ๐Ÿ˜›

  20. Eh … cuma mau sharing … tadi aku sholat di Lapangan Brawijaya, suara pengkhutbahnya gak kedengeran di tempatku … nggremeng … hehehehe, tapi aku gak pulang sebelum selesai … itu hukumnya apa ya ??? :p

  21. Memang senang mendengar khutbah yang bermanfaat…dan inilah yang membedakan apakah kita salat di perumahan yang umum atau di kompleks tertentu.
    Sholat di universitas, para pengkhutbah nya sudah terseleksi.
    Hari ini di tempat tinggalku khutbahnya kurang mantap…..

  22. Chibogacrew Mengucapkan

    “Selamat Hari Raya Idul Adha 1429 H “

  23. udah berapa taun nee akuh gag pernah ikut shalat ied???? *eeeeemmmmm mikir sog serius mode on* gaginget nee ๐Ÿ˜›

    bdw met hari raya kurban, hari ini akuh korban waktu, tenaga, dan pikiran untuk cintaku ma Yang Kuasa loh den mazz aRuL

  24. Biarlah Alloh SWT yang menilai ibadah kita. tidak perlulah kita lekas2 mengecek kadar pahala ibaranya mengecek pulsa ponsel.. keikhlasan dan keridhoan kita menjalankan ibadah adalah kunci sukses masuk syurga ๐Ÿ˜€

  25. Kalau dosen matematika yang ceramah gmn y??

  26. TRUS,,,KALO YANG CERAMAH DOSEN KIMIA? WAH PASTI SERU YA….

  27. walaah, berati sampeyan ini mendengarkan kuthbah sambil nyatet-nyatet.. hohoho…

    kuwi dosenku bos…

  28. mau Mas….
    ya di ikhlaskan aja semuanya demi ALLAH SWT…
    buat menyatakan rasa syukur kehadirat ALLAH..
    aku juga liat lho Mas…

  29. 29 Novianto Puji Raharjo

    Wah apa itu ya kambing yang dagingnya semalem tak buat sate ??

  30. yup..ISLAM itu tidak ada dikotomi dgn ilmu pengetahuan. Ia akan selalu cocok. Maka rahasia jayanya umat Islam dahulu adlh karena mereka mengamalkan Islam dan ilmupengetahuan, lihatlah seperti Ibnu Sina dia seorang penghafal QUR’AN dan ulama namun dia juga seorang DOKTER. Maka orang2 seperti Ibnu SINA inilah yg dibutuhkan Islam hari ini.
    Dia Arsitek tapi dia ulama dan paham dgn islam.
    Dia Ekonom tapi dia ulama dan paham dgn islam.
    Dia Politikus tapi dia ulama dan paham dgn islam.
    Dia Ilmuan tapi dia ulama dan paham dgn islam.
    Dia Blogger tapi dia ulama dan paham dgn islam……..hehe

  31. saya berkorban perasaan rul ๐Ÿ˜ฆ

  32. Yap yap… Seandainya semua hal atau semua bidang dihubungkan dengan Quran, pasti ndak akan ada kontradiksi didalamnya (kecuali klo emang ilmu manusia itu sendiri yg salah).

    Masalah derajat yah?? Hmm… Cuma bisa berusaha semaksimal mungkin mendekat pada-Nya… :mrgreen:

  33. ko sayah mendengar jurusan statistika d sebut2 y..
    hohoho..

  34. ya Allah..
    khotbah dikaitin ama statistik (doh)
    puyeng dah @_@

  35. hmm, cuma mencari jatah komentator 11.111 hahaha.. iseng banget yak…

  36. aku komentator yang ke berapa mas?

    hahahhaha.. g nyambung!

  37. 37 Ardianto

    Probabilitas komentar ini dibaca Mas Arul 1…
    Bener nggak?

  38. Sori, keliru ID

    kwkwkkww

  39. kadang berkorban demi sesuatu yg kita cintai dan dilakukan demi Allah tidak sesuai dengan apa yg di inginkan orang2 terdekat … hehe

  40. jadi saya komentar di sini hanya ingin direview blogku hahahaha

  41. km dkasi tau sapa rul kotbahnya ada probabilitasnya ? kekekeke *kabur*

  42. liatya khutbah Prof. Nuh yangmantan rektor ITS di Trans TV.. hehehehe… ini kment ke 4.. dapet ga yaa… fyuu..

  43. 43 ecchan

    kmaren papa sih korbannya sapi.. kolektif seyh ๐Ÿ˜›

  44. 44 ecchan

    halah… komennya kok gak nambah ya??

  45. Ini nambah satu ๐Ÿ™‚

  46. Wah… sampeyan nyatet khutbahnya ya mas ? ๐Ÿ˜€

    Saya juga di ITS lo mas. Tapi kenapa ya pasti khutbah hari raya pasti membaca.. kadang malah males ngikuti kalo tau khotibnya membaca.

  47. keinget kuliah probstat donk dengerin khutbahnya ๐Ÿ™‚

  48. probabilitas manusia yang masuk surga adalah 6sigma terbalik ๐Ÿ˜‰

  49. Saya agak alergi sama daging kambing he..he.. ๐Ÿ™‚

  50. waktu shalat ied bawa laptop nih yaa?
    kok semua dicatet? ๐Ÿ˜›

    eniwey, makasi sudah posting khutbah iednya di sini.
    tahun depan saya promosikan Arul yang bawain khutbah deh.. ๐Ÿ˜€

  51. wew… gw kemaren ketiduran… bablas deh gak ikutan sholat ied… hahaha

  52. Waah arul pendengar khotbah setia. Buktinya tak satu pun melenceng apa yang telah di katakannya di tulis dengan benar dan pas gaya bahasanya.

    Tapi aku gag ngerti apa hubunganya dengan statistika?

    (bingung)

  53. 53 kumiz

    wah,,,wah,,, ky’nya khotbah d masjid ITS asyik2 tuh… Khotbah gaya baru, pake probabilitas segala… ๐Ÿ˜€

  54. yak memang jaman sekarang sangat sulit untuk berkurban walaupun sudah mampu…

  55. spechless *merenung aja deh, apa yang selama ini udah dikorbanin*

  56. 56 meylya

    wah kalo kebanyakan makan daging kambing bisa sakit gigi nie ๐Ÿ˜†

  57. wahhhh ternyata srul orangnya alim tohh…..

    ^_^

  58. kurban dan kurban…..
    memang utk berkurban membuthkan mental yg luaaaaaaaar biasa

  59. wah, mantab juga kalau khotibnya selalu meng-upgarde diri. selalu mengaitkan keajaiban2 ciptaan Allah melalui pendekatan keilmuan. meski telat, izinkan saya mengucapkan selamat idul adha, mas arul, semoga kita bisa meneladai semangat pengurbanan Nabiyullah Ibrahim dan Ismail AS.

  60. # 1 Epat : yo ollo kegeeran nih siluman tebet satu ni… ๐Ÿ˜›
    # 2 aRuL : sip saya mendukungmu RuL
    # 3 Novianto Puji Raharjo : sama dong ๐Ÿ˜€ kadang2, kalo dapat jatah ๐Ÿ˜€
    # 4 ryan : kenapa?
    # 5 edy : hahahaha biasa sedikit nyerempet eh gitu deh ๐Ÿ˜€
    # 6 Anang : dasar nabi bejat lu ๐Ÿ˜›
    # 7 kacrut : kurang ajar bedakan dong jenggot kambing ama jenggot ane, ente bahlul *cincang kacrut pake tali kolor’e jupe*
    # 8 aRuL : iyo koq ngak ada yg serius sih!!!
    # 9 doelsoehono : iyah benar banget mas, ini postingan cukup mengingatkan saja
    # 10 Ongki : membingungkan maksudnya? ๐Ÿ˜€
    # 11 ari : terima kasih ari, di kampus sy, sudah saya jelaskan di postingan saya bukan?
    # 12 kahfinyster : huhahaha, mas epat dipikir, hahaha
    iyap, semoga bermanfaat
    # 13 aR_eRos : sama dong *toss*
    # 14 Frenavit Putra : prinsip hidup yang luar biasa mantapnya
    # 15 Angga ๐Ÿ™‚ : badanmu ngak gemuk tuh.. heheh sesekali jadi qurban gitu lho
    # 16 gajah_pesing : yeee……. anang kaleee… :p
    # 17 dwinanto : hehehe, ndak butuh jawaban koq, cuman introspeksi diri aja.
    # 18 udin : insyaAllah
    # 19 udin : muncul
    # 20 Fenty : makanya ambil aja buku khutbahnya, ntar dibaca pas di rumah ๐Ÿ˜€
    # 21 edratna : iyah bu senang banget apalagi ada beberapa penceramah favorit hehehe. kalo bu enny pasti mantap dah
    # 22 chibogacrew : sama2 yakz
    # 23 dindacute : hehehe, ngak sempat yakz? hmm
    iyapz sama2 semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚
    # 24 Luigi Pralangga : iya mas, sekedar inspeksi diri sebagai bahan evaluasi diri untuk peningkatan kualitas iman
    # 25 justbryan : hmm mungkin menarik
    # 26 donapiscesika : bisa jadi ๐Ÿ˜€
    # 27 ndop : ngak juga, dihapalin dikit2, trus buka buku pidatonya ayat2nya diingat.. ๐Ÿ˜€
    # 28 Nafi’ Abdul Hakim : lillahi taala yakz
    # 29 Novianto Puji Raharjo : hahahaha itu sudah diqurbankan 2 taon lalu mas ๐Ÿ˜›
    # 30 Alexhappy : iyah benar banget mas, ngak ad dikotomi malah saling mendukung
    iyah begitulah adanya, setiap langkah kita dimanapun islam adalah jiwa kita.
    # 31 inidanoe : mellow yakz hmm
    # 32 adit-nya niez : iyah benar banget dit, kadang kita kurang mengetahui kesalahan kita dimana
    semoga jadi introspeksi diri.
    # 33 ..DuduuuT : heeh.. jurusanmu tah?
    # 34 tu2t : weleh2…
    # 35 yoe : iseng hehehe
    # 36 Samh : hmm… di tulisan ini ke 36
    # 37 Ardianto : oh so pasti, saya baca ๐Ÿ˜€
    # 38 SandiasA : yoi..
    # 39 aRai : nah namanya itu pengorbanan ๐Ÿ˜€
    # 40 rara : hahaha sayang kesempatan yg lain yakz
    # 41 mantan kyai : kurang ajar…. hahahaha, wong sy dengar walau dengan suasana blum tidur blas ๐Ÿ˜›
    # 42 yoe : he eh ๐Ÿ˜€
    # 43 ecchan : iyap, alhamdulillah
    # 44 ecchan : nambah koq
    # 45 Heryan Tony : apanya nambah?
    # 46 Gyl : ngak nyatet koq, diingat, trus dicari deh buku khutbahnya :mrgreen:
    he eh, males dengarnya gara2 dikaitkan dengan statistik jadi sempat terbangun hahaha.
    ID idulfitri bagus lho, pak abdullah shahab, dia ngak baca mengalir dan enak dengarnya
    # 47 emfajar : iyah hahahaha
    # 48 det : wekz anak TI ngomong rek ๐Ÿ˜›
    # 49 arifudin : kenapa?
    # 50 Mus_ : hahaha, ngaklah itu sebagian kecil koq.. kebetulan ingat beberapa point, dan liat buku khutbahnya hehehe
    hahahaha, wah blum sampe maqom saya menjadi penceramah
    # 51 ichanx : katanya para say thon menggunakan voucher hahaha
    # 52 arqu3fiq : hahaha, gaya bahasanya kebetulan liat buku juga sih ๐Ÿ˜›
    # 53 kumiz : bukan gaya baru sih fit, biasa nyambung2in dengan hal ilmiah kalimatnya
    # 54 Aping : iyapz.. berqurban perasaan mau?
    # 55 puan malaya : iyapz silahken
    # 56 meylya :koq bisa, daging ayam juga ;P
    # 57 Indah Sitepu : weleh2… hmm ngak juga kadang bejat ๐Ÿ˜›
    # 58 afwan auliyar : iyah benar banget ๐Ÿ™‚
    # 59 Sawali Tuhusetya : iyah sama2 pak sawali, terima kasih juga….

  61. WAh mbeknya lucu….!!! he…he….

  62. lebih seru yang ceramah dosen biologi…
    kalo dosen ppkn pasti membosankan….
    apalagi bahasa inggris jelas membingungkan… (karena aku gak paham) ๐Ÿ™‚

  63. Jadi bangga sebagai calon statistikawati..
    memang, segala sesuatu dalam hidup ini punya probabilitas, yang perlu dilakukan adalah berusaha memperbesar probabilitas kebaikan dan keimanan kita disana.

  64. Tunggu khutbah saya!

  65. Ini masih dalam probabilitas takwa… padahal mereka yg bertaqwa belum tentu punya probabilitas yang tinggi untuk masuk ke Surga. Semua hanya berkat rahmat-Nya Allah.

  66. klo di tempat saya pasti tema khutbahnya gak jauh beda tiap taun

  67. ASS SAYA MENGUCAPKAN SYUKRAN ATAS KEBAIKAN SAUDARA ATAS IZIN UTK MENDAPAT PENJELASAN INI. WASS.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: