Tour de Sulawesi (4) : Keindahan alam Tinombo

Hawa Tinombo subuh itu (24/10) terasa lain, jauh dari penatnya Surabaya atau panasnya Makassar, betul-betul udara meresap terhirup menyegarkan tubuh. Saya memutuskan untuk tidak tidur walau semalamnya terasa capek hampir sehari semalam perjalanan menuju tempat ini.

Tinombo merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. Jarak Tinombo dari Parigi, ibukota Kab. Parigi Moutong, kurang lebih 200 km, atau berjarak kurang lebih 7 jam perjalanan darat dari Palu, ibukota Provinsi Sulawesi Tengah.


Sayang perjalanan kami menuju ke daerah itu berlangsung malam hari dari Poso, cuman bisa merasakan sebelah kiri itu banyak tumbuh mangrove serta udara laut yang tersembur hangat ke tubuh.
Kata bapak dan Om saya yang sudah pernah ke sana waktu lamarannya saudara saya itu, sungguh indah dan menyenangkan karena melewati pesisir pantai yang luar biasa indahnya dan di sebelahnya perbukitan yang hijau memukau.

Saat meninggalkan Tinombo, alhamdulillah perjalanannya pagi hari, so bisa merasakan nikmatnya pemandangan indah itu, serta tak lupa pula saya mengabadikan setiap capture kehidupan. Kita juga melewati monumen khatulistiwa, karena berada pada derajat lintang O.
Pantai-pantainya indah dengan pasir putih sepanjang perjalanan dan ada juga jenis pasir yang agak keemasan terlihat indah menghampar. Sungguh liukan garis pantai yang indah dilalui sobat.
Tinombo berada di daerah pesisir dan pegunungan, perpaduan yang luar biasa untuk sebuah daerah. Melihat ke arah barat pegunungan hijau menjulang, susunan pohon terlihat teratur menjejali bumi dan daunnya hijau merentas alam. Sedang di sebelah timur matahari terbit dari lautan luas terhampar, bersaing mengalahkan birunya langit.

pagi-di-laut-tinombo

pegunungan
Subhanallah!!! Berkali-kali dalam hati ini mengucapkan kalimat kebesaran Allah itu ketika melihat keindahan yang terpancar di sekeliling saya.


Seperti halnya daerah yang memiliki pantai, Tinombo juga memiliki pelabuhan tempat bersandar kapal-kapal nelayan yang mencari ikan di laut. Sudah dipastikan bahwa mencari ikan di laut juga salah satu mata pencaharian daerah ini.

laut-tinombo

Di sekitar pelabuhan itu para penjual ikan menggelarkan dagangan, dan sekelompok masyarakat juga menggelar dagangan kebutuhan sehari-hari. Perlu diketahui bahwa hari pasar di Tinombo cuman 2 hari hari minggu dan hari kamis aja.

Pagi menjelang siang, beberapa orang terlihat menjemur biji kakao (cikal bakal coklat) di tanah lapangan sekitar pelabuhan, penghasilan penduduknya berarti di bidang perkebunan juga, yah itu semua karena didukung oleh kawasan pegunungan yang subur.

Jika dibandingkan dengan kecamatan-kecamantan di Sulsel, penduduknya lumayan lebih kecil. Kebutuhan masyarakat biasanya dipenuhi oleh toko-toko yang berada di sekitarnya, kalau tidak ada berarti harus ke ibukota Kabupaten, Parigi, atau malah harus ke Kota Palu. Seperti halnya bank, yang ada terlihat cuman Bank BRI.

Rumah Raja Moutong juga ada di Tinombo ini, sayang cuman melihat sesaat tidak sempat mengabadikan istananya tersebut.

aktivitas

Kalau untuk masalah sinyal HP, Pro XL, Indosat dan Telkomsel sudah ada di Tinombo ini, terlihat 3 tower dan tower telkom sendiri berdiri megah. Bahkan untuk berinternet ria pun bisa menggunakan GPRS, namun sayang waktu itu Telkomsel-Flash lagi bermasalah padahal biasanya saudara saya lancar menggunakannya, eh sempat juga mengaktifkan YM waktu itu dengan status Online from Tinombo :D.

Untuk kawasan pantainya beberapa sudah ditata untuk digunakan sebagai tempat wisata walau belum maksimal. Di sekitar pantainya beberapa penduduk menjual makanan ringan seperti pisang goreng, ubi goreng dengan sambalnya yang luar biasa enaknya menemani kita menikmati laut, merasakan riak-riak kecil ombak, dan atau menikmati matahari pagi yang baru keluar dari peraduannya.

pantai

Kuala (istilah mereka untuk sungai) juga membelah daerah ini terbentang kokoh jembatan besar. Sungai yang bermuara langsung ke laut, biasa digunakan aktivitas sehari-hari masyarakat. Mulai dari aktivitas mandi, mencuci pakaian, sampai mencuci mobil. Sempat ingin menikmati kesejukan air mengalir dengan bebatuan sungai dengan mandi di sana, tapi sayang kurang dalam dan airnya juga masih terlihat kurang jernih, maklum lagi musim hujan, akhirnya saya batalkan mandinya.

Untuk masalah makanan, belum sempat merasakan makanan khas di sana, cuman meraskan binte dan pisang gorengnya itu. Untuk binte saya akan bahas di posting lainnya.
Satu yang paling yang saya senangi di daerah seperti Tinombo ini adalah kekeluargaannya. Mengapa saya mengatakan demikian? Saudara saya itu ketika saya menemani berkeliling daerah ini mencari keperluan persiapan nikah dan sebagainya, orang-orang dengan ramah dan senyuman mengenal dan mennyapa dia. Sungguh saya sangat ingin hidup di daerah yang keakraban satu sama lain itu tetap ada dan terjaga.

pelangi

Dua hari di Tinombo serasa masih kurang. Masih ingin rasanya menghabiskan waktu berlama-lama di sana, maklum untuk meresapi sensasi keramahan warga dan kemolekan alamnya.
Gimana dengan anda, tertarikkah anda ke sana?

Diterbitkan oleh aRuL

blogger, netizen, engineer wanna be, sometimes as a trainer, and maybe a consultant for anything

69 tanggapan untuk “Tour de Sulawesi (4) : Keindahan alam Tinombo

    1. oww,,tinombo is the best,walaupun desa,tapi msih ada kota2X pa lgi klw soal kekeluargaanx so pasti msih trcipta kekeluargaan,antar sesamax maupun pendatang….

  1. aku paling suka foto ini:

    dibanding foto2 lainnya, itu yg paling vivid. nice shot!

    eh sama foto terakhir itu juga apik, bisa punya cerita, walaupun komposisi awannya sedang nggak seberapa cakep. mestinya dipoles dikit pake photoshop bisa jadi ciamik 😉

    btw foto2mu bagus rul, sudah member di forografer.net pa belom? cobalah upload foto kesana, disana kamu bisa dapet banyak masukan dari fotografer2 lain 😉

  2. hmm..
    subhanallah…
    beautifull..
    keren..
    natural..
    bagus bener rul pemandangan disana..masih alami..
    jepretanmu juga lumayan..
    itu pake “si item kodak” ta?
    kereeenn

  3. Perhaps I have one short line to agree with you posting that:

    “I’ve been traveling to most part of the world just enough to learn that our country is one the most beautiful place on earth”

    Keep writing about places at home like this one, this will always serve as an anchor for all of us to come back home. Hugs from west Africa, Indeed.

  4. pantainya bagus,,,,, kangen ni ka pengen pulang ke makassar,,, biar bisa ke pantai losari,,, disurabaya mah mana ada pantai…hikzzz…jadi kangen….

    ka yang toraja ada gak ceritanya… ^_^

    1. belum tau yach bpak wakil bupati anak tinombo asli,drg yg pux 9 prusahaan asing dijakarta anak tinombo asli,,,brusan ada reuni akbar,banyak loh orang tinombo yg brhsil,ada bax yg jdi dokter,prof,klw yg jdi dosen tak bisa dihitung,,

  5. i love beachhhh!!!!! so muchhh deyhhhhh..pokoknya asal pantaiii jiiiiiii huuuuuuuu ngiriiiii kuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu

    sayang, jauh sekali bela…coba kaya dimaros ji hayoooo deyh hehehehehehehehehe

    enaknya liburanmuu

    btw, sorry baru bisa berkunjung lagii..kemaren agak lama nda OL..jadi banyak yg mesti dikunjungi dolo… secara juga sibuk orderan…

    blogspot kayaknya skg lagi sering error2… jadi ya gitu deyh..sabar mako klo nda bisa koment..:) tp untuk berpaling dari blogspot..dohh susah mi itu…. bisaji mgk klo semua ornamen kamarku juga bisa masuk 😀

  6. jaman muda dulu..(ceile..) saya sempat kuliah lapangan ke Makasar, selain berkunjug ke pabrik semen, sempat juga mengunjungi bberapa tempat wisata di sana….tapi yang bikin saya penasaran sampai saat ini adalah Toraja, semoga ada waktu ke sana…

  7. itulah Tinombo mas,,,,
    daerah nya bagus dan orang2 nya ramah,,,,
    wah kebetulan nih saya mau ucapin terima kasih banyak buat mas,,,
    karena udah mau promosiin kampung halaman saya,,,,
    rumah saya di rumah makan mas ateng,,,
    mungkin mas pernah makan disitu,,
    atau mungkin pernah liat, karena tempat nya ga’ jauh dari pelabuhan,,,
    di kompleks pertokoan situ sih,,,
    salam kenal buat mas,,
    bagi alamat nya di tinombo, kali aja bisa ketemu disana,,,
    sekali lagi terima kasih buanyaaaakkkkk…..

  8. mkasih untuk yang punya blog, coz udah mau nulis tentang Tinombo, emang sy ga tingal di timombo cman kmpung hlaman sy ga jauh dri timombo…

  9. Simply wish to say your article is as astonishing.
    The clearness in your post is just spectacular and i can assume you’re
    an expert on this subject. Well with your permission let
    me to grab your feed to keep updated with forthcoming post.
    Thanks a million and please keep up the enjoyable work.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: