Tour de Sulawesi (3) : Just a minute at Poso

02Nov08

Poso, kota yang sudah lama sebenarnya saya ingin kunjungi, terlalu banyak cerita indah yang sering saya dengar. Akhirnya saya berkesempatan menginjakkan kali di kota itu, sekedar singgah melewati dan menjemput keluarga menuju pernikahan saudara saya di Tinombo.

Poso merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tengah, yang beribukota Poso sendiri, yang terletak di pesisir Teluk Poso. Poso seperti halnya ibukota Kabupaten lainnya di daerah Sulawesi, seperti itu mungkin besarnya.

Menuju kota ini dari Wotu (Luwu Timur – Sulsel) membutuhkan waktu kurang lebih 7 jam. Melewati deretan pegunungan, jurang, jalan yang berkelak-kelok sampai yang tidak tahan jalan darat pasti mabuk muntah-muntah. Ada juga air terjun yang terlihat deras mengalir ketika melewati salah satu jembatan, sayang moment itu tidak sempat saya abadikan, cuman mengagumi aja.

Sungguh pemandangan yang luar biasa hijau dan menyegarkan. Kita bisa merasakan sensasi dingin di perbatasan Poso – Luwu Timur ini seperti merasakan dinginnya Malino atau Malang apalagi, waktu itu kondisi Indonesia (yang sempat saya rasakan itu Surabaya-Makassar-Palopo-Wotu, panasnya luar biasa akibat fenomena matahari lagi dekat dengan bumi dibagian Khatulistiwa).

Pemandangan miris juga melihat ada beberapa bagian hutan yang gundul, pohonnya sudah ditebang habis, padahal daerah tersebut juga merupakan daerah hutan tropis Indonesia yang menjadi jantung dunia.


Danau Poso sendiri berada di daerah pendolo-Tentena yang merupakan bagian dari Kabupaten Poso. Sayang juga sih, cuman hanya melintasi dan melihat dari jauh Danau Poso itu, katanya danaunya sungguh luas sekali, dan juga banyak aktivitas di sana.


Ketika sudah mendekati Kota Poso disuguhkan juga pemandangan pantai teluk Poso yang luas itu, disertai banyak pepohonan, eh banyak juga pohon kelapanya.

Poso yang juga pernah tersohor gara-gara kerusuhan akibat konflik horizontal yang pernah terjadi di daerah itu, alhamdulillah sekarang sudah reda dengan adanya perjanjian damai Malino I. Deg-degan juga rasa melintasi daerah dan kotanya, apalagi mendengarkan cerita teman yang pernah melintasi daerah Poso ketika akan menuju Manado dari Palopo, sampai harus melepas jilbabnya ketika melewati gerombolan orang yang memeriksanya.

Memang sih ada pesan bahwa harus bawa KTP karena biasanya ada pemeriksaan. Dan ternyata kawan-kawan ada sekitar hampir 10 pos baik itu dari pihak Polisi maupun DLLAJ, yah tentunya harus diberikan seberapa uang pas. Untungnya pemeriksaan KTP tidak terjadi. Saya sempat juga mengabadikan pos tersebut, sampai Om saya ngomong ”Wah ntar dikira intel, gara-gara sering foto pos, apalagi pake baju hitam”. Hahaha klop banget.


Menuju kota Poso dan dalam kota Poso sendiri, masih tersisa bangunan sisa kerusuhan tersebut, beberapa bangunan yang habis terbakar dibiarkan terbengkalai oleh penghuninya, ada juga sih beberapa masih terpakai. Ada beberapa bekas bangunan kayaknya dulu adalah rumah ibadah juga yang sempat ikut dilalap massa waktu itu. Ah Semoga kejadian masa lalu itu tidak terulang, kita basodara sudah.

Poso merupakan daerah yang juga multietnis, jadi beragam budaya yang ada di sana. Sayang sekali, saya cuman melintas di kota ini, padahal ingin sekali menggali lebih dalam kota ini dalam berbagai aspek.

Keindahan Poso juga terletak karena berada di sekitar pegunungan sedangkan di sisi lainnya adalah pesisir laut Teluk Poso. Teluk Poso sendiri banyak aktivitas tuh, dari aktivitas nelayan mencari ikan, sekedar hiburan, renang dan sebagainya.


Sayang cuman sesaat, semoga suatu hari saya bisa berada lama di sana, dan mengabadikan setiap moment dan tempat yang berkesan.

Anda pernah ke Poso? Gimana pengalaman anda?



23 Responses to “Tour de Sulawesi (3) : Just a minute at Poso”

  1. masih banyak tersimpan di draft posting perjalanan saya😀
    istirahat dulu😀

  2. Dohh.., jadi kangen kampung halaman saya juga nie..😦

  3. wew..
    poto2ne keren mas!
    Sampeyan jago saiki!

  4. yang paling, diperhatiin tuh langitnya., keren habis., met berlibur mas.

  5. wyui pic nya keren eeuuy, adem🙂

  6. Bagus pict nya Rul…..

  7. 7 diana

    kurang banyak oleh2nya rul..
    yang lain masih km simpen kan?
    paling suka yg ‘green’ tuh..kyknya seger bgt..

  8. Waduh berasa two side of coin …
    Di satu sisi indah banget, tapi di sisi lain tegang gara-gara mantan tempat konflik … fiuuhh … berharap suatu saat bisa kesana … tapi gak pake ada pemeriksaan2 itu …😉

  9. wah..bagus bgt ternyata yaks

  10. indah panoramanya … tpai masih merinding sama konflik sebelumnya itu

  11. waduuuuh.. pengeeeeeeen… seru ya Mas perjalanannya kemaren…

  12. Indonesia ternyata sangat indah sekali…
    jadi kepingin ke sana…! :mimpi mode On:😉

  13. hmmm, ternyata di balik konflik ada keindahan……

  14. INDONESIA…!!!
    You are so BeaUtiful..!!!🙂

  15. seperti dua sisi mata uang. Antara keindahan dan kehancuran.. hiks.. senang dan sedih…

  16. saya belum pernah ke poso. teluknya indah juga. hutan itu sayang banget digunduli…penebangan liar ya?

  17. 17 nhenkroem

    subhanallah ka,,, indahnya alam yang di ciptakan ALLAH untuk Qta nikmati….

  18. nda pernah pi sampe tourku ke POSO..jadi masih buta k tentang wilayah sana…tp dari foto2 yg ko ambil..lumayan indah..kayaknya memang suatu hari harus kesana naik2 perahu di teluk poso..,. asal bolehji disewa perahunya😀

  19. saya pernah ke poso akhir 2005 dlm rangka dinas..

    wah, bener bgt yg dibilang sampeyan, penjagaannya banyaaakk bgt,.. kalo gak bawa ktp atau id yg jelas, jgn harap bisa masuk ke poso.

    saya kesana pas saat ada perisitiwa pembunuhan remaja putri yg dipenggal kepalanya itu.

    lalu jg sempat ke tentena dlm rangka survey..

    makasih gambar2nya ya…

  20. 20 Yulcilan

    Wow, saya orang poso, thanks banget ya udah mengabadikan kota saya, masih banyak tempat2 wisata koq mas, air terjunnya belum ada tuh…

  21. 21 cening

    hai,, sy org poso,rmh sy dekat tugu itu.. poso sbnar indah sekali,, klo bisa semuanya d foto donk,,smpe dekat-dekat.. plus jg org-orgnya.. OK??

  22. 22 imanuel tauna

    so rindu m pulkam d poso no……

    tp kota tercinta…
    MAROSO

  23. 23 muhamad agus

    hidup,,, SINTUWU MAROSO..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: