Mahasiswa, dilihat sebelah mata!

15Jun08

Pertanyaan selalu menghinggapi tingkah polah mahasiswa. Ada masalah apa dengan mahasiswa Indonesia saat ini? Kenapa mahasiswa anarkis ketika berdemo? Kenapa selalu mahasiswa yang notabene sebagai kader penerus bangsa yang selalu disalahkan? Kenapa semua mempertanyakan? Prejudais akhirnya bermunculan. Dicari dan dicaci kali yah!

Mahasiswa hanya dilihat sebelah mata!

Mahasiswa adalah bagian penting bangsa ini dan semuanya tidak terlepas dari peran serta bangsa ini. Sekali lagi saya tekankan dalam pembangunan bangsa ini dibutuhkan 2 elemen yaitu generasi muda dan generasi tua, bukan berarti selalu menyalahkan salah satu generasi ketika tidak beres. Bukan menyalahkan mahasiswa ketika mereka salah dalam bertindak. Lah kalau mau dibalik di mana peran generasi tua untuk mengingatkan dan memberikan pengarahan kepada generasi muda itu? Hanya menonton doang dan mengkritisi tanpa memberikan teladannya?

Mahasiswa memiliki 2 kekuatan utama dalam berpartisipasi dalam pembangunan adalah idealisme dan semangat, idealisme karena mereka cakap mengetahui banyak hal, serta semangat karena mereka berjiwa muda.

Siapa bilang mahasiswa tukang demo, anarkis lagi?

Bukalah mata lebar-lebar di beberapa aksi hampir dominan yang dilaksanakan mahasiswa tidak anarkis, kalau anda melihat anarkis itu hanya sebagian kecil. Malah selain mahasiswa lebih riskan untuk anarkis sebenarnya. Aksi mahasiswa yang anarkis tentunya menjadi bahan empuk media sebagai ”Bad News is a God News”, yang akhirnya beberapa hari terakhir media sering dikritik terlalu berlebihan dalam memberitakan informasi yang belum tentu benar atau tidaknya.

Mahasiswa berfikir sempit dalam menyalurkan aspirasi?

Di lain sisi, aksi sebagai salah satu jalan untuk menyuarakan aspirasi mahasiswa yang juga sebagai aspirasi masyarakat. Dan harapannya orang-orang bahwa mahasiswa harus berfikir lebih lagi untuk tidak sekedar aksi doang lah (ya iyalah bukan iya dong 😛 )! See…. betapa kita tidak melihat perjuangan-perjuangan rekan mahasiswa dalam menelorkan sebuah aksi tidak sekedar asal-asalan.

Banyak sebenarnya cara untuk menyampaikan pemikiran ataupun ide kreatif mahasiswa, lewat seminar misalnya. Tapi, apakah hasil seminar-seminar yang dilaksanakan oleh mahasiswa didengarkan oleh pejabat-pejabat kita? minimallah dihadiri oleh mereka?

Hasil lomba-lomba pemikiran kritis mahasiswa mungkin hanya berupa presentasi dan penyerahan hadiah formalitas doang tanpa adanya langkah tindak lanjut dari pemerintah ataupun lembaga yang dikritisinya. Sekedar kertas-kertas berserakan yang membabat habis hutan Indonesia. Program kreativitas Mahasiswa, apakah tindak lanjutnya ada? Semoga aja hal tersebut selalu terfikirkan oleh bapak-ibu yang berwenang bukan hanya untuk dimentahkan.

Saatnya kita melihat proporsi yang berimbang dalam melihat permasalahan bukan hanya selalu menjudge. Pernahkah kita membantu?

Siapa bilang mahasiswa tidak peduli sosial?

Partisipasi sosialnya juga sering ditanyakan. Jangan menutup diri bahwa hanya mengatakan mahasiswa tidak pernah peduli dengan sosialnya, buktinya beberapa kegiatan-kegiatan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan sosial, dan itupun mungkin saja tidak terekam media so kita hanya melihat trendmark atau di jidat mahasiswa itu hanya ada stempel DEMO doang.

Perlu berkaca lagi kita terhadap apa sih yang mahasiswa kerjakan? apakah pernah kita melihat? melongo misalnya. atau sampai bahkan ikut membantu mereka. Atau hanya berfikir miring lagi, Ah Mahasiswa paling taunya minta duit!. Stereotype seperti itu yang ada dalam pemikiran orang-orang kalo lagi berhadapan dengan mahasiswa.

Kadang saya miris, banyak kegiatan-kegiatan mahasiswa yang brilian banget untuk membantu masyarakat sekitar, tapi akhirnya terhenti karena sumber partisipasi masyarakat lain tidak ada yang turut berperan, akhirnya stagnant, dan mahasiswa akhirnya dikatakan tidak berbuat apa-apa.

Mahasiswa sudah melupakan kuliahnya?

Yah seperti itu ungkapan Wapres JK, yang katanya mahasiswa itu sudah melupakan kegiatan akademiknya sehingga perlu diberlakukan NKK/BKK model baru seperti jamannya Joesoef Dawoed dulu seperti yang diberitakan Jawa Pos beberapa hari lalu. Lah benarkah seperti itu parahnya mahasiswa Indonesia? Pemikiran mahasiswa Indonesia sekarang alih-alihnya ke demo saya rasa tidak tepat juga, atau mereka kebanyakan jadi hedon dengan hobinya dugem? ah ndak juga. Coba lihat makin banyak mahasiswa malah berkutat dengan diktat kuliah dan menyelesaikan tepat waktu atau malah lebih cepat dari ukuran normal kuliahnya. makin hari juga makin sulit mencari mahasiswa militan.

Kenapa sih mahasiswa selalu diliat sebelah mata? selalu dicari dan ketika ada dicaci pula. Plizz deh…..

Kita harus mengakui bahwa mahasiswa sekarang tidak seperti mahasiswa yang dulu, yang memiliki heroisme tinggi atau pemikiran sehebat orang berada di luar lingkup mahasiswa, tetapi mahasiswa bukan barang instant yang selalu bisa dibentuk dengan apa yang diinginkan tapi juga manusia yang sama-sama belajar dan butuh masukan ilmu lebih banyak lagi dari orang-orang yang lebih mengetahui asam-garamnya dunia ini. Nah prinsip take and give buat semuanya lebih baik.

So how about u?

HIDUP MAHASISWA!!!

HIDUP RAKYAT INDONESIA!!!

BERSAMBUNG DI POSTING YANG LAIN

Tulisan saya yang terkait :

Tulisan lain yang terkait :
Iklan


89 Responses to “Mahasiswa, dilihat sebelah mata!”

  1. Keterangan foto (sumber foto koleksi pribadi) :
    1. salah satu kegiatan mahasiswa Indonesia di luar negeri
    2. Aksi pelantikan rektor salah satu kampus
    3. Aksi mahasiswa di korban lumpur lapindo
    4. Aksi mahasiswa ketika terjadi bencana banjir Jember

    SAYA CABUT LAGI!!! DAH!!!
    MAAF TIDAK MEMBALAS KOMENTAR ATAU APAPUN SECARA LANGSUNG!!

  2. baru kali ini komen pertama di AruL..we..we…we.. *kegirangan*

  3. KU KEDUA SIG…

  4. skrg komen yg agak serius pura2nya:
    kali ini coba semua buka mata beneran yak, kita liat siapa musuh gerakan mahasiswa itu, mrk adalah mahasiswa yang apatis itu sndiri.. jangan sekali2 menutup mata kawan2 smua! siapa pendiri tegaknya pemerintahan negeri ini, kalau bukan mahasiswa. Soekarno dahulunya jg seorg mhasiswa aktivis, M.Hatta, dsb jg aktivis mahasiswa! dan mereka bukan mahasiswa dari jurusan SOSPO! BUKAN! mereka insinyur.. tp coba liat kontribusi mrk utk menegakkan negara ini!!!
    kalau dahulu soekarnoe cuma kuliah DOANK!! sy berani jamin kita ga bisa ngeblog atas nama bangsa indonesia!!!
    HIDUP MAHASISWA!!!!
    silakan protes!! negara menjamin kebebasan berpendapat anda smua

  5. “KATAKANLAH YANG BENAR WALAUPUN ITU PAHIT” 🙂

    yah., pandangan sebelah mata itukan karena ulah media. harus diliat lagi, siapa seh dibalik media.??

    penerapan nkk/bkk itu secara sadar atau tidak telah menunjukkan kelemahan pemerintah dalam membina generasi mudanya 😉

    kalau mau maju, kita harus berubah dan sebagai agen perubahan sudah merupakan kewajiban begi mahasiswa untuk bergerak berubah demi kebaikan bersama dan demonstrasi adalah salah satu cara untuk membangun kesadaran publik untuk bergerak bersama.

    HIDUP MAHASISWA..!!!

  6. wah, saya waktu masih mahasiswa, sering ngadain kegiatan sosial tuh…
    kata siapa mahasiswa gak bisa berbuat apa-apa? 😕

  7. 7 aminhers

    Apa kabar mas aRul ?
    generalisasi yang salah jika mahasiswa sekarang tidak ada kontribusi pada negara ini !
    kami di bangkok, sering bertemu dengan para mahasiswa yang belajar di thailand dan berdiskusi dan melakukan kegiatan2 yang mengusung tinggi derajat negara ini. Demo bagi saya 2 hal yg terkait erat dengan mahasiswa, ibarat asam dan garam, 2 yg menyatu. kalaupun ada yg anarkis , itu di luar kemampuan kita (manusiawi), tapi tak semua demo yg dilakukan berakibat anarki kan ?
    salam
    aminhers

  8. Wah, repot juga ya kalau mahasiswa hanya dilihat sebelah mata. Padahal banyak jasa yang telah diperbuat oleh mahasiswa. Negara kita merdeka juga salah satu jasa dari mahasiswa yang memberi dorongan.

  9. Saya belum mahasiswa, tapi saat jadi mahasiswa saya akan berbuat sesuatu untuk membuktikan bahwa anggapan mahasiswa anarkis™, tukang demo™, deelel adalah salah.

  10. 10 mahma mahendra

    wah, sebuah pembelaan rul? tersinggung ya? hehehe… . yah, memang yang terblow up oleh media itu yang dianggap media laris. makanya aksi sosial, aksi damai,dll hanya numpang di media sambil lalu. sedangkan klo ada satu saja demo yang anarkir akan dibahas terus. seminggu penuh malah.

    tapi yang pasti, sejarah menuliskan bahwa negara ini berdiri juga atas jasa kaum2 muda kita.

    btw, kok ngritik JK rul, ntar km g bole nalik ke makassar lho.hahaha… .
    bcanda men… .

  11. sip2..saia juga mahasiswa…mending blajar dulu.. lulus baru urusin nasib bangsa..
    kita untung bangsa untung…

    hidup mahasiswa

  12. nda mo koment, soalnya dah bukan mahasiswa lagew hehehe
    cuma mo numpang publikasi hihihi *banci publikasi*

    lagian yang punya blog kaya’nya sudah kangen pada diriku karena ga pernah menjambangi blog na….

    hayooo ngaku mako klo kangen mako.. jangan tersipu seperti itu.. nda cocok 😛

  13. mahasiswa banyak omong doang seolah bener sendiri. ntar giliran jadi pejabat, gak bisa berbuat apa-apa, gak bisa merombak sistem seperti yang mereka gembor2kan. malah ikut arus.

    fakta banyak berbicara. mantan aktifis mahasiswa yang sekarang jadi pejabat sudah tidak terdengar gaungnya

    mahasiswa memang pinter. setelah gak jadi mahasiswa [lulus] jadi goblok lagi

  14. *tepuk tangan*

  15. 15 faridfann

    @aminhers: gerakan mahasiswa kita dinegeri sendiri memang sekedar ocehan dalam lamunan. aksi mahasiswa hanya insidentil, ketika ada tema yang menguntungkan organisasinya sendiri atau menguntungkan untuk pribadinya, mereka dengan semangat menggelar aksi2 demonstrasi, aksi demonstrasi mahasiswa hanya sekedar prosesi formallitas untuk menunjukkan eksistensinya, yang selalu di elu-elu kan mahasiswa adlah sejarah pergerakannya di masa lampau (perjuangan kemerdekaan & gerakan reformasi). berbeda dengan aksi yang dilakukan oleh kawan2 mahasiswa di luar negeri seperti anda, aksi yang dilakukan sangat riil. lebih bersifat sosial, bertendensi nasionalisme & jauh dari kepentingan politik. mahasiswa di negeri sendiri tidak pernah menggelar aksi riil, seluruh agendanya selalu ngambang tidak pernah tuntas (selesai demo, selesai pula tugasnya.) ini yg jadi alasan saya untuk keluar dari salah satu organisasi mahasiswa yg dengan slogannya (sekali tangan terkepal, hentikan ratapan dan tangisan, mundur satu langkah bererti pengkhianatan). padahal faktanya adalah sekali tangan terkepal, ulurkan tangan untuk honor, ayo mundur seratus langkah, karena kita pengkhianat.
    @arul: Yakin Usaha Sampai

  16. 16 alex®

    @ det

    mahasiswa banyak omong doang seolah bener sendiri. ntar giliran jadi pejabat, gak bisa berbuat apa-apa, gak bisa merombak sistem seperti yang mereka gembor2kan. malah ikut arus.

    Mungkin benar. Terus gimana? Dibubarkan saja atau dipaksa saja mahasiswa itu utk tidak ngomong doank™ ? 🙂

    Kalau begitu, blogger juga harus diperlakukan yang sama. Kebanyakan blogger juga omong doang, seolah bener sendiri. Giliran turun ke dunia nyata, ndak jelas juga…

    Eh, tapi… ini cara berpikir yang keliru. Melihat sisi buruk yang tampak, lalu menganggap buruk semua, bukan? 🙂

    BTW, saya sendiri sudah bukan mahasiswa lagi. Tapi saya menghargai semangat mereka, anytime, anywhere, anywho…

  17. saya waktu jadi mahasiswa ngapain yah……kok lupa ya? udah lama sih lulusnya.
    Yang pasti baksos udah, jalan-jalan udah, ngembangin ilmu dngn mengadakan forum-forum udah, berpetualang udah…….cukup deh
    sekarang berbisnis dulu…
    Sedang menunggu para mahasiswa yang memupuk ilmu entrepreneur.

  18. saya setuju sama Pandu!!
    horee.. plok plok plok..

    tapi yaa.. gimana ya..
    kadang2 yg namanya mahasiswa nda milih jurusan kuliah yang bener2 sesuai minatnya sih..
    jadinya malah keliatan maksa dan jadinya berat 😦

    well, itulah yang terjadi di antara teman-temanku sekarang 😀

  19. hal yang wajar, mas asrul, kalau mahasiswa jadi sorotan karena bangsa ini mempertaruhkan masa depan kepada mereka. sikapi smeua kritik *halah* dengan pikiran yang jernih. kalau mahasiswa dicuekin dan dibiarkan berarti malah ndak bagus itu, sekaligus itu tempaan buat membikin emosi jadi cerdas juga, hehehehe 😆 tapi, saya sendiri masih yakin, kok, mahasiswa lebih banyak yang memiliki kiprah positif. yang suka demo dg cara anarkhis hanya sebagian kecil saja kok. hidup mahasiswa!

  20. Ayo mahasiswa , tunjukkan ekstensi positifmu pada negeri dan rakyat INDONESIA

  21. 21 galihyonk

    Hm,, saiya rasa wajar mas arul klo banyak pemikiran yang seperti itu…
    bangsa ini masih belum membuka mata atas apa yang telah dilakukan mahasiswa untuk bangsa ini. Orde lama dan Orde baru runtuh juga karena aksi mahasiswa untuk membela rakyat indonesia.

  22. Beginih ajah….

    1. Berapa banyak mahasiswa nyang ikut melakukaeun aktipitas sosial ???
    2. Berapa banyak mahasiswa nyang ikut demo-demoan ndak mutu ???

    Lanjoot lagee…

    1. Berapa banyak mahasiswa nyang kuliyah nya “bener” ???
    2. Berapa banyak mahasiswa nyang kuliyah nya “ndak bener” ???

    Lalu jadiin satu…

    1. Berapa banyak mahasiswa nyang kuliyah nya “ndak bener” dan kerjaannya demo-demo an ndak mutu…???

    DST…..DLL….DSB….

    🙄

  23. Satu hal lagee….

    Sebagiyan udah ditulis sama Det, dan sayah tambahkeun dengan adanya fenomena mahasiswa nyang menjuwal idealisme.
    Yaitu melakukeun demo dengan menerima bayaran dari pihak-pihak tertentu nyang “memesan” demo.
    Makin anarkis makin asik, Makin kisruh makin gede duwitnya….

    Ngaku ajah degh….

  24. Selamat rul…
    Anda bikin topik kontroversial (lagi)…

    Dulu jadi mahasiswa (baru lulus nyombong wuakakaka!!!), saya jadi yang skeptis (apatis dikit tapi) dan mempertanyakan banyak kebijakan ITS yang saya anggap ndak bener. Seperti skorsing pengkaderan dan kasus skorsing demo lapindo. Belum lagi soal pemira yang saya anggap aneh, dll.

    Dan berhubung suara saya ndak kedengeran di ITS, saya pake corong yang namanya blog. Itu juga sempet diprotes karena “membuka aib” dan banyak yang ndak sepakat saya opini saya.

    Eniwai…
    Soal pandangan buruk… ya itu urusan yang memandang toh…
    Aku sih mikirnya simple saja, selama kita merasa benar, kita merasa melakukan sesuatu dengan cara yang benar, lalu kenapa kita harus urusin orang yang sok ngerti?
    Kalau orang itu memang mengerti, marilah kita ikuti. Tapi kalo opininya berbasis pengetahuan yang sepotong-sepotong, ya ngapain.

    Hihihihi………

  25. 25 jleph

    nggak semua mahasiswa ‘kacau’ gitu,,

    banyak juga kok mahasiswa yang hebat-hebat,,

    jadi inget iklan rokok,,

    yang muda yang nggak dipandang sebelah mata,,

  26. Menjadi mahasiswa itu amat sangat menyenangkan .. kita bisa jadi apa saja 🙂 .. seperti malaikat lewat program² sosial kemasyarakatan dan sebagainya tapi juga bisa jadi 👿 lewat kegiatan dekadensi moral .. well, semua sama² dalam rangka mencari identitas diri.

    Apapun .. masa menjadi mahasiswa ada batasan waktunya .. tidak dapat seumur hidup kita jadi mahasiswa .. paling poll 10 tahun .. abang ga tahu, apakah sekarang ada yang jadi mahasiswa lebih dari 10 tahun.

    Kehidupan nyata .. justru setelah kita lulus dari kuliah .. mencari kerja dan mencari nafkah. Bentur²an antara idealisme dan kenyataan tak terelakan. That’s life.

    Memang menyenangkan jadi mahasiswa .. sayang, tidak selama bisa terus menerus jadi mahasiswa 🙂 .. hidup mahasiswa.

  27. kira-kira Arul ini masih jadi mahasiswa atau sudah lulus y? 😉
    Rul, Rul……yo mbok tobat ojo ngomong dadi mahasiswa terus

  28. Rul, q keliru kirim alamat. ni alamatku yang betul.Sorry Bro. mungkin aq kena kwalat 🙂

  29. mahasiswa skrg udah kayak pejabat
    berapa duit yg keluar maka sejumlah duit itu pula yg harus mereka dapatkan
    jgn menutup mata, kampus2 skrg udah milik orang2 berduit bukan rakyat

    Mahasiswa bukan skrg aja tapi sejak jaman angkatan 66 udah seperti itu, pada saat melihat ketidakberesan sosial mereka akan berontak, tetapi setelah mereka ditarik ke dalam system, mereka akan seperti ayam sakit dan yg lebih parah bukannya memperbaiki system yg ada tetapi malahan membuat system yg baru yg sama rusaknya.

    Ingat wahai mahasiswa, negara ini nantinya kalian yg mengelola, dan jadikan senior2 kalian sebuah pelajaran. Bukan hal yg musti ditutup2in senior2 kalian yg katanya vokal demi rakyat, ujung tombak pergerakan rakyat dan bla bla bla ternyata ketika di tarik ke dalam system skrg mati kutu bahkan udah terkontaminasi. Mana aktivis mahasiswa angkatan 66? 98? yg dulu koar2.

    mahasiswa skrg juga seperti itu, ada pepatah kan gara2 nila setitik rusak susu sebelanga? Lihat tuh beberapa kasus tawuran di dalam kampus dan antar kampus, demo anarkis, dan lain-lain. Seperti itu kah seharusnya sikap dari seorang mahasiswa? apa bedanya dengan adik2 kita yg smu yg sering tawuran? apakah mental mahasiswa skrg sama dengan mental adik2 kita itu? sungguh kasihan wahai dikau para mahasiswa yg katanya intelek, beridealisme, bersemangat tapi kelakuannya seperti anak kecil gitu.

    Mbah Sangkil
    Aktivis mahasiswa 98
    “berjuanglah dengan pikiran dan kedewasaan bersikap, bukan dengan kekerasan dan sifat kekanak2an”

    Ps: ayo daeng cepet diselesaikan Skripsinya, Good Luck ya buat ujian skripsinya ntar.

  30. intinya, JANGAN SEKEDAR DEMO!!! TAPI BERI SOLUSI BUAT PEMERINTAH!!!
    JANGAN SEKEDAR MENOLAK DAN MENOLAK KALO NDAK PUNYA SOLUSI YANG TEPAT..
    PEMERINTAH ITU JUGA BUKAN ORANG GOBLOK. PEMERINTAH ITU JUGA DULUNYA MAHASISWA SEPERTI KITA!!

    kita??? elo keknya enggak deh ndop!

  31. stereotype mahasiswa kok sekarang gitu y?

    yang demo anarki…
    yang kerjanya minta duit…
    yang ikut demo pasti kuliah g bner…

    yg menilai pandangan seperti itu kn g semua org kyny,yg biasa diliput media kn kebanyakan yg rame yg ribut,yg menjual medianya..

    yang penting percaya terhadap apa yang kita lakukan pasti akan membawa perubahan nantinya..

    oya bang,..semangat buat TA-nya,mg2 cpet slse..:)
    lebih cepat terjun di masyarakat dan berbuat sesuatu..:)

  32. kadang media meliput hal negatif dari mahasiswa ajahhh,,, yang positifnya di lupakan

  33. karena masalah ekonomi,gak semua orang beruntung jadi mahasiswa

  34. hanya bisa berharap..
    penghapusan mata kuliah yang tidak berkaitan dengan jurusan/ngerugi2in sks bin lama kuliah. bayar mahal2 cuma buat ngulang pelajaran sd.
    salam dari Himpunan Mahasiswa Gagal Sarjana..
    hehehehe…..

  35. kalok gak ada mahasiswa gak bakalan jalan negeri inih…..
    soekarno n soeharto turun gara2 mahasiswa…
    mahasiswa penyerap aspirasi rakyat….
    hidup mahasiswa!

  36. Mungkinkah mata yang satu lagi sakit, jadi cuma bisa ngeliat dengan 1 mata aka sebelah mata? hehehehehe 😛
    *lagi males komen serius 🙂 *

  37. Mantaaappp…mgkn tergantung ji jg dr individu msg2 y?! Well apatis ato g..hehhmmm mahasiswa mmg hrs punya insting peka terhadap keadaan dan lingkungan di sekitarnya, jd bukan cm bs anarkis tp jg menunjukkan sifat kepedulian yg patut dicontohi oleh semua kalangan..
    So, mahasiwa bukan cm biang huru-hara tp jg biang prestasi yg patut diingat.. 🙂

  38. memang gak dipungkiri, banyak kelakuan teman-teman mhs yang membuat citra mhs semakin negatif.
    sayangnya, ini menenggelamkan prestasi positif yang dibuat mhs lainnya.

    (paling gak ini bisa jadi koreksi membangun buat gerakan mhs)

    simple aja, bikin banyak prestasi positif (yang signifikan) untuk menutup citra negatif ( dan mulut nyinyir yang memandang dengan sebelah mata).

    ** iya, e36 hehe..**

  39. MAHASISWA SEKARANG PEKOK2..!!!!
    DEMO KOK ANARKIS..!!!!
    NDESOO..!!!!
    KAMSOO..!!!!!

    *mau ke ktr,terjebak demo mahasiswa*

  40. Saya belum Mahasiswa lho mas hhe…
    jd belum bisa ngomentar. hhe

  41. kebiasaan jelek yang sudah membudaya, melihat sesuatu dari sebuah sisi, sisi yang jelek lagi….
    eh, giliran melakukan hal positif, malah diledek….

    *bingung*

  42. tergantung jg sih, kalo demonya anarkis saya lihat pake mata kiri, tapi kalo aman-aman saja dan demonya brkualitas saya pake mata kanan dan kiri.
    kalo nyusun skripsinya copy-paste saya pasti lihat 1 mata, tapi kalo hasil orisinalits tulen ya saya lihat pake 2 mata.

  43. tapi saya tetep ndak setuju dengan anarkinya
    *saya juga masih mahasiswa 😀

  44. 44 alex®

    Eeenngg…
    Saya lihat pengeroyokan begini di blog Herman kok jadi makin miris ya? 😕

    Mahasiswa oh mahasiswa… 🙄

  45. Sepakat mas! Mahasiswa bagi saya adalah suara rakyat! kata Gibran suara rakyat adalah suara Tuhan…

    Apresiasi atas karya mahasiswa dalam keilmuan sering dipandang sebelah mata, bahkan ditumpuk di meja, kalaupun juara seringkali tidak ditindaklanjuti dengan implementasi di dunia kerja.. halah,,, ngomong opo iki…

    hidup mahasiswa! saya selalu mengharap dan menumpukan harapan pada mahsiswa untuk melawan setiap bentuk kezaliman rezim penguasa pada rakyatnya! bukan pada partai atau LSM mana pun! Saya percaya mahasiswa karena masih murni tak tertunggangi! Kecuali suara mahasiswa sudah dibeli, naudzubillah!

    Hidup mahasiswa!

  46. Kenapa Mahasiswa Dipandang sebelah mata ?

    Semangat mahasiswa sekarang ini tidak sama dengan semangat mahasiswa 1998 kemaren. Yang dimana mahasiswa sekarang bermain di ego Kampus mereka masing2 saya sangat sedih melihat situasi sekarang ini. liat aja Daeng Arul setiap ada Pergerakan Mereka Membuntuk Pergerakan sendiri-sendiri didepan kempus mereka. apakah dari Komersilnya sebuah Universitas akan dipandang pada saat mereka mengadakan aksi ? sadar kawan bawah sekarang bukan nilai komersil yang kita jual sekarang adalah bagaimana mahasiswa itu kembali merangkul dari Universitas lain dan membawakan Aspirasi Rakyat yang terpojokkan.

    Kembalikan semangat 1998 mahasiswa indonesia yah tuhan . *sambil berdoa

  47. Tambahan Daeng Arul

    Sekarang Polisi lebih pintar. kenapa pada saat adanya bebrapa aksi pihak polisi tidak mengamankan tempat kejadian. dalam analisa saya mas bahwa polisi ingin memberikan Imets mahasiswa itu jelek dimata masyarakat dan ingin membenturkan masyarakat dan mahasiswa itu yang perlu di telaah dulu *ini terjadi pada saat setelah kasus UNAS

  48. mahsiswa itu banyak jenis dan ragamnya, jadi jangan pernah menyamakannya.

    Saya cenderung tidak menyukai demo, terlalu capek, haus, dan laper

  49. tolak BKM Rul.. hari in udah nyebar di smua UNIV

  50. Wah, topik yang kontroversial nih. Btw ada yang sempat lihat Debat di TVOne ttg msl bentrok mhsw dan aparat? Kalo ngeliat cerita warga sekitarnya Chubby jadi ga respek ama demo mahasiswa itu. Chubby sendiri juga mahasiswa tp Chubby sering heran ngeliat mahasiswa yang lagi demo trus emosi akhirnya lempar2 batu ato bom molotov trus ngomongnya kasar. Nah Chubby kalo liat gitu jadi bertny2 benarkah mereka educated people? Bukankah self control adalah salah satu bagian dari education?

  51. whuuaaa. iya tuh mas..
    mahasiswa dianggep sebelah mata…
    barusan saya lihat berita ttg mahasiswa unas yang meninggal karena dianiaya polisi…

    hiks.. hiks. hiks.. sedih rasanya…

    untuk mahasiswa… tetep semangat ya… jangan mudah menyerah! hidup mahasiswa Indonesia!

  52. Saya pesimis kalau masyarakat bisa mengubah persepsinya tentang mahasiswa.
    Sama pesimisnya dengan mengubah persepsi rakyat yang sudah antipati sama pemerintah.
    Sekali saja kita membuat image buruk selamanya itu akan diingat…

    Masyarakat sudah punya persepsi tersendiri dalam melihat mahasiswa

  53. 53 azaxs

    Topik tentang mahasiswa selalu saja menjadi topik menarik bahkan kadang eneg kang… bagi masyarakat kita… hanya karena kurang pemahaman saja… ”Bad News is a God News” selalu saja diarahkan kepada mahasiswa dan ini merupakan hal wajar.. namun akhirnya citradiri memang selalu saja dipertaruhkan…

    Tulisan sampean ini sedikit banyak menyibak tirai kemahasiswaan yang telah tertutup kabut pengkerdilan kang… Siip…

    Hidyup mahasiswa!

  54. 54 azaxs

    Maksudnya…
    Hidup Mahasiswa!!!
    Hidup Rakyat Indonesia!!!

  55. 55 outeapoci

    Lam kenal bro 🙂
    Hidup Mahasiswa. Meski gw dah gak mahasiswa..hikz…hikz…
    Tapi gw paling gak pernah ngerasain hidup sebagai mahasiswa 🙂

    tengkiyu,

  56. 56 arifrahmanlubis

    bro, kasus meninggalnya mahasiswa Unas ba’da dipukuli itu bagaimana?

  57. Lha..??

    Mase anak ITS juga to?

    baru tau aq hweheheh.. :mrgreen:

  58. hohoho…malah cepet pgn segera jadi ayam bunga kampus :mrgreen:

  59. intinya media mas arul,

    KUASAI MEDIA!!

    salamhangat.
    berbagi cerita..

  60. 60 dhany

    saya masih SMA mas jadi masih bL0m sampai kesana

  61. komen no.30 HARAP DIHAPUS..!!!
    Terima Kasih

  62. 62 ahsani taqwiem

    Kesaksian (karya W.S Rendra)

    .. aku mendengar suara
    jerit hewan yang terluka
    ada orang memanah rembulan
    ada anak burung jatuh dari sangkarnya.

    orang-orang harus dibangunkan
    kesaksian harus diberikan
    agar kehidupan dapat terjaga ..
    saya kirim puisi ini untuk kawan-kawanku mahasiswa…
    keep fight,
    tabik!

  63. Aniwei, “dilihat sebelah mata” adalah REALITA SAAT INI. Daeng aRuL telah membuktikan ketika jadi aktifis dulu, itu adalah pembuktian sosial. Sekarang saatnya daeng aRuL membuktikan di tingkat akademis. Mahasiswa sekarang adalah GENERASI MALAS

    *sungkan mo ngomong selesaikan XX-nya*

  64. Karena terlalu banyak orang bodoh yang merasa dirinya sudah ahli (kebanyakan mahasiswa) akhirnya protes sana protes sini yang membikin negara jadi labil dan pembangunan terhambat.

  65. 65 agoezi

    Mahasiswa yang dimaksud siapa nich?
    Kalau yang suka demo ci mending ga’ usah diurusin
    Demo itu ga’ menyelesaikan masalah
    Banyak yang tadinya “aktivis” akhirnya begitu terjun ke pemerintahan pun dia ikut2n “edan”
    Waktu jadi aktivis menuntut, ntar waktu ikut pemerintahan malah dia yang dituntut
    Jadi sebelum bertindak tu kita mesti berpikir dulu
    Banyak juga kok yang tadinya suka demo akhirnya menyesal di hari tua
    Ga’ ada gunanya gitu
    Mending belajar dulu dech
    Jangan cuma memaki tapi tak mau memperhatikan diri sendiri

  66. * baca komen no 30*

    No comment

  67. Ya… begitulah masyarakat dan para petinggi negara melihat mahasiswa sekarang cuma demo doang. Makanya … buktikan dengan prestasi n action nyata yang bisa bantu masy n negara ga cuma demo doang. Hidup MAhasiswa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  68. Menurut sya nih..
    There is no point on recalling what we have done in the past, except for evaluations and guidance upon what we’re going to do..

    KPKM dan PKM gak ditindaklanjuti?
    untuk PKMnya nih.. seorang ilmuwan penelitiannya gak diterima sama pemerintah/masyarakat sebagai solusi? It happens bro.. Tetep semangat, pertahankan determinasi, selama lilin harapan masih nyala, lilin yang lain bakal bisa kita nyalain.. (it may take years or decades though.. :p)

    Jangan lupa, kata Oogway, “Yesterday is history, tomorrow is a mystery, but today is a gift. That is why it is called present”

  69. nila setitik rusak susu sebelanga

  70. 70 viestinlove

    semua tergantung kali, orang kan beda2 gitu juga dengan mahasiswa,,

  71. itulah mahasiswa yg sebnarnya…
    tapi heran yang ada dipemberitaan media selalu yg buruk2nya ya mas..
    itulah yg membuat image mahasiswa jelek..
    tapi gak papa lah..
    Mahasiswa kan gak butuh image!

  72. 72 Sir Arthur Moerz

    iya ntar saya jadi mahasiswa baik2 deh…

  73. klo sampe demo yang dilakukan merugikan masyarakat! ya masyarakat jadi nggak simpati donx

  74. mahasiswa adalah pengawal reformasi

    hidup mahasiswa 🙂

  75. Disaat semua saluran aspirasi tersumbat, disaat itulah muncul anarkisme

  76. Saya kira ketika orang2 menyalahkan masyarakat/mahasiswa yang rusak (anarkis), mereka justru gak sadar bahwa masyarakat rusak lahir sebagai akibat dari pemerintahan yang rusak.

  77. Sepakat dengan pendapat utchanovsky

  78. delapan puluh….

    kegagalan pendidikan di negara ini….

    laikpaderlaikson
    😆

  79. yah semua emang kagak ada yang sempurna
    makanya yang penting jangan terlalu berlebih-lebihan
    bahkan sebagai mahasiswa

    ironisnya kebanyakan mahasiswa menjadi ideologis hanya saat di bangku kuliah saja, ntar setelah tamat maka, iapun sudah kembali sebagai orang umum biasa, ruh pembelaannya gak ada lagi.

    hmmm…. harus diakui
    semua kita kelak juga akan menghadapi dunia itu

  80. Kalo masih bawa isu BBM, mahasiswanya perlu belajar yang bener. Saya juga dulu mahasiswa dan tidak apatis. Isu demo bukan lagu yang bisa dibikin cover version. Demo yah harus kontekstual. Mau brutal kayak apa juga, kalo yang diperjuangkan itu kebenaran, yah pasti didukung.

  81. Masalahnya pemerintah Indonesia menganggap mahasiswa itu bukan aset bangsa. Jadi hanya dibiarkan begitu saja. Tidak ada mendapat bantuan. Boro-boro uang kuliah gratis.

  82. HIDUP MAHASISWA..!!!
    jadi inget beberapa kawan yang saya jenguk di Polda Metro Jaya waktu aksi anarkhis demo BBM di dewan dan depan Atma…(*tapi, demo massa damai jauh lebih baik daripada anakhis..

  83. hidup mahasiswa indonesia!
    saya masih percaya pada mahasiswa kita.. 😀

  84. kalo masih mahasiswa gini, masih banyak yang dipikirkan dan memikirkan.


  1. 1 Insiden Atmajaya: Siapa bertanggung jawab? « Berbagi Cerita..
  2. 2 Tipe-Tipe Mahasiswa Demonstran « f e r t o b
  3. 3 Anarki di RI « alex’s blog
  4. 4 Insiden Atmajaya: Siapa bertanggung jawab? | Zenk Life's
  5. 5 Ubah Mid Set Mahasiswa Lewat Seminar Motivasi | bijak.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: