Potret Kehidupan di Pulau Lae-lae

19Jun07

Sudah banyak tulisan yang menceritakan pulau yang berada di sebelah Makassar ini, yaitu Pulau Lae-lae, dari Pantai Losari kita bisa melihat langsung pulau ini. Pulau ini salah satu tujuan kunjungan kalau anda ke Makassar. Saya memilihnya karena saya lebih menyukai keindahan alam dengan penduduk yang ada di situ.

Tempat ini juga bisa dijadikan tempat untuk menyelam bagi para penggemar olahraga selam.

Salah satu mata pencaharian dari masyarakat Pulau Lae-lae adalah penyediaan alat transportasi dari Makassar (Pantai Losari red) menuju Pulau Lae-lae dan atau sebaliknya. Peralatannya adalah perahu bermotor tersebut. Lumayan loh dapat bayaran gede, apalagi kalo turis asing datang bisa dikattang(itu bahasa sono, bayar lebih halusnya). Kayaknya sih lebih banyak pendapatan dari sini daripada melaut, itu kalo rame. Ini foto bapak yang mengemudikan dengan teman saya dari UNDIP (Fia)

Ini adalah pelabuhan persinggahan kita di pulau Lae-lae ini, disitu juga bagi masyarakat Lae-lae menunggu angkutan menuju Kota Makassar, dan aktivitas-aktivitas lainnya.

 

Foto-foto bareng anak-anak sana, yah dengan kegembiraan-kegembiraan yang tetap dirasakan. Dengan latar belakang Kapal-kapal besar di Pelabuhan Laut Makassar

Lagi nyandarkan perahu-perahu motor mereka sehabis melaut, dengan latar belakang gedung-gedung tinggi di seberang kota Makassar.

Perahu mereka beserta jaring-jaring yang mereka gunakan, lagi istirahat dulu.

Sambil menunggu Jemputan, melihat para masyarakat Pulau ini menjaring udang-udang kecil itu.

Bapaknya lagi mengangkap ebi itu untuk dijadikan perasa makanan, apa tuh, yah terasi, semua orang tau lah.

Anak-anak kecil pulau ini sedang mencari hiburan dengan menangkap Ubur-ubur disekitar pulau itu. ASyik bermain-main seperti mereka kayak ingin kembali lagi di masa kecil tidak menghiraukan keadaan sekitar yang penting main.

“Itu dik ubur-uburnya, hati-hatiko nah!” cie….. itu salah-satu ubur-ubur yang ketangkap kamera.

Kehidupan-kehidupan religi di kampung ini tetap dijalankan sebagai hamba sang Khalik di salah satu masjidnya.

 

“Beli ki dulu e…” Ibunya jualan sedang bapaknya lagi istirahat dari pekerjaannya nelayan dan penjemberang, yah sama dengan kehidupan-kehidupan di daerah lain tetap dalam suasana kekeluargaan. Kemaren saya dan teman-teman beli ote-ote (bahasa Suroboyoannya) kalo di sananya namanya… apa yah… koq lupa (kelamaan tinggal di surabaya nih), yang jelas ote-otenya pake udang ebi itu(bahan udang yang dijadikan terasi). Bisa jadi salah satu tujuan bagi wisatawan kuliner nih yang makyuss!!

Salah Satu pantainya, indah bukan?? Pantai pasir putih lagi, gak kalah deh sama kuta, bali. YAh begitulah kenyataannya pantai Pulau ini sangatlah indah, kalau saja dikembangkan lebih bagus lagi tentunya akan melebihi kuta dan senggigih. Namun sayang sampah-sampah kiriman yang di buang di pantai Losari biasanya nyangkut di Pantai Pulau Lae-Lae ini, nah makanya Pemkot dan masyarakat Makassar harus tetap menjaga kebersihan sehingga keindahan alam kita terjaga. okeh..

Semangat Pak!! Tetap Berjuang!!!

Demikian akhir perjalanan ini, semoga bermanfaat, kalau orang Makassar melihat ini tidak ada apa-apanya ji kodong.

Tapi kalau yang melihat ini orang luar Makassar, pasti tidak akan menyia-yiakan kesempatan untuk datang ke Makassar, yang banyak pantainya juga untuk lebih langsung melihat dan merasakan sendiri keindahan alam itu.

(Mendukung Programnya Pemkot nih, ku lupa nama programnya)

Foto-foto ini diambil saat liburan semester ganjil, bisa dilihat juga lebih jelasnya di asruldinazis.multiply.com

 

Iklan


18 Responses to “Potret Kehidupan di Pulau Lae-lae”

  1. 1 Nayz

    wah…bagus2 foto-fotonya….
    fascinating trip…….

  2. bNayz ::
    terima kasih…. 🙂
    yah perjalanan yang menyenangkan

  3. lebih enak klo datangnya rame-rame ke sana apalagi bawa bola kaki,main bola di pasir putihnya enak banget dan jangan lupa bakar ikan disana terasa nikmat sehabis main bola

  4. :: irfan ::
    wah tambah asyik dong…. hehehe 🙂

  5. gambar kedua itu, cikalingku—-sepupuku kamase yang bawaki pake speedboat; salamku mamo….

    Wass,

    Daeng Nuntung
    Galesong/Banda Aceh

  6. wah alhamdulillah ketemu sodara di blog saya… hhehehe
    iya nanti ku sampekan ji kalo saya ke sana lagi.. hehehe (amin)
    🙂

    wah dari banda aceh…… jauh juga perantauan orang2 SULSEL.. y
    salam balik buat semua orang2 makassar/bugis di sana

  7. 7 kurniawan

    hmm…saya kangen istri dan anakku, terus googling siapa tahu ada postingan tentang lae-lae..eh ketemu blog ini…sedikit terobati sih..dan pas lihat masjid nya harap-harap kalo rumahku tertangkap kamera..(samping kiri masjid sih)..ehm yang bawa perahu oomku…he he he…

    kurniawan
    manado

  8. wah… wah.. masa? sebenarnya pengen posting foto2 banyak tapi kapasitasnya dikit sih..

    salut sampe bisa dapat liat sodara di blogku…
    *bahagia banget…*

  9. 9 kurniawan

    kalo lebaran jalan-jalan lagi aja ke lae-lae…jalan-jalan ke rumah..disamping kiri mesjid ada warung..itu rumahku (tepatnya rumah mertua…heheheh.)

    saat ini saya masih di manado, makanya kalo kangen lihat blog ini lagi…

    kurniawan
    081524150188

  10. wekz… kalo mau foto2 Lae-lae lagi saya sih masih punya beberapa japri saja…

    okeh… gudlak!!

  11. 11 kurniawan

    ooh…kalo begitu saya minta dikirim ke emaiku :global.kurniawan@gmail.com

    ok

  12. okeh… ntar yah, datanya ada di komputer temanku

  13. 13 dimensi2x2

    hmmm…

    Saya link Blogta ya di blogku

    salam
    kurniawan

  14. @ kurniawan : terima kasih, sama2 kalo begitu daeng.

  15. 15 tonny mh

    Waaaaaah jadi teringat di tahun 60 an saya dan kawan2 dari club renang saya ( Dolphin ) dan juga teman2 dari club renang Almal ( Ali Malaka ) hari minggu sering renang menyebrang dari pantai losari ke pulau Lae-Lae bolakbalik , melihat foto2 ini jadi teringat masa kecil disana

  16. 16 andri juventini

    di lae-lae sangat bagus mata pencaharian cuma listriknya belum bisa sampai 24 jam.

  17. Memang saya akui P.Lae2 sngad bagus dan indah…
    warganya pun ramah2…..

    salam buat Dg.singara yang punya penginapan disana..


  1. 1 Dimensi 2×2 = 10.000 « Insan Perubahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: