PENS ITS tidak terkalahkan dalam KRI/KRCI

10Jun07

Hari ini terakhir kompetisi KRI dan KRCI dan amat sangat disayangkan saya tidak bisa sama sekali melihat kompetisi itu padahal sudah di surabaya, apalagi sudah di kampusku.  Tidak pernah ku mengunjungi lomba itu.

Sabtunya sibuk ngurus Praktikum dan beberapa hal, eh minggunya Persiapan penyampaian LPJ internal BEM ITS. Kapan ke sananya??

Tapi saya selalu koq mendengar banyak berita yang update  tentang lomba robot itu.

Hasil akhirnya adalah PENS akhirnya menang dan mendominasi. Robot elektro ITS F4LCON  akhirnya dikalahkan oleh Robot PENS juga G-Rush, walaupun F4LCON sempat mendapatkan victory, tapi keperkasaan itu masih milik PENS ITS. Dan all PENS ITS final.

Katanya sih di KRCI juga PENS mendominasi, yah kita mendukung keberhasilan tim PENSlah, karena sama-sama dari ITS.

Dan dari tahun ke tahun juara bertahan itu tidak pernah luput dari keperkasaan PENS ITS dalam memenangkan perlombaan ini, walaupun tahun-tahun sebelumnya diadakan di Balairung UI, tetap PENS ITS memenangkan pertandingan tersebut.

Sukses buat PENS ITS, semoga juara dunia robot kembali dipersembahkan oleh mereka.

Iklan


17 Responses to “PENS ITS tidak terkalahkan dalam KRI/KRCI”

  1. Selamat untuk tim robotik ITS

  2. terima kasih…. 🙂

  3. 3 hardian

    Surabaya kota kenangan
    Surabaya panas
    Surabaya host KRI/KRCI

    oke2…

  4. ==== numpang lewat ====
    mas… ada salam dari eveline…. anak komunikasi petra…

  5. hardian :: thx berkunjung ke blogku….iya… Surabaya….. tapi kota yang menjadi penghidupanku sekarang…. 🙂

    koecing :: salam kenal dan salam balik buat eveline 🙂

  6. Sebagai anak PENS-ITS ku ucapkan selamat atas keberhasilan PENS its dalam kontes robot KRI atau KRCI smoga pens terus menang.ku nonton hampir setiap pertandingan di graha ITS,kudukung team PENS ITS.gak sia-sia ku dukung PENS akhirnya menang…….kemarin hampir semua anak PENS-ITS datang dukung PENS, satu demi satu universitas kalah…salut buat suporter UGM, UI, ITB, AREK MALANG jauh2 datang buat dukung team2nya.buat anak2 TEAM G-RUSH doa2 anak PENS moga kalian dapat membawa piala robocon tingkat dunia, jangan sombong walau kalian udah menang tapi lebih giat dan berusaha tidak lupa sholat. persiapkan pertandingan yang lebih jauh berat, persiapkan lebih dari 100% agar kalian dapat bertanding 100% di vietnam. semoga menang. buat firdaus(team G-RUSH) lebih latihan lagi karena kulihat masih ada sedikit kekurangan dalam drivermu.buat komeng & angga(G-RUSH) perbaiki robot otomatis karena kulihat masih ada eror dalam final kemaren, mangkin robote capek…he3x. semoga menang G-RUSH anak2 PENS berharap kamu menang

  7. okeh…..selamat deh buat anak PENS>….. 🙂
    wah pantesan anak PENS keren2 robotnya ..

  8. okeh….juga buat arul makasih dah dukung pens….kamu anak mana????

  9. ok thx juga….. 🙂
    anak Indonesa.. hehehe asli palopo, sulsel, skrg kul di ITS, bagian dari e43 elektroh… 🙂

  10. 10 imam_al_halaj

    Salut buat PENS…….!!!!!!!Kerja keras terbayar sudah!!!!!!
    Trus q mau tanya PENS tu masih jadi satu dgn ITS g y…?Trus klo mmg bnr pisah nasib ITS gmn? Gimana elektro pusat?Setelah sekian kali kok terus2n anak elektro poltek yg menang, mana elektro pusat! Langsung ato pun gak langsung anak elektro pusat yg notabene adalah kaum terpilih karena tembus spmb dapat dikalahkan berulang kali oleh kaum terbuang yakni elektro poltek ! Trus misal sistem seleksi maba elektro poltek ngikut spmb, masyarakat bakal milih mana?Elektro pusat atau elektro poltek kah?Sebenarnya yang menguasai ilmu robotika tu elektro pusat ato elektro poltek?Bpk Jazidi kan suhunya robotika elektro pusat, tapi mengapa elektro poltek yang menang?Tanya kenapa?Kemana wahai kalian kaum terpilih dari elektro pusat(elits)….?
    Trus sebenarnya elektronya ITS tu yang mana sih……?elektro pusat(elits) ato elektro poltek(pens)…?Cz banyak yang bingung, its kan terkenal robotikanya, mereka lalu berorientasi bahwa elektro pusatlah yang harus dipilih…..?Benarkah demikian ….?
    Heeeee…… plis tanggapanya,cz q bingung sebenarnya aku harus pilih yang mana?

  11. wow pertanyaannya banyak banget ::
    – PENS sebenarnya masih satu sama ITS, tapi beda administrasi, masih tetap menggandeng ITS, jadi PENS ITS.
    – Jurusan Elektro tetap ada dengan program S1, S2, dan S3, sedangkan PENS adalah ilmu terapannya yaitu D3, dan D4 (bedakan politeknik sama univ)
    – yang dari pusat tetap ada koq.. kemaren juara 3, kalah sama PENS sendiri, dari ITS kemaren untuk KRI ada 2 tim (elektro sama teknik fisika) dan dari PENS 2 tim juga.
    – Kalo masalah kemampuan sebenarnya semua orang tuh sama, kalo PENS menang yah wajar mas karena mereka terampil dalam mengerjakan robot. perlu anda ketahui perbedaan antara D3/4 dan S1, D3 lebih banyak kearah praktek sedang S1 lebih banyak ke teori karena lahan mereka nantinya jadi konsultan.
    – Wah kalo sistem penerimaan jelas beda, POLTEK punya jalur sendiri sedang S1 ada jalur SPMB sama PMDK, kalo SPMB itu untuk S1, kalo mau gelar lain ada tes khusus.
    – Sebenarnya sih sama-sama menguasai tergantung keahlian, dan bantuan, kalo diPENS memang digenjot terutama dosennya, sedang di elektro ITS, mahasiswanya yg dituntut lebih berperan aktif.
    – Yah memang pak Jazidie dari elektro tapi bukan sekedar itu melihaT hasil pertandingan, namanya juga kompetisi.
    – Tenang aja anak elektro ada koq…
    – Elektro ITS itu yah jurusan elektro ITS, sedangkan Poltek itu namanya Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)-ITS dengan 4 sub jurusan, okeh beda kan?
    – 2 ilmu tentang robotika bisa didapatkan di dua tempat itu. liat di http://www.its.ac.id aja untuk melihat perbedaannya.

    Selamat memilih.. 🙂

  12. 12 nisa

    hidup PENS….
    hidup ITS…..
    VIVAT…..
    hidup ITS…
    hidup ITS…
    hidupITS…

  13. 13 Dadang S

    Perkenalkan namaqu dadang, pernah kuliah di PENS aq pingin mengomentari sedikit tentang PENS, saya kira benar apa yang dikatakan oleh anda sekalian, memang benar kuliah di PENS kebanyakan teori dengan praktik 50:50 dan nyatanya pens bisa menggabungkan hal itu, terbukti robotnya menang terus antara teori dengan praktek harus berjalan seimbang, kenapa saya bilang gitu, klo teori saja tentunya ndak akan tau kenyataan di lapangan, tp klo di praktek saja tentu ta akan bisa mengaplikasikan rumus2 tersebut, kenapa dan apa kok bisa jd rumus tersebut, pertanyaanya apa dan kenapa…?, saya rasa mahasiswa ITS pusat juga bisa mengaplikasikan ilmunya berupa riset teknologi misalnya embedded system, voip dan yang berhubungan dengan cutting edge technology, saya menyoroti output ITS yg alumni nya cenderung terpecah pecah karena apa dilapangan sepanjang yg saya liat alumni its kurang kuat dlm membentuk organisasinya sehingga aluminya tercecer, rasanya kecintaan terhadap almamater masih kurang dan rasa mencintai dan menjujung tinggi almamater didepan publik, tidak seperti ITB, almamaternya begitu kuat sehingga dimanapun mereka berada musti mengayomi juniornya, Elekto pusat belom berbuat banyak PENS lah paling berbuat banyak mengharumkan nama baik ITS di dunia international dan nasional, klo pun ada perbedaan pendapat memang wajar, yang saya kritik prestasi2 elektro pusat nihil.
    Kenapa saya bilang begitu kebanyakan yg memenangkan lomba mikrokontroller itu dr S1 Lintas Jalur, yang saya inginkan itu ada agar mahasiswa elektro pusat (SPMB) lebih banyak melakukan riset jangan tidur aja, karena waktu kalian banyak (klo PENS waktunya tidak sempat) dan sering berkompetisi di tingkat international, jangan kalah ma PENS, salut untuk PENS yg sampai sekarang tidak tergoyahkan, memang berat mempertahankan juara ketimbang, lomba robot itu adalah tolak ukuran untuk universitas di indonesia, seberapa jauh technologi yg dicapainya karena apa klo hanya masalah teori saya aja bisa, yg penting penguasaan technology dan semangat team work bukan individualisme yg ditunjukkan, intinya prestasi harus digenjot, setiap event diikuti yang saya tau kurikulum pendidikan di PENS bukan isapan jempol kenapa saya bilang begitu, karena kurikulum di PENS itu sama dengan kurikulum di perguruan tinggi di jepang karena yang mnyusun kurikulum itu professor2 jepang, nah klo semua universitas di indonesia belom bisa ngalahin PENS berarti belom bisa ngalahin universitas di jepang donk logika nya begitu, setau aq PENS adalah reprensentatif pendidikan di Jepang yang ada di indonesia.

    Regards,

    Dadang S

  14. 14 th4_ta

    yaKIn PENS ITS g’ terklahkan…..

    Jgn KE PD deh…..ank2 Luar JAWA jG g’ klh hBt.

    LOe akn tau kHbtn ank2 Luar JAWA dalm bDng Kerobotikan.

    🙂

    bS 2 loe tertnduk malu akn kekalahan.

    Qt akn buktikan di UI nanti.

    see u in UI depok

  15. 15 SINYO

    Saya juga alumni dari PENS-ITS,saya bangga dengan hasil prestasi dari adik2 PENS,hanya jangan sampai terlena dengan pujian dan hasil yang telah ada,..karena semakin tinggi pohon semakin besar angin menerpa.., jadi kalian akan lebih banyak menghadapi tantangan, jangan menyerah juga jangan memandang sebelah mata terhadap mereka,..karena semua orang sama2 mempunyai kemampuan hanya kesempatan saja yang membedakan..OKE!! VIVAT PENS-ITS..

  16. 16 everything

    motivasi dan Semangat untuk maju dari mahasiswa PENS-ITS lebih besar daripada ITS pusat!!… why?

    tidak ingin lagi mengulangi kesalahannya karena “tidak lulus SPMB”…

  17. saya mahasiswa PENS…ingat bukan PENS ITS…kenapa warga PENS sendiri ingin pisah?…karena selama ini yang dielu2kan ITS….

    otomatis kami dari EEPIS/PENS tidak bisa mempublikasikan keberadaan institutsi kami….yang terkenal malah ITS….pihak atasan dari PENS sendiri juga menginginkan PENS menjadi mandiri….udah jelas namanya Politeknik Elektronika Negeri Surabaya..masa harus ada embel2 ITSnya?….

    di dalam undang2 dikti sendiri….dalam suatu INSTITUSI atau UNIVERSITY tidak boleh adanya Politeknik….contoh aja kyg POLBAN POLINES PNJ DLL…..

    jelas kami ingin PENS mandiri….bukan karena kami sudah berhasil menjadi juara lalu sombong..kami seperti ini karena itu sudah hak kami toh?…

    setuju dengan bang Dadang…….PENS yg mengharumkan nama “IBU”nya..sekarang PENS sudah dewasa…jadi harus direlakan….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: