Pemilihan – Pemilihan

05Jun07

Beberapa menit yang lalu sebelum saya posting tulisan ini selesai sudah perhitungan suara Calon Ketua Himatektro untuk kepengurusan 2006/2007, dan akhirnya memenangkan alvian angkatan 2005 (e45) sebagai Kahima terpilih.

Posisi akhir (lupa persisnya jumlah suara) Alvian dengan 120 suara, Opid 109 suara, sejak awal tadi memang alvian memimpin tapi akhir-akhir Opid mengejar sampai sempat selisih 2 suara.

Hari ini juga pukul 10.00 di BEM ITS diadakan perhitungan suara hari kedua Pemilu Capres BEM ITS dan Calon LM ITS 2007/2008, yang tertunda seminggu, karena pada hari kedua perhitungan ada permasalahan yang harus diselesaikan dulu jadinya KPU menunda sampai hari kamis, namun hari Kamisnya juga ternyata terjadi konflik, jadinya KPU menunda perhitungan suara, hari ini dengan perhitungan suara tertutup. Presiden BEM ITS Terpilih akhirnya dimenangkan oleh Nur Cholis Dwi Saputro.

Terlepas dari siapa yang menang dan ada apa yang menang, saya teringat ketika dulu waktu SMU, ada pemilihan ketua OSIS, saya juga mempunyai hak suara, tetapi kebetulan yang maju adalah teman-teman saya akhirnya saya memutuskan mencoblos ketiga2nya (halah ini mah namanya golput) saya fikir waktu itu sebagai sarana untuk netral karena yah karena mereka bertiga adalah teman-teman baikku. Tapi gimana caranya mereka tau saya netral? padahal kan pemilihannya tertutup? dengan omongan ke mereka bahwa saya milih mereka semua?

Nah dari situ ada pelajaran pertama yang saya dapatkan dari pemilihan kali ini adalah, golput (ataupun bagaimana caranya) bukan salah satu cara untuk menunjukkan kenetralan. karena itu merupakan pilihan hidup untuk menentukan arah organisasi ataupun bangsa ini. Mencoblos salah satu tidak akan diketahui kalau kita tidak omongkan ke orang lain.

Nah pelajaran kedua adalah pas PEMIRA Presiden BEM ITS dan LM ITS 2006/2007, kemarin, hasilnya saya kalah, nah pelajaran kedua adalah bagaimana menjadi orang yang berjiwa besar untuk menerima kekalahan, saya belajar banyak dari pengalaman2 selama proses PEMIRA tersebut.

Intinya adalah bukan hasil yang sebenarnya yang kita targetkan tetapi bagaimana proses itu bisa memberikan manfaat buat kita dan orang lain.

Pelajaran selanjutnya adalah bagaimana kita bisa memegang amanah-amanah itu, ketika terpilih, karena memang ternyata apa yang kita ucapkan di kampanye-kampanye dan dalam menyakinkan orang itu tidak semudah merealisasikannya.  Tapi itu tantangan buat kita untuk menjalankan sesuai rencana kita.

Iklan


4 Responses to “Pemilihan – Pemilihan”

  1. 1 Bachtzia

    wah mas kemaren saya juga jadi calon ketua osis. tapi sayang gak kepilih.
    hehehe…..2x

    * saya akhirnya sadar memimpin diri sendiri juga saya belum bisa apalagi memimpin orang lain

  2. hehehe… selamat… anda sudah melalui suatu proses pembelajaran….

    yah kalo bisa 2-2nya memimpin diri sendiri dan orang lain….

  3. Jadi pemimpin kan susah…. banyak godaan.. selamat mencoba

  4. iya…., tapikan ada namanya belajar… 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: