Blogku tidak Islami

10Apr07

Mengutip langsung dan menggunakan judul yang sama dari blogger lain di wordpress Blogku Tidak Islami sepertinya pengen juga mengangkat judul ini dan membahasnya. Ini terkait dengan blog-blog yang Islami dan tidak Islami yang bertebaran di wordpress.

dan berdasarkan tulisan dari Akhmad Murtajib (Id) ternyata beberapa blog diklaim sama Pak Tajib bahwa yang ini blog Islam dan ini blog tidak Islami.

Awalnya saya tidak mengerti dan paham tulisan Perang Blog Antara Blogger Yang (Katanya) Islami dengan Blogger Yang (Katanya) Tidak Islami at blog.apung.web.id. Tapi setelah melihat blog Dewo baru sadar saya dicap BLog yang tidak Islami (dia nulis kutipan tulisan Akhmad Murtajib) saya juga tertarik menulis….

Blog Islam dan Blog tidak Islam. Saya tidak pernah mengatakan blog saya Blog Islami dan atau Blog Saya Tidak Islami, karena tulisan-tulisan saya ada tulisan keseharian saya dan kecenderungan netral tidak memihak pihak salafi dan pihak wahabi ataupun berpihak pada Wadehel dkk.

Di Template Blog saya memang menuliskan Bismillahirahmanirrahim, filosofinya karena itu bagian dalam hidup saya, ketika harus segala sesuatu itu dengan Basmalah. Itu adalah Prinsip hidup saya dan prinsip Islam saya.

Sebenarnya saya tidak mau ada dikotomi antara Islam satu dengan Islam yang lain dan saya tidak pernah membahas hal itu.

begitu pula dengan komentar-komentar saya di blog-blog yg sy blogwalking, tidak ada kata-kata yang begitu mendukung salah satu pihak. Dan kata salah satu blogwalker di buku tamu saya
bahwa komentar-komentar saya lebih netral….

Di salah satu Tag saya ada “Islam” tidak pernah mengunggulkan salah satu pihak. Dan saya memang jarang memasang ayat-ayat Allah dalam blogku karena memang saya bukan ahlinya Agama, bukan akhi, bukan murobbi, atau bukan Aktivis Dakwah Kampus atau apalah namanya tetapi orang berusaha taat kepada Agama saya, seperti saya tulis di friendster saya mencari orang-orang yang bisa menjelaskan Islam yang hakiki, bukan Islam itu Islam ini yang jelas Agama Allah.

Ok lah…. sebenarnya lucu aja…. 🙂 saya tidak pernah membuat posting-posting aneh maupun komentar2 yg bikin panas…. koq tiba2 ada blogku tercantum di tips ala Pak Tajib…. 😉
Btw awalnya saya mengira Blog Pak Tajib itu blognya orang yang bagian dari Islam Liberal…. terlihat dari template blognya yang pake lambang agama lain…:) tapi gak tau lah itukan persepsi awalku, tidak tau sekarang blognya sekarang berubah.

Just enough.

Iklan


35 Responses to “Blogku tidak Islami”

  1. yang sabar yah mas..

  2. Apalah arti status blog Islami itu mas?
    Yang penting tulisan2 mas bisa memberi manfaat bagi para pembaca…

  3. btw arul, kok saya malah menangkap maksudnya gak gitu deh..
    bukannya blog arul ngga islami, tapi….
    ‘apabila ada orang (X) yang menaruh arul sebagai teman/blogroll,nah justru orang(X) tersebut yang akan di cap tidak islami’

    begitu menurut saya, arul tetep posting aja atuh!

  4. apung :: ni udah sabar koq…. dan ketawa hehehehe 🙂

    Deking :: kalo blog Islami sih gak masalah, tapi kalo dikatakan blog tidak Islamikan, nanti nuduhnya ke blog yang tulisan2 anti Islam gitu….

    Antobilang :: wah-wah…. saya ngerti koq, tapi trus koq bisa blog sy menjadi indikator blognya tersebut tidak islami?

    All of you….sudah lah… ku cuman merespon aja tulisan itu sebagai pertanyaan buat Pak Tajib…. 🙂

  5. 🙂

  6. luthfi :: hehehe juga 🙂

  7. # Btw awalnya saya mengira Blog Pak Tajib itu blognya orang yang bagian dari Islam Liberal…. terlihat dari template blognya yang pake lambang agama lain…:) tapi gak tau lah itukan persepsi awalku, tidak tau sekarang blognya sekarang berubah.

    Hua ha ha ha ha…..kalimat terakhir lho, ………..blognya sekarang berubah.

  8. waduh kok ada ya orang yang klasifikasiin gitu, :(. Jadi inget cerita Nabi Musa ketemu pelacur…Ketemu orang brengsek pun dilarang untuk bersikap kasar. Justifikasi gitu buat saya bagian dari sikap kasar. terus berpikir, terus menulis…:)

  9. Mrtajib :: iya berubah.. mengklaim.. blog2 di WP…. dan menjadi islami banget…. :0)

    M’pri :: thx…. coba tanya dia klasifikasinya berdasarkan apa yagh?? 🙂

  10. 10 anung

    seperti deking bilang??
    apa konsep awal blog?
    konsepku…
    yo sak-sak-e wae
    hehehe

  11. Baru nyambung akar permasalahannya… ambil hikmahnya saja, lumayan blogs kita tambah hits, trus sering dlihat orang, islami tdk islami itu kan yg buat kita, yg tau kita dewe, org laen gak berhak menjudge blog kita islami apa ndak… contohnya banyak blogku yg tulisan islami, tapi ada juga foto bcl yg gitu… sabar2

  12. anung :: ok deh moga tulisanku bermanfaat.. tapi moga gak ada justifikasi sampe nulis2 blog orang lain seperti itu…kan???

    hasan : ok deh hasan ….tulisanku di kisah bijak rata2 kisah islam koq…

  13. walah mas, mas sabar aja dech…emang islami atau bukannya sebuah blog itu dihitung dari apaan sich? emang islam milik mereka doang sehingga mereka aja yang punya otoritas nentuin ini islami dan itu bukan?

  14. salafyindonesia :: iya dari kemaren sabar koq.. cuman lucu aja gitu loh… kalo mau tau klasifikasi itu blog Islam apa gak tanyain Mrtajib, islam milik kita semua….tentunya mereka tidak berhak menentukan kalo orang atau siapapun itu adalah menggunakan blog Islam atau tidak Islam.

    btw koq komentar salafyindonesia didetect sebagai SPAM oleh blogku atau WordPress yah?

  15. aku sih setuju banget ama DeKing, apalah artinya komen orang blog kita Islami ato ga, yang penting apa yang kita tulis bermanfaat buat orang laen, at least ga ganggu orang kan…

    lagian, kalopun dicap ‘tidak Islami’ bukan berarti ‘anti Islam’ kan…? mo dibikin seperti apapun blog ato FS kita, yang tau maxudnya ya kita ndiri… ya itu tadi, asal ga ganggu orang… semangat rul! 🙂

  16. yupz.. ok deh…. tapi coba deh baca punya Mrtajib… hehehe

    bisa jadi bahan diskusi

  17. 17 adit

    aku barusan baca punya pak tajib
    cuma bisa geleng2 aja
    eh, ntar aku dikira tidak islami juga ? ^^

    tadinya mau kasi comment di blognya
    banyak banget
    tapi males ah
    ntar jadinya ribut sm sodara ndiri
    mendingan ribut sm kamu aja rul
    hihihi…

  18. Hihihi… yg sabar ya? (** eh, sudah sabar kok ya? **)

    Happy blogging.

  19. adit :: hehe… ati2 aja… ayo ributin apa neh??? 🙂

    Dewo :: sabar sabar dan sabar koq 🙂

  20. Boleh2 aja membela diri.
    Turut membela, boleh pula, ‘kan?

    Aku sih yakin bahwa hampir semua blog yang dikatakan “tidak islami” itu akan dicatat oleh malaikat Raqib sebagai islami.

  21. M Shodiq Mustika :: ok deh…. amien deh… 🙂

  22. 22 pedhet

    islam itu apa seh? adam aja disebut islam, padahal belum lahir muhammad. apa sih islam itu..? apakah pantas orang yang membunuh banyak orang disebut islam?

  23. Udah, yg penting nge blog. islami ga islami yg penting blognya banyak manfaatnya. banyak belajar, banyak ngasih ilmu, banyak silaturahmi. pusing kalo mikirin udah islami ato ga ini blog, yg penting kitanya sudah islam. blognya ga islam, emang blog punya agama?! 🙂

  24. Pedhet :: islam adalah rahmatanlilalamin…. islam adalah suatu ajaran yang hakiki tentang kehidupan.
    Membunuh?? saya rasa Islam tidak pernah mengajarkan membunuh koq… coba buka2 blog di WP anda akan mendapatkan sejatinya Islam.
    maaf gak bisa menjelaskan lebih dalam lain kali yah…

    Heri Heryadi :: ok kayak lagunya SLank…makan gak makan asal kumpul kali yah…
    Walaupun gak islami tetapi tulisan saya akan tetap saya landasan pada keyakinan saya… moga2 amin..

  25. 25 orido

    khan gak mesti jd seorang akhi, ato murobbi, ato bahkan seorang Aktivis Dakwah Kampus untuk dapat menunjukkan jati diri islam dalam blog..

    keep on good posting aja ..
    😉

  26. ok.. thx….. jazakallah…

  27. 27 B Ali

    Pertanyaan: Apakah Islam agama teroris?
    Jawaban: Tidak ada agama yang mengajarkan umatnya untuk menjadi teroris.

    Tetapi, di dalam Al-Qur’an, ada banyak sekali ayat-ayat yang menggiring umat untuk melakukan hal-hal yang tidak manusiawi, seperti: kekerasan, anarki, poligami dengan 4 istri, anggapan selain muslim adalah orang kafir, dsb. Sikap-sikap tersebut tidak sesuai lagi dengan norma-norma kehidupan masyarakat modern.

    Al-Qur’an dulu diracik waktu jaman tribal, sehingga banyak ayat-ayat yang tidak bisa dimengerti lagi seperti seorang suami diperbolehkan mempunyai istri 4. Dimana mendapatkan angka 4? Kenapa tidak 10, 25 atau bahkan 1000? Dalam hal ini, wanita tidak lagi dianggap sebagai manusia, tapi sebagai benda terhitung dalam satuan, bijian, 2, 3, 4 atau berapa saja. Terus bagaimana sakit hatinya istri yang dimadu (yang selalu lebih tua dan kurang cantik)? Banyak lagi hal-hal yang nonsense seperti ini di Al-Qur’an. Karena semua yang di Al-Qur’an dianggap sebagai kebenaran mutlak (wahyu Tuhan), maka umat muslim hanya menurutinya saja tanpa menggunakan nalar.

    Sedangkan, tidak ada saksi dan bukti untuk memverifikasi dan memfalsifikasi apakah isi Al-Qur’an betul-betul wahyu dari Tuhan atau bukan? Yang dapat dikaji secara obyektif adalah isi atau ajaran yang dikandung Al-Qur’an itu apakah ia sesuai dengan dan mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan, seperti cinta kasih, kesetiaan, ketabahan, rajin bekerja, kejujuran, kebaikan hati atau mengajarkan kebencian dan kekerasan?

    Saat ini, banyak pengemuka muslim yang berusaha menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an supaya menjadi lebih manusiawi. Tapi usaha ini sia-sia saja karena ayat-ayat Al-Qur’an itu semuanya sudah explisit sekali. Sehingga tidak bisa ditawar lagi. Disamping itu, pemuka muslim atau siapa saja yang coba-coba memberi tafsiran yang lebih manusiawi tentang Al-Qur’an pasti mendapatkan ancaman terhadap keselamatan fisiknya.

    Pertanyaan atas soal ini, betulkah Tuhan menurunkan wahyu kebencian terhadap sekelompok orang yang memujanya dengan cara berbeda-beda, yang mungkin sama baiknya atau bahkan lebih baik secara spiritual? Bukankah akhirnya ajaran-ajaran kebencian ini menjadi sumber kekerasan sepanjang massa?

  28. B ali… wah perlu mendalami lagi Islam deh 🙂

  29. 29 hatinurani21

    @ aRuL,

    Dogma-dogma yang ada di Al-Qur’an sudah tidak berlaku lagi. Kita, orang Nusantara, tidak bisa menuruti perlakuan-perlakuan orang Arab waktu jaman Jahiliyah. Apalagi menuruti perlakuan-perlakuan yang sekarang tidak manusiawi dengan kedok Islam.

    Contoh dogma-dogma yang keliru di Al-Qur’an:

    Soal poligami:

    Umat muslim bilang wanita lebih banyak dari pada laki-laki. Hal ini sangat keliru. Di Cina, dengan politik anak tunggal, orang Cina memilih anak laki-laki, hamilan anak perempuan biasanya digugurkan. Akibatnya, saat ini cowok lebih banyak daripada cewek. Jadi Al-Qur’an tidak berlaku di Cina. Jadi “wahyu” Tuhan yang di Al-Qur’an itu hanya berlaku di Arab saja. Dinisi kebenaran wahyu bisa dipertanyakan.

    Soal halal-haram makanan:

    Umat muslim mengharamkan daging babi. Hal ini sangat keliru. Baru-baru ini telah ditemukan bahwa jantung dan paru-paru babi lebih mendekati jantung dan paru-paru manusia. Jantung atau paru-paru manusia yang sakit bisa diganti/dicangkok dengan jantung atau paru-paru babi. Ini adalah solusi yang ideal karena kelangkaan donor. Berarti Al-Qur’an tidak berlaku lagi disini. Terus bagaimana dengan “wahyu” Tuhan. Disini kebenaran wahyu lagi bisa dipertanyakan.

    Soal ke-najis-an binatang anjing:

    Anjing adalah najis buat umat muslim. Hal ini sangat keliru karena anjing saat ini sangat membantu manusia, seperti: pelacakan narkoba dipakai oleh polisi duana, membantu menyelamatkan orang-orang yang masih hidup yang tertimbun oleh runtuhan bangunan akibat gempa bumi, menyelamatkan pendaki gunung yang ditimbun oleh longsoran salju, teman hidup dan pengantar orang buta, membantu peternak domba untuk mengembala ratusan domba di gunung-gunung, membantu menemukan pelaku kejahatan kriminal, menyelamatkan pemilik anjing yang sendirian yang korban kecelakan di rumahnya sendiri (anjing terus-terusan menggonggong sehingga tetangga datang untuk menyelamatkan pemilik anjing tersebut), dan banyak lagi. Disini, Al-Qur’an sama sekali tidak berlaku. Terus bagaimana dengan “wahyu” Tuhan yang ada di Al-Qur’an. Disini kebenaran wahyu lagi bisa dipertanyakan.

    Dan banyak lagi dogma-dogma lainnya yang keliru yang kita dapatkan di Al-Qur’an.

    Sebagai kesimpulan, kita harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
    – Melihat dogma-dogma yang ada di Al-Qur’an sudah tidak berlaku lagi, apakah Islam agama universal?
    – Haruskan kita, orang Nusantara, meniru perlakuan-perlakuan orang Arab waktu jaman Jahiliyah?
    – Haruskah kita, orang Nusantara, menuruti perlakuan-perlakuan yang tidak manusiawi sekarang dengan kedok Islam?

  30. wah perlu banyak analisis lagi, saya rasa analisis anda cuman hanya cerita…
    fakta berupa apa? datanya dari mana?

  31. kalau menurut Mina sih, tergantung dari niat saja. Mina mengingat kata -kata seorang penulis, bahwa “islami” itu tidak berarti bahwa tulisan kita penuh dengan ayat qur’an, istilah2 islam seperti assalamualaikum atau apapun itu, tapi lebih kepada makna yang terkandung di dalamnya. Walapun sedikit, tapi ada ajakan kebaikan untuk orang banyak. Ada selipan pesan untuk orang lain.

    Mina jugat tak mempermasalahkan blog saya islami atau tidak.

  32. ga ngerti… 😦

    jalan2 lagi ah…

  33. heheh, postingan yang berani


  1. 1 B Ali, Mau Anda Apa Sih? « Amd
  2. 2 B Ali, Mau Anda Apa Sih? « A Sort of Homecoming

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: