Stop Merokok Jika tak Ingin “Burung” Loyo

05Mar07

BANDUNG, SENIN – Gaya hidup yang tak sehat sangat lah berpengaruh terhadap nasib sang “burung.” Pria perokok dan masih doyan mengkonsumsi minuman beralkohol di usia kepala empat ke atas bersiap-siaplah mengalami mimpi buruk yang nyata: Disfungsi Ereksi (DE) alias Impoten!

Jika ini terjadi bukan tak mungkin para kaum pria akan kehilangan harga diri, citra diri yang rendah dan gangguan hubungan pribadi dengan pasangannya.

“Rokok sangat berpengaruh terutama pada pria di atas usia 40 tahun. Sebelum memasuki usia itu, merokok sudah harus dihentikan,” kata pakar seks Dr. Naek L. Tobing, di Bandung, Sabtu pekan lalu.

Menurutnya racun yang terdapat di dalam rokok dapat mempersempit pembuluh darah di seluruh tubuh, “Salah satu yang paling sensitif adalah di bagian penis,” katanya.

Sementara alkohol yang dikonsumsi dalam jumlah besar di usia riskan tersebut bisa menyebabkan otot pada bagian tubuh mati. “Penggunaan ekstasi dan sabu-sabu justru makin parah. Disfungsi ereksi tak akan bisa disembuhkan lagi. Jadi lifestyle sangatlah berpengaruh,” kata Naek.

Selain itu, faktor risiko dan penyerta DE juga bisa disebabkan oleh penyakit jantung, hipertensi depresi hingga pengangguran. “Pengangguran berisiko dua kali lipat terjadinya disfungsi ereksi,” katanya lagi.

Diperkirakaan setengah dari pria berusia di atas 40 tahun mengalami DE dalam berbagai tingkatan dan di seluruh dunia diperkirakan ada 152 juta pria yang menderita DE. Jumlah ini diperkirakaan akan bertambah menjadi 322 juta di tahun 2025.

Kondisi yang tak menguntungkan ini, tentu saja bukan pria yang kerepotan. Pasangannya pun akan pula merasakan dampak kesehatan yang dihadapi si pria.

Berdasarkan penelitian “Seks dan Wanita Modern” yang dilakukan Bayer Healthcare terhadap 14.049 wanita di tahun 2005, diketahui 76% wanita menyakini bahwa disfungsi ereksi secara signifikan dapat berdampak negatif terhadap hubungannya.

Dalam penelitian yang dilakukan terhadap wanita berusia di atas 18 tahun di 14 negara itu, juga memperlihatkan adanya asumsi bahwa seks merupakan bagian yang penting dalam kehidupan wanita. Mereka pun mendambakan komunikasi lebih baik dan seks yang spontan dengan pasangannya.

Mereka beranggapan bahwa seks selain dapat membuat lebih percaya diri, memberikan efek positif dalam kesehatan, seks juga bisa meningkatkan dan memperkuat hubungan dengan pasangannya. Nah, jika Anda memang ingin pasangan Anda juga bahagia. Hentikan gaya hidup tak sehat itu, Sekarang!
Penulis: eh

NB :

  1. Tulisan ini dikutip langsung dari kompas.com dari rubrik kesehatan, senin 5 Maret 2007 untuk lihat halaman aslinya klik di sini
  2. Tulisan ini tidak untuk menakut-nakuti tetapi untuk menambahkan referensi tulisan saya terdahulu klik di sini dan di sini
  3. Tulisan ini hanya untuk mengingatkan supaya berhati-hati aja…. Saya tidak merokok tapi saya bukan anti rokok.
Iklan


6 Responses to “Stop Merokok Jika tak Ingin “Burung” Loyo”

  1. TERIMA KASIH ATAS TAMBAHAN PENGETAHUANNYA!

  2. 2 iphoel

    thnk’s atas tulisannya,,,
    sekalian buat tips2 agar bisa berhenti merokok

  3. wew, ngeri juga yah….
    kebanyakan dari perokok (termasuk saya) sih sadar bagaimana dampak rokok itu terhadap kesehatan dan kantung, tapi untuk berhenti merokok itu susah. Saya pernah coba behenti merokok, itupun paling lama 2 hari (itupun cuman 41 jam) dan seterusnya menyerah untuk belajar berhenti. heheh, namanya juga ketagihan. Kalau ada tips, mohon dibagi, siapa tau bisa membantu kaum perokok berat seperti saya, hehe

  4. pengen sich berhenti merokok, tapi kepala koq tambah pusing aja yach kalau gak ada rokok. skr saya lagi coba sedikit-2 dulu, misalnya setiap beberapa menit ini rokok gak putus-2, tapi sekarang pake waktu senggang, kalau sdh 1 rokok mungkin 1-3 jam baru ngerokok lagi, malah pernah sampai seharian dan sekarang ngeroko sdh agak jarang dan setiap hari dipraktekan seperti itu pokoknya usahakan seminimal mungkin, frekwensi ngerokok agak lama malah lebih nikmat loh rasa rokoknya, coba aja yach…itu aja dan terima kasih atas program ini, siapa sich yang gak mau sehat, kalau bukan kita siapa lagi? ayo dukung program ini demi anak-2 kita dan masa depannya.

  5. 5 priyo

    sebenarnya gw pengen banget tuk berhenti me rokok.. tapi klo sehari ga ngerokok kepala gw rasanya mau pecah … dan badan gw pun lemas…. tolong kasih solusinya donnng……

  6. Ada solusi mudah dan murah utk berhenti merokok tanpa pakai obat!
    Gunakan Quit Smoking Card, harganya hanya RP.100.000 (belum ongkos kirim) bisa berfungsi sampai 3 tahun. Tapi biasanya, tanpa “tersiksa” dalam proses berhenti, banyak perokok berhenti merokok setelah 4-6 bulan memakai kartu ajaib ini.
    Kalo mau tanya, kontak aja email: abiyah.quitsmokingcard@gmail.com —— dengan senang hati mereka dapat membantu anda.
    Mudah2an info ini bermanfaat, thanks.
    Eh .. katanya mereka juga cari agen2 tunggal di setiap kota di seluruh Indonesia …

    [QSC ini dapat juga dipakai diam2 oleh isteri/pacar yg ingin suami/kekasihnya berhenti merokok … ada tipsnya .. mudah kok, dan dijamin 99% berhasil! — terbukti!]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: