Astagfirullah…. Subhanallah…. Ya Allah Ya Rabbi

30Jul06

Bismillah

Tiada kata yang patut terucap kecuali Puji Syukur ke Hadirat Allah SWT..
yang selalu jadi pelindung dan menjadi rahmat bagiku

Sebuah cerita yang terjadi terhadap diriku.. tapi mungkin bisa bagi orang lain ….
————————————————————————————————

Pagi itu aku banget terlambat, karena kecapekan jadinya shalat subuhnya telat <ya Allah ampuni dosaku>.
Ku masih belum bisa menahan rasa kantuk dan capekku akhirnya masih tidur sampai jam 9.

Jam 9 ku bangun ku capek, pagi ini tidak ada kegiatanku di kost serasa ingin beraktivitas berat mending cari aktivitas di luar.”Oh iya Hardiskku rusak dan HPku kayaknya perlu diservis dikit… neh… kayaknya perlu ke THR atau WTC neh” kataku.
akhirnya ku langkah kakiku ke kamar mandi untuk bersih diri sekalian menyegarkan badan.

“Tapi kayaknya ke BEM dulu ah sapa tau ada motor yang bisa di pake di sana”lanjutku. Tapi pikirku” siapa tau masih ada teman-teman yang mau berangkat ke Porong ke tempat pengungsian Lapindo jadi keinginanku beberapa hari lalu untuk ngajarin anak2 pengungsi bisa kecapaian”.

ya ke BEM anak2 Pengmas lagi pada ngumpul, aku tanyain “ada kendaraan gak ke porong?, aku pengen ikut” awalnya mereka bilang gak ada… tapi akhirnya si rina mau pinjamin motornya.. tapi katanya Zakky dia mau terus ke PIMNAS.

Wah dalam hatiku “Ke PIMNAS? pengen Banget kemaren sy gak menikmati benar PIMNAS yang berangkat hari selasa lalu, pengennya ke sana lagi kal sempat”
Tapi RIna gak mau, gak dibolehin, tapi akhirnya Fanani sendirian di motornya, dan dia juga kepengen ke PIMNAS katanya blum sempat ke sana. Ya udah ku sama Fanani. Akhirnya berangkat juga ke Porong.
Ku lalui asap2 kendaraan bermotor di kota Surabaya yang begitu penat..
sampai akhirnya melintasi daerah Yang terkena Banjir Lumpur Panas Lapindo, bau H2S nya begitu menyengat.

Sampai juga di Pasar Baru Porong tempat pengungsian. Saya datangnya terlambat teman2 sudah pada ngajar.Sedih juga melihat keadaan mereka yang masih di pengungsian.

Wajah2 yang tidak berdaya, wajah yang ceria, ada juga wajah nakal dari mereka, tapi wajarlah mereka masih anak2. Saat melihat anak2 itu ku melihat wajah2 adikku di Sekolah Rakyat yang sudah sy tinggalkan 3 minggu tidak mengajari mereka. Dalam hatiku berjanji “Minggu Depan aku harus ke sana, apapun aktivitasku”.

jam 3 akhirnya selesai juga mengajar mereka, kita shalat Ashar dulu, setelah itu bersiap ke Malang untuk meliat PIMNAS lagi. akhirnya berangkat juga ke Malang, walaupun sedikit trouble. si Zakky bawa teman yang gak mau ke malang. akhirnya untuknya temannya itu mau ikut setelah di bujuk.

“Fanani, aku yang bawa motor yah, gantian kamukan capek, tapi aku gak ada SIM loh, nanti gantian di jalan aja kalo emang ada Razia.ok” kataku. akhirnya disanggupi.

Ku bawa dengan mengikuti jejaknya Zakky, tapi dia terlalu cepat akhirnya sy juga gak melihat sudah di mana Zakky, “yah gak papa kan ada petunjuk gampangkan” kataku lagi.

Di lintasan cepat Malang-Surabaya ku kencangkan laju motorku sesuai dengan keadaan jalan.
Tapi….

Kejadian itu akhirnya berlangsung, tiba2 ku melihat ada motor di depanku mendadak melambatkan laju motornya ternyata lewat rel kereta api, aku gak liat kirain masih jalan yang mulus. karena dasar sy masih kurang pengalaman pake motor (Upz SIM aja blum punya) aku rem mendadak di rel kereta apinya, aku ngak bisa menguasai lagi motor itu, motor itu akhirnya oleng untuknya cuman nyerempet motor di depanku tadi itu…..

ASTAGFIRULLAH……….Astagfirullah Astagfirullah….

Subhanallah Allah masih bisa memberikan udaranya kepadaku.

Bukan nyerempetnya motorku dengan motor itu jadi pikiranku, karena orangnya nuntun ganti rugi karena buat knalpotnya rusak dikit, pembungkusnya terbuka, tapi ………

Seandainya tadi itu saya benar-benar tidak bisa menguasai motor itu dengan benar, mungkin sy sudah mati dilindas mobil2 besar da n tronton Gede yang lewat….

Seandainya pertolongan Allah datangnya terlambat mungkin sy sudah dirumah sakit, tetapi Allah masih memberiku kesempatan menghirup udaranya…

Seandainya aku mati, siapkah aku menghadapMu ya Allah?

Tadi malam mungkin aku telah berbuat dosa padaMu ya Allah, barangkali ini menjadi balasan bagiku..
ataukah aku telah melupakan adik2ku di Sekolah Rakyat sehingga aku mendapat balasan dari Allah dengan kejadian ini….

Ya Allah ampuni dosaku ya Allah, ampunilah ya Allah. hanya kepada-Mu aku menyembah dan bersujud.

Terima kasih ya Allah aku diingatkan, aku ditegur dengan kejadian ini…..

Setelah itu aku ke malang lanjutkan perjalanan, tetapi yang bawa fanani, dia kayaknya takut kalo sy yag bawa.
akhirnya sampe di UMM kampus yang begitu megah dengan Tekstur tanahnya tetapi lewat karang ploso, ke batu. katanya sih dekat, tapi karena gak lewat kota malang jadi terasa jauh..

Sampai di sana sudah magrib akhirnya ku ke Masjid Fachruddin, Masjid UMM yang 4 lantai berdiri kokoh di tepi Sungai Brantas…. Ternyata jauh juga,kirain cuman sejam.. ternyata hampir 2 jam…. capek juga ternyata.
Shalat Magrib… aku masih teringat kejadian tadi…..

Eh ketemu teman2 katanya STANDnya udah di tutup, wah sayang padahal sy masih mau jalan2. Katanya jam 7 ntar penutupan, ya udah aku nurut aja.Menunggu sampai Isya, akhirnya makan dulu sama isi pulsa…

Wow begitu banyak yang saksikan penutupan PIMNAS XIX, juara demi juara di umumin, termasuk ITS yang banyak dapat penghargaan, yah walaupun peringkat ke dua tapi ITS begut Hebat. Suaraku Hilang teriak2 kemenangan2 ITS.

Akhirnya pulang juga setelah foto2. Pake motor pengennya sih sy bawa motor, tapi Fanani pengen dia yang bawa.

Ke Songgoriti ke tempat penginapannya TIM PIMNAS ITS, katanya sih masih ada tempat nginap ya ke sana aja nginap, besok pagi2 pulang ke Porong lagi saksikan penutupannya kegiatan PEngmas Ceria untuk Porong.

3 motor dipake untuk ke SOnggoriti, tapi motornya Gigih terlalu cepat akhirnya aku sama Motorku dan Motornya Praja masih beriringan…

Tetapi Sungguh diluar dugaan…
Sebuah motor ada di tengah jalan, gak tau tuh napa tuh motor ada di situ….
Untuk praja masih bisa menghindar, tapi mnyempet…..
Tapi sungguh mendadak Allah menegur ku lagi untuk kesekian kalinya…..
Motor yang ku pake yg dikendarai Fanani tidak kuasa menghindar, akhirnya nabrak motor itu, dan ku berdua terjatuh dari motor itu,….

Teman, itu pertama kali aku jatuh dari sebuah motor. pertama kali kecelakaan dengan namanya motor…

Aku tidak atau apa yang terjadi dalam beberapa detik setelah jatuh…. Tetapi perasaanku serasa saya sudah ada di daerah lain di suatu tempat yang tidak tau dia mana tempat itu berada…
Apakah aku sudah mati? apakah ku sudah saatnya ku bertemu dengan Allah???

Ternyata ya Allah Engkau masih memberi kesempatan sekali lagi untukku menghirup udaraMu…..
Ku bangun dari jatuhku, walaupun aku terjatuh aku ternyata tidak apa2 cuman celana ku aja robek dikit…..

Tapi bagaimana dengan Fanani? ku bercampur takut dan sedih…. meliat masih tergeletak di sampingku.. Beberapa saat kemudian kuangkat dia……dan orang2 di sekitar situ langsung menolong kami….
Subhanallah
Ternyata Fanani hanya luka2 lecet di dagu dan kakinya.. tidak terjadi apa2….

Orang-orang sekitar akhirnya menolong kamu,walaupun motornya fanani kap depannya patah harus diganti…..

Ya Allah Engkau telah menegurku untuk kedua kalinya di hari yang sama diwaktu yang tidak begitu lama dari kejadian pertama
ya Allah Engkau memperingatiku lagi….
ya Allah aku Takut  ya Allah

Terima Kasih ya Allah masih memberikanku nyawa kehidupan ini

Terima Kasih kepada Engkau Yang  Maha Adil, Maha Besar, Maha Penolong…..

Engkau telah menegurku 2 kali untuk hari ini engkau ternyata masih meberikan udara itu kepadaku….

Ya Allah Mungkin ini balasan atas dosa2ku, atas dosa2 yang terjadi sedetik yang lalu, atau dosa2ku  semenit yang lalu, dosa2ku sejam  yang lalu, atau dosa2ku yang kemaren2………

ya ALlah terima kasih telah memberikan ganjaran atas dosa2ku di sini… bukan di akhirat, bukan di nerakamu yang sangat panas itu….

Ya Allah Ku hidup untuk mengabdi padaMu
ya Allah Ku CInta padaMu
ya Allah Ku rindu Engkau

Ya Allah bebaskan aku dari dosa2mu
Ya Allah Bebaskan aku dari perilaku maksiat yang Engkau Larang
Ya Allah Tetapkan hatiku untuk tetap mengingatMu
Ya Allah aku takut padaMu
Ya Allah Aku takut ay Allah terhadap NerakaMu
Ya Allah
Ya Allah
Jiwa ini milikMu dan hanya Benar ini milikMu, bukan milikku, atau milik orang tuaku, bukan pula milik teman2ku…
Tetapi ini milikMu

Tetapkan hatiku jika sewaktu2 Jiwa ini kembali kepadaMu

Siapkan hati ini untuk siap menghadapMu
Siapkan hati ini untuk MATI menghadapMu
Siapkan hati ini ya Allah…

Aku adalah hambaMu

Ampuni Dosaku ya Allah

The Side Of Me

Its Me AruL

Iklan


One Response to “Astagfirullah…. Subhanallah…. Ya Allah Ya Rabbi”

  1. amin muda-mudahan kita semua diampuni dosanya oleh Allah tuhan semesta Alam yang tak ada tandingannya..Amin


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: