Jiwaku bukan jiwamu

20Jul05

Jam 01.25 20 Juli.2005 (Tulisan  ke sekian kaliku yg sempat aku print)

Idealisme bagiku sudah muncul di sejak dulu bukan contekan dari Soe Hok Gie tetapi memang dia salah satu yang menginspirasiku..
Saya bukan pencontek Jiwa atau semangat tetapi telah muncul dalam jiwa ini sejak dulu.
Tadi saya baca detik.com disana tercantum kalau presiden sudah memakai inpres untuk menangani masalah poso, hehehe Heran presiden sekarang sukanya keluarkan peraturan-peraturan sepihak tanpa konsolidasi dengan pihak DPR (baca katanya wakil rakyat) apakah ini akibat sebagai anak asuhan dari Orde baru yang mengekang masyarakatnya dalam peraturan perundang-undangan. Kejadian yang benar-benar mirip peristiwa orde baru mungkin untuk melanggengkan keberadaan Sby-JK dalam pemerintahan. Atau sebentar lagi akan muncul Undang-undang subversi ala SBY-JK yg namanya lain.. HAHAHA.. Picik sekali kau yang terhormat paduka presidenku Susilo Bambang Yudoyono yg katanya Terpintar di akademi dan sekarang sudah Doktor. Dengan muka-muka beriba pada rakyat dia tunjukkan kalo dia benar-benar perhatian sama rakyat tapi nyatanya muka tembok…. Muka-muka orde Baru penuh dengan kebaikan terselubung kejahatan yang sungguh dahsyat.

Menyesal aku memilihmu SBY!!!!!! (Yah memang dulu aku memilihnya terbaik dari yang terjelek…., tapi tetap saja terjelek)

Aduh kenapa sih politik-politik lagi benar-benar Busuk dan Keji, pembohong, itu sebabnya saya masuk di Departemen sospol untuk mempelajari Politik yg bersih dan menjelaskan politik itu bukan untuk mnyelesaikan masalah. Breaker bukan… hehe(gak nyambungkan hehehe karena saya sendiri yang mengerti)

Seperti tulisanku di Blog “infrastructure summit Malapetaka yg lebih hebat dari tsunami?”, memunculkan banyak aturan-aturan kontroversial yang membuat kita kelabakan dengan peraturan yang seenaknya pemerintah. Dengan kata-kata yang halus di susun oleh ahli hukum perundang-undangan mengejawantahkan  untuk kepentingan investor asing (baca IMF dan sekutu2nya), mulai dengan UU ketenagalistrikan menjadi PP Ketenagalistrikan, karena Uunya ditolak yang ditolak sama MK lewat Judicial review. Munculnya Perpres 36/2005 menyerang kepentingan rakyat yang mengatas namakan kepentingan umum (baca orang elit menengah ke atas temasuk investor), munculnya UU tentang privatisasi air,sekarang sudah menjadi hal yg tidak kita mesti tolerir lagi…. Tunggu saja masih bergelimpangan  Peraturan dari Pemerintah yang akan keluar yang akan menyiksa kepentingan rakyat. Ini bukan ramalan tapi analisa tidak akurat dari.saya. hahahaha

Iklan


No Responses Yet to “Jiwaku bukan jiwamu”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: