Guruku, dimana Bijakmu bertindak……….

20Jul05

Guru bukanlah dewa yang selalu benar and ….. (lupaka) Kutipan dari Film Gie. Yah memang begitu adanya….., mm kenapa saya tiba-tiba menulis ini karena sebuah berita buruk ttg guruku telah tertulis dalam sebuah harian di makassar. Kronologinya gak usah saya detilkan cari sendiri… yang jelas terjadi perkelahian atau pemukulan terhadap guru lain oleh guruku. Bukannya membenarkan berita di harian itu yg mungkin saja ditulis dengan intervensi salah satu pihak, tetapi sungguh saya sesali guru yang benar-benar saya kagum waktu skul dulu menjadi bahan berita yang mungkin tidak saja mencoreng namanya tetapi nama alamamater dan mantan sekolah yg pernah diajarinya (termasuk skul ku), dan juga anak muridnya mungkin akan kaget membaca berita itu. Guruku yang saya kagumi dalam ketegasan dalam menindak yang salah. Tapi…. Oh guruku dimana kata-kata bijakmu… dimana nuranimu berkata….. Dimana jiwa kemanusiaanmu… Guruku yang juga SEMPAIku (guru karate red) yang juga teladanku (dulu gak tau sekrg apakah itu masih bisa). Ketika Anda Guruku mendapat banyak sorotan dari teman-temanku saya bela-belain bapak karena anda benar menindak dengan tegas teman-temanku yang salah walaupun dengan kekerasan tetapi itu merupakan salah satu cara ampun untuk menindak dan mendiisiplinkan mereka. Sampai saya alumni anda di milist selalu di cap jelek tetapi saya berusaha tetap membela bapak, tapi sekarang ketika ana mengingkari kata-kata bapak, hilang sudah kepercayaan itu, hilang sudah….. Sungguh benar-benar dalam ingatanku Setiap kita semua latihan karate Guruku anda berkata “Ingat Karate itu bukan untuk dipake buat berkelahi tetapi buat menjaga diri dan kebaikan” dan itu sampai sekarang saya laksanakan sebagai jiwa saya, jiwa damai tanpa kekerasan. Apakah itu cuman isapan jempol saja, ataukan itu semua hanya perkataan indah namun tiada arti dan realita di tindakan??? Apakah semua orang itu seindah kata dengan seburuk tindakan. Walau saya tau kekerasan itu perlu untuk bebrapa hal tetapi ada tempatnya wahai guruku. Ada batasan ada norma, ketika nafsu lebih besar dari pada akal itulah setan yang menguasai. Wahai guruku yang terhormat dimana jiwa BUSHIDOmu? Dimana jiwa karate itu… Dimana Sumpah karate itu di ucapkan… Ketika saya melafalkan Sumpah karate, saya begitu takut jangan-jangan sumpahini sya langgar suatu hari….. tetapi alhamdullilah saya masih bisa jaga diri, moga 4JJ1 tetap menjaga hati dan pikiranku dalam jalannya yang lurus. Tetapi anda, gimana ? apakah semua itu hanya sumpah serapah belaka?? Ingat karate yang membentuk diriku menjadi jiwa yang berani, jiwa yang selalu bertindak positif dan selalu mengendalikan emosi… Benar itu yang saya alami…. Setiap latihan dan setiap tindakan itu emosi itu benar-benar terkendali, benar-benar setiap gerakan indah pukulan dan tendangan itu bukan sebagai luapan emosi tetapi sebagai pembelajaran untuk mengendalikan emosi. Sungguh benar-benar karate telah membentuk watakku ini. Tapi apakah wahai guruku, guruku yang mengajariku arti mengendalikan emosi dalam latihan, mengajariku untuk selalu bertindak positif walau kita memiliki kelebihan, mengajariku semua hal tentang hidup, tentang semua percaya diri dalam ketakutan semu, mengajariku selalu disiplin dimanapun kita berada, guruku yang mengajariku semua kesalahan itu perlu punishment, apakah wahai guruku, sekali lagi saya tanyakan itu semua kata semu yang tidak memiliki padanan dalam tindakan? Wahai guruku dimana wibawa guru itu tersimpan apakah hanya pada saat mengajar?? Apakah kata-kata sensei dalam gashuku, tidak bisa diamalkan? Apakah itu semua doktrin-doktrin hanya ucapan semata….?? BULLSHIT kata-kata itu (pinjam istilahnya seniorku) tanpa dilaksanakan….. Moga kejadian ini tetap menjaga diriku dalam kendali iman dan taqwamu ya… 4JJ1… dn selalu menunjukkan jalanMu yang benar-benar lurus. Dan tetap menjaga saya dalam dunia dan akhiratMu.. Dengan segala hormatku …. Salam karate….. Osh Osh Osh….. maaf kalau ad kata2 salah, hanya sebagai ungkapan perasaan sedih aja. Dari Salah seorang Dan I Sabuk Hitam Lemkarimu…..

Iklan


One Response to “Guruku, dimana Bijakmu bertindak……….”

  1. [..]seorang guru smp melakukan kasus pelecehan terhadap 46 murid pria di Bojonegoro[..]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: