<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Insan Perubahan &#187; Fiksi</title>
	<atom:link href="http://asruldinazis.wordpress.com/category/fiksi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://asruldinazis.wordpress.com</link>
	<description>Bismillahirahmanirrahim</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Dec 2009 00:22:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='asruldinazis.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/70e09092bda64aad0d076c5770168f22?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Insan Perubahan &#187; Fiksi</title>
		<link>http://asruldinazis.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://asruldinazis.wordpress.com/osd.xml" title="Insan Perubahan" />
		<item>
		<title>Tetangga Kamarku itu</title>
		<link>http://asruldinazis.wordpress.com/2009/09/09/tetangga-kamarku-itu/</link>
		<comments>http://asruldinazis.wordpress.com/2009/09/09/tetangga-kamarku-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 17:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRuL</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asruldinazis.wordpress.com/?p=3461</guid>
		<description><![CDATA[
Di kost ini ada 10 orang dan kamarku nomor  10 dan terletak di sudut rumah, jadinya cuman hanya berdampingan dengan satu kamar anak kost yang lain. Sebenarnya saya senang tinggal di kost ini karena ibu kost yang baik hati, dan rumahnya lumayan bersih serta ukuran kamarnya yang luas, hargapun sesuai dengan kantong mahasiswa seperti saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asruldinazis.wordpress.com&blog=267373&post=3461&subd=asruldinazis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://img444.imageshack.us/img444/5784/ladylikeey4nz0dy3dj3.png" alt="dua orang wanita" width="339" height="229" /></p>
<p style="text-align:justify;">Di kost ini ada 10 orang dan kamarku nomor  10 dan terletak di sudut rumah, jadinya cuman hanya berdampingan dengan satu kamar anak kost yang lain. Sebenarnya saya senang tinggal di kost ini karena ibu kost yang baik hati, dan rumahnya lumayan bersih serta ukuran kamarnya yang luas, hargapun sesuai dengan kantong mahasiswa seperti saya ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-3461"></span>Namun ada satu yang mengusikku, yaitu yang menghuni kamar persis di samping kamarku. Namanya Qaza, dia baru satu semester aja menghuni kost ini, tapi tingkahnya sudah melebihi anak kost lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Anaknya kuliah di Fakultas Kedokteran di kampus ternama di kota ini, baru tingkat dua, anaknya smart sih tapi sok baik padahal ada maunya, juga sering tidak sopan bahkan sombongnya tak terkira.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalnya kalau mau belajar itu harus putar lagu biar materi kuliah yang dipelajarinya mudah masuk di otak katanya. Namun volume suara yang tinggi dari speaker seakan-akan seisi kost harus mendengarkan lagunya,sudah memekakkan telinga, padahal dengan speaker laptop aja sudah terdengar keras. Saya paling anti ketika memutar lagu-lagu <em>lebai</em>, bukannya bikin sejuk hati, tapi koq bikin jijik saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Anaknya sok alim banget.  Tiap subuh dia selalu menggedor-gedor pintu, katanya membangunkanku untuk shalat subuh. Tapi waktu membangunkanku itu sejam sebelum adzan Subuh, eh belum waktunya udah dibangunin. Belum lagi dia selalu saja dengan suara yang cempreng itu, bahkan selain menggedor dan juga berteriak-teriak kencang kayak sedang memanggil maling aja. Benar-benar tidak nyaman jadinya bersebelahan kamar dengan anak itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian halnya dengan soal cucian. Yang perlu anda tahu ya, jemuran aluminium itu saya yang beli, saya jadi heran anak itu asal serobot aja tempat jemuran itu padahal sudah ada yang disediakan ibu kost. Anak kost lainnya tak satupun berani menggunakan jemuran yang sering kugunakan, maklum saya paling tua di kost ini, tapi dia? <em>Hmm</em> sungguh keterlaluan, menggunakan seenaknya saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia berjilbab sih, tapi cara-caranya yang angkuh selalu menghina dan menyindir bahkan kadang memaksa saya untuk memakai jilbab kayak dia, padahal lho jilbabnya itu jilbab seadanya. Saya pengen sih berjilbab tapi belum dikasih hidayah dan sayapun berkeyakinan kalau masih tetap keliatan lekuk tubuh yah sama aja ngak pakai jilbab kan? Jadi menunggu hidayah saja untuk menggunakan jilbab, bukan karena dipaksa-paksa sama dia.</p>
<p style="text-align:justify;">Huh, sungguh susah hidup bertetangga kost dengan dia, sok alim tapi kasar, tidak sopan, dan sangat tidak mengenak hati ketika dia sudah mulai menyuruh-nyuruh ini dan itu.</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Bahagia rasanya menjadi salah satu penghuni kost di rumah ini, sudah ibu kostnya baik dan ramah, juga penghuninya pun sangat akrab. Salah satunya adalah penghuni kamar di samping kamarku persis, Mbak Rasti biasanya ku memanggilnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mbak Rasti itu sedang menempuh tahun ketiganya di Fakultas Teknik yang sedang sibuk-sibuknya melakukan praktikum kuliah. Orangnya sih tegas, suka membantu, dan baik hati.</p>
<p style="text-align:justify;">Setiap kali saya memutar nasyid dari laptop saya, dia suka sekali mendengarnya, katanya sih nasyidnya menyejukkan hati. Dia selalu menyarankan saya untuk mengencangkan volumenya biar suaranya sampai di kamarnya,bahkan speaker <em>simbadda </em>punya dia diberikan kepadaku untuk menambah volume suara katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebetulan saya selalu bangun subuh untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim. Karenanya itu, Mbak Rasti selalu memintaku untuk membangunkannya untuk turut serta shalat subuh berjamaah. Wah dengan senang hati, saya selalu mengetuk pintunya dengan lembut dan dengan suara yang lembut pula  biar dia bangun dengan tenang. “Mbak,mbak udah mau masuk waktu subuh mbak, bangun…”. Diapun bangun dengan senyum manis terukir di wajahnya dan berkata “Terima kasih, cantik”.</p>
<p style="text-align:justify;">Mbak Rasti selalu membagi tempat jemurannya untuk cucianku yang kadang tempat jemuran biasa kupakai tidak cukup. Katanya kebetulan lagi tidak dipakai menjemur makanya dia sering kasih ke teman-teman kost, termasuk saya. Wah mbak Rasti benar-benar teman kost yang luar biasa baiknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang paling dia senangi dari diriku adalah karena saya berjilbab, dan jilbab sayapun alhamdulillah tertutup dengan sempurna. Dia ingin banget seperti saya, tertutup sempurna dan tetap terlihat anggun. Katanya sudah saatnya untuk menjadi muslimah sesuai tuntunan Al-Quran. Alhamdulillah berdasarkan penjelasan saya mengapa wanita muslim harus berjilbab, dia sangat respek dan merespon positif setiap yang saya katakan, alasan-alasan kewajiban seorang wanita muslim itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun jangan coba-coba untuk mendekati dia ketika sudah mulai didatangi penyakit bulanannya, yaitu membuat laporan praktikum yang biasanya setiap akhir bulan harus disusunnya. Walaupun dia bisa menyelesaikan laporannya itu, tapi tetap saja dia selalu stress menghadapi njimetnya hitungan dan analisis data percobaannya. Beban berat katanya. Setiap orang akan dijadikan sasaran kebenciannya, namun saya tetap selalu menemani dia, menjelaskan untuk tetap menjaga emosi dan hati, walaupun dalam keadaan tertekan seperti itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika laporannya sudah selesai, yah selesai juga kebenciannya itu, dia mulai jadi ramah dan bersahabat. Bahkan kadang ketika laporannya sudah di ACC, membelikan terang bulan buat penghuni kost, katanya syukuran terlepas dari stress membuat laporan. Senangnya punya teman kost, mbak Rasti.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>ilustrasi gambar : http://preciousmodesty.blogspot.com/2008_02_01_archive.html</em></p>
Posted in Fiksi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asruldinazis.wordpress.com/3461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asruldinazis.wordpress.com/3461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asruldinazis.wordpress.com/3461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asruldinazis.wordpress.com/3461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asruldinazis.wordpress.com/3461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asruldinazis.wordpress.com/3461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asruldinazis.wordpress.com/3461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asruldinazis.wordpress.com/3461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asruldinazis.wordpress.com/3461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asruldinazis.wordpress.com/3461/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asruldinazis.wordpress.com&blog=267373&post=3461&subd=asruldinazis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asruldinazis.wordpress.com/2009/09/09/tetangga-kamarku-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d29d2efe51a40e5cbc121c2f34faacf4?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aRuL</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img444.imageshack.us/img444/5784/ladylikeey4nz0dy3dj3.png" medium="image">
			<media:title type="html">dua orang wanita</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Dua Lelaki dan Satu Wanita Bercerita</title>
		<link>http://asruldinazis.wordpress.com/2009/09/04/ketika-dua-lelaki-dan-satu-wanita-bercerita/</link>
		<comments>http://asruldinazis.wordpress.com/2009/09/04/ketika-dua-lelaki-dan-satu-wanita-bercerita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 08:18:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRuL</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asruldinazis.wordpress.com/?p=3452</guid>
		<description><![CDATA[
Panggil  saya cukup dengan nama Jack. Beberapa saat terakhir ini saya sedang mendekati seorang wanita cantik, manis, pakaiannya selalu sopan tidak seksi namun tetap anggun dan cukup banyak ekspresi yang menarik untuk menggambarkan bahwa dia wanita yang sempurna di hadapan para pria, termasuk saya.
Wanita itu bernama Angel, yah seperti namanya bidadari yang diutus Tuhan. Namun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asruldinazis.wordpress.com&blog=267373&post=3452&subd=asruldinazis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.laxart.org/images/2009/05-06/Lawson/2men_1woman.jpg" alt="dua lelaki dan satu wanita" width="140" height="166" /></p>
<p style="text-align:justify;">Panggil  saya cukup dengan nama Jack. Beberapa saat terakhir ini saya sedang mendekati seorang wanita cantik, manis, pakaiannya selalu sopan tidak seksi namun tetap anggun dan cukup banyak ekspresi yang menarik untuk menggambarkan bahwa dia wanita yang sempurna di hadapan para pria, termasuk saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Wanita itu bernama Angel, yah seperti namanya bidadari yang diutus Tuhan. Namun satu yang kurang dari dia adalah pendiam, cukup sulit rasanya untuk mendekati wanita ini, tidak bisa mengetahui secara pasti keinginan dan apa yang membuat dia bahagia, apa yang membuat dia nyaman berada di sisi laki-laki, sehingga saya bisa memberikan hal tersebut. Lebih banyak mengatakan iya, dan kalaupun dia diam, hanya menganggukkan kepala saja.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-3452"></span>Perhatiannya bukan dengan kata, tapi dengan perbuatan. Dia peka dengan apa keinginan saya, pasti dia mencoba untuk penuhi.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejak awal kuliah sudah mengenalnya dan berkenalan, namun setahun kita berteman rasanya perasaan suka menjadi menggebu-gebu karena seringnya ketemu dan perhatian yang diberikan kepada saya, mungkin saya beranggapan perhatian sudah lebih dari teman.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada satu lagi teman akrab saya sejak awal kuliah di kampus saya ini, yaitu Nanto. Dia tipikal sangunis, selalu saja ceria, dan ada saja cerita-cerita menarik yang dia beritaukan ke aku, kadang jayus namun dia tak pernah berhenti berbicara. Dia selalu menghidupkan suasana yang tegang jadi cair. Ketika saya sedih dia tidak larut dalam kesedihan saya tapi dia menghibur dengan banyolan konyolnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah nanto itu awalnya akrab dengan saya sejak awal kuliah juga, tapi sejak sebulan terakhir ini saya memilih menghindar dengan dia. Dia selalu mendekati Angel, selalu mengantarkannya pulang, selalu menemani ketika Angel ingin ke perpustakaan mencari buku atau sekedar mengerjakan tugas.</p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh dia sudah membuat hari-hari saya berantakan, karena kedekatan yang lebih akhir-akhir ini dengan wanita yang saya ingin jadikan pasangan hidup itu. Pernah sih saya mengatakan bahwa saya lagi sedang naksir seorang cewek, namun tanggapan dia dingin, dia ketawa.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu hari saya memergoki mereka berdua sedang bercanda, dan akhirnya dia memintaku untuk bergabung, tapi saya ndak mau, beralasan sedang ada keperluan dengan dosen. Saya merasakan cemburu luar biasa waktu itu. Ingin rasanya memberikan tonjokan keras kepada sahabatku, eh entah sekarang dia jadi musuhku supaya dia menghindari mendekati wanita pujaanku.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah kejadian itu, saya selalu memasang muka masam terhadap dia, sekedar cuek dan tidak menggubris apa yang sedang dia katakan kepada diriku. Semakin dia ku hindari dan semakin pula dia menjaga jarak dengan diriku. Dan dia pun semakin mendekatkan jarak dengan wanita pujaanku itu.</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Hai, nama kerenku sih Angelina, namun sering dipanggil Angel  saja. Saya teman satu kampus dua sahabat saya yang paling baik sedunia, Jack dan Nanto. Sejak awal kuliah mulai dari ospek sampai detik-detik ini mereka selalu membantu saya dalam banyak hal. Sungguh kata terima kasih saja belum cukup untuk mereka. Sungguh hidup ini terasa sempurna dengan adanya sahabat-sahabatku.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau saya menggambarkan Jack, sosok pemuda yang bijaksana di setiap ada rapat kegiatan kampus, dia selalu memberikan solusi kongret penyelesaian masalah dan runtutan kegiatan yang ingin kita laksanakan. Itu masalah kampus, kadang juga masalah pribadi teman-teman juga dia bisa memberikan saran yang cukup membantu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedang Narto itu seperti istilah, <em>ngak ada loe, ngak rame</em>. Yah dia selalu mencairkan suasana tegang, apalagi kalau sedang buntu menyelesaikan masalah, dia datang membawakan cerita-cerita lucu yang katanya sih dia dapat dari baca buku di gramedia. Atau dia menyindir peserta rapat dengan maksud supaya rapat itu tidak tegang melulu. Yah itulah Narto, sekali dia tidak ada, sepertinya rapat itu hambar.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada niat ingin membalas kebaikan mereka, namun saya tidak tahu persis keinginan mereka karena saya jarang bertanya apa yang diinginkannya, maklum saya orangnya pendiam, lebih banyak mengangguk daripada berkata. Bagi saya perkataan merupakan sesuatu yang sulit bagi saya, harus mempertimbangkan banyak hal untuk satu kata saja keluar dari mulut ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Trus bagaimana mereka bisa membantu saya padahal saya jarang meminta? Itulah hebatnya sahabat-sahabatku itu, sekali saya merasa kekurangan mereka langsung peka dan bertanya “Mau dianter ke perpus?”, dengan anggukan saja saya mengiyakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya terfikir bagaimana mencarikan mereka jodoh, maklum sampai saat ini Jack dan Narto tidak pernah terlihat bergandengan mesra dengan satu orang wanitapun. Namun sayang, saya jatuh cinta dengan salah satu sahabat saya itu.</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Halo, saya Narto teman kuliahnya Jack dan Angel. Dua sahabat saya itu, selalu menemani sejak dari ketemu awal di pendaftaran di kampus kita, yang sama-sama tidak membawa foto, alasannya sama pula ketinggalan. Di situlah awal pertemuan kami.</p>
<p style="text-align:justify;">Eh Angel itu orangnya jarang ngomong, tapi ketika dia ngomong, orang akan langsung mengiyakan. Seringnya satu dua kata aja yang keluar dari mulut dia. Tapi jangan salah, dia selalu memberikan tangannya untuk membantu kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau si Jack itu, betul-betul smart, entah dia belajar dari kakeknya yang dulunya seorang pejuang kemerdekaan, dia mampu memimpin kita, memberikan secercah strategi ketika kita lagi stagnant. Tapi yah saya selalu saja memberikan humor ketika Jack lagi serius-seriusnya mencari atau memikirkan agenda kegiatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun akhir-akhir ini, Narto terlihat murung, dan terlihat sedang memikirkan sesuatu. Dia pernah ngomong sih, dia lagi naksir cewek, tapi saya pura-pura goyunan menanggapi curhatnya biar ndak terlalu mikir. Saya ingin membantu dia untuk jadian sama wanita yang ditaksirnya itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Wanita itu, tau anda? Yah si Angel, sahabat saya eh kita juga. Saya menyimpulkan demikian karena di selalu mencuri-curi pandang pada Angel dan dia terlihat begitu dalam menatapnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sayapun merencanakan misi untuk mengurangi beban hidup Narto kawanku itu dengan mencomblangin dia sama Angel. Beberapa waktu ini saya sering mendekati Angel sekedar mengetahui perasaan dan juga membangga-banggakan Jack di hadapan dia. Dia selalu saja tersenyum simpul ketika kita omongkan Jack. Mungkin dia juga ada hati sama Jack.</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai suatu hari dia berkata &#8220;Nar, aku suka kamu&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>ilustrasi gambar : http://www.laxart.org/</em></p>
Posted in Fiksi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asruldinazis.wordpress.com/3452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asruldinazis.wordpress.com/3452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asruldinazis.wordpress.com/3452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asruldinazis.wordpress.com/3452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asruldinazis.wordpress.com/3452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asruldinazis.wordpress.com/3452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asruldinazis.wordpress.com/3452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asruldinazis.wordpress.com/3452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asruldinazis.wordpress.com/3452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asruldinazis.wordpress.com/3452/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asruldinazis.wordpress.com&blog=267373&post=3452&subd=asruldinazis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asruldinazis.wordpress.com/2009/09/04/ketika-dua-lelaki-dan-satu-wanita-bercerita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d29d2efe51a40e5cbc121c2f34faacf4?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aRuL</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.laxart.org/images/2009/05-06/Lawson/2men_1woman.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dua lelaki dan satu wanita</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diproteksi: Filosofi Kupu-kupu</title>
		<link>http://asruldinazis.wordpress.com/2009/04/29/filosofi-kupu-kupu/</link>
		<comments>http://asruldinazis.wordpress.com/2009/04/29/filosofi-kupu-kupu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 13:17:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRuL</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asruldinazis.wordpress.com/?p=3301</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada kutipan karena ini adalah tulisan yang dilindungi kata sandi.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asruldinazis.wordpress.com&blog=267373&post=3301&subd=asruldinazis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><form action="http://asruldinazis.wordpress.com/wp-pass.php" method="post">
<p>Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:</p>
<p><label for="pwbox-3301">Kata Sandi:<br />
<input name="post_password" id="pwbox-3301" type="password" size="20" /></label><br />
<input type="submit" name="Submit" value="Kirim" /></p></form>
Posted in Fiksi, Perjalanan Hidup  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asruldinazis.wordpress.com/3301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asruldinazis.wordpress.com/3301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asruldinazis.wordpress.com/3301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asruldinazis.wordpress.com/3301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asruldinazis.wordpress.com/3301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asruldinazis.wordpress.com/3301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asruldinazis.wordpress.com/3301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asruldinazis.wordpress.com/3301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asruldinazis.wordpress.com/3301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asruldinazis.wordpress.com/3301/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asruldinazis.wordpress.com&blog=267373&post=3301&subd=asruldinazis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asruldinazis.wordpress.com/2009/04/29/filosofi-kupu-kupu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d29d2efe51a40e5cbc121c2f34faacf4?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aRuL</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tak Semusim</title>
		<link>http://asruldinazis.wordpress.com/2008/12/22/tak-semusim/</link>
		<comments>http://asruldinazis.wordpress.com/2008/12/22/tak-semusim/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 08:56:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRuL</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cinta tak semusim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asruldinazis.wordpress.com/?p=1996</guid>
		<description><![CDATA[Tak ada yang menyangka perhatian dan ketulusan selama ini yang kuberikan kepada bidadari itu berujung lagi dan lagi pada sebuah balasan kalimat &#8220;Ntar dulu yah, aku mau konsen belajar&#8221;, alasan klasik untuk kesekian kalinya.
Sebenarnya aku sudah mencoba melupakan dan memang sudah menjadi niatan terakhir kalinya untuk menyatakan perasaanku ini. Terlebih lagi dia terlihat akrab dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asruldinazis.wordpress.com&blog=267373&post=1996&subd=asruldinazis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Tak ada yang menyangka perhatian dan ketulusan selama ini yang kuberikan kepada bidadari itu berujung lagi dan lagi pada sebuah balasan kalimat &#8220;Ntar dulu yah, aku mau konsen belajar&#8221;, alasan klasik untuk kesekian kalinya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1996"></span>Sebenarnya aku sudah mencoba melupakan dan memang sudah menjadi niatan terakhir kalinya untuk menyatakan perasaanku ini. Terlebih lagi dia terlihat akrab dengan sahabatku sendiri, yang menyebabkan api cemburu di hati begitu panas. Sehingga, mengapa akhirnya kuberanikan diri untuk terakhir kalinya menyatakan perasaan kepada wanita itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya aku kembali konsentrasi belajar, mencoba memperbaiki ketertinggalan pelajarannya yang akhir-akhir ini disibukkan dengan memikirkan asmara yang senantiasa membuat hati bergetar.</p>
<p style="text-align:center;">* * *</p>
<p style="text-align:justify;">Hari-hari berlalu begitu cepat, dan perasaan itu kadang muncul tapi aku sudah berjanji dalam hati untuk tidak mengulang perasaan itu untuk mencintai.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lebih enak belajar sekarang&#8221; kataku dalam hati.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu hari, sebuah tawaran menarik dari Pak Amri, guru matematikaku untuk mengikuti lomba cepat tepat matematika antara sekolah-sekolah di kota Surabaya dan sekitarnya. Maklum, berdasarkan tes pra UAN beberapa hari lalu, nilaiku menjadi yang tertinggi di sekolah.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kesempatan sebagai ajang persiapan untuk UAN juga&#8221; kata beliau.</p>
<p style="text-align:justify;">Seminggu persiapan buatku bukan waktu yang sedikit, tapi panjang maklum aku rajin belajar, untuk beberapa materi cukup berlatih soal tidak perlu diperdalam lagi.</p>
<p style="text-align:center;">* * *</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://www.indonesiaindonesia.com/imagehosting/images/2821/1_sakura-sakura__494_x_370_.jpg" alt="" width="231" height="172" />Pagi itu, suasana kelas masih terlihat gaduh mengadu suara-suara siswa berseragam putih abu-abu di kelas berebut siapa yang paling lantang bersuara menunggu sang guru. Ada juga yang masih sibuk dengan menyalin PR. Tak jarang ada yang masih menguap, menjatuhkan kepalanya ke meja mencari pelampiasan kantuk.</p>
<p style="text-align:justify;">Sosok wanita terbalut senyum manis datang menuju kelasku berjalan santai namun terlihat tegas. Aku lagi bersenda gurau dengan teman-teman kelas, maklum lagi merayakan kebahagiaan yang luar biasa untuk pertama kalinya dalam hidupku.</p>
<p style="text-align:justify;">Wanita itu mencoba memberikan sinyal dengan lambaian tangan seakan-akan ingin memanggilku mendekati dirinya. Sambil menyelesaikan perbincangan dengan teman-teman, ku melangkahkan kaki mendekatinya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Selamat yah, wah ndak nyangka kamu bisa sehebat itu&#8221;,  langsung menyodorkan tangannya untuk disalami.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan sedikit rasa senang dan ragu kusambut uluran tangan itu, tangan yang tidak pernah aku sentuh, tiba-tiba dia yang langsung menyodorkan tangannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedikit berbasa-basi bertanya dan menjawab tentang lomba itu, dan akhirnya pernyataan yang aku yakin akan keluar juga dari bibir manis wanita itu.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Eh gimana tuh hari?&#8221;, tanyanya dengan sambil senyum mesem.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Yang mana yah, hmm&#8230; ?&#8221;, kubertanya balik memperjelas.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Masa lupa mas, itu tuh. Eeee&#8230;. tentang&#8230;. tentang perasaanmu kepadaku itu&#8221; sambil sedikit terbata-bata namun tetap senyum lebar menunjukkan kebahagiaan sesaat dari mata indahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Amboi, tiba-tiba dia mengacaukan fikiranku sesaat, namun sebuah jawaban yang tegas dariku siap terlontar.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Hmm&#8230;.&#8221;, sambil menghela nafas panjang menatap serius ke wajahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Maaf, semoga lain waktu, cinta kita bisa semusim&#8221;.</p>
<p style="text-align:right;">aRuL, 21 Desember 2008</p>
<p style="text-align:justify;">
Posted in Fiksi Tagged: cerpen, cinta, cinta tak semusim <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asruldinazis.wordpress.com/1996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asruldinazis.wordpress.com/1996/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asruldinazis.wordpress.com/1996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asruldinazis.wordpress.com/1996/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asruldinazis.wordpress.com/1996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asruldinazis.wordpress.com/1996/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asruldinazis.wordpress.com/1996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asruldinazis.wordpress.com/1996/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asruldinazis.wordpress.com/1996/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asruldinazis.wordpress.com/1996/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asruldinazis.wordpress.com&blog=267373&post=1996&subd=asruldinazis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asruldinazis.wordpress.com/2008/12/22/tak-semusim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>64</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d29d2efe51a40e5cbc121c2f34faacf4?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aRuL</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.indonesiaindonesia.com/imagehosting/images/2821/1_sakura-sakura__494_x_370_.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>